- daerahMuslim M Yatim Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dalam Keberagaman
- HukumKeluarga Fujiyanto/Yanto/Petak nyatakan Komitmen Untuk Restorative Justice/RJ terkait kasus Sholeh, melalui Kuasa Hukumnya Adv. Sukindar, S.H.*
- HukumTIM HUKUM SUKINDAR LAW FIRM DAMPINGI PERKARA PERKELAHIAN DI DEPAN SWALAYAN BENANG RAJA SALATIGA
- Headline40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri
- HeadlineAkademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

Di HUT Jakarta ke 496, Diharapkan Budaya Betawi Mesti Menjadi Ikon Jakarta, Pasca Bukan Berstatus Sebagai Ibukota NKRI
NasionalPos.com, Jakarta– Masih terkait dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-496 DKI Jakarta jatuh dirayakan Kamis ini 22/6/2023 kemaren lusa, yang Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mengusung tema HUT ke-496 DKI Jakarta yakni “Jadi Karya untuk Nusantara”. Tema ini diambil sebagai amplifikasi slogan “Sukses Jakarta untuk Indonesia”, Tema ini memiliki makna akan kesiapan Jakarta untuk mengoptimalisasi seluruh sumber daya demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta pemantik kemajuan bagi daerah lain di Indonesia.
Namun demikian selain itu, yang tidak boleh dilupakan bahwa dengan diterapkan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang ibu kota negara maka kedudukan peran dan fungsi Jakarta sebagai ibu kota negara akan segera beralih ke IKN, Jakarta bukan lagi sebagai ibukota dan tentunya hal ini berdampak pada bagaimana nasib Jakarta selanjutnya, dan bagaimana nasib orang Betawi sebagai tuan rumah Jakarta selanjutnya, demikian dikatakan H. Moohammad N. Rudyanto Dharmawan Ketua Satkar Ulama Jakarta Barat kepada awak media, Minggu, 24 Juni 2023 di Jakarta.
“Ini menyangkut nasib kita semua sebagai masyarakat Betawi ke depan dan masyarakat Jakarta umumnya, tentunya ketika Jakarta tidak menjadi Ibukota, mesti lebih baik, dan lebih sejahtera, tidak lantas membuat Jakarta menjadi redup donk.”ungkap H. Moohammad N. Rudyanto Dharmawan, yang akrab dipanggil dengan sebutan Bang Moo
Tapi, lanjut Bang Moo yang juga tokoh Betawi di kawasan Cengkareng Jakarta Barat, Jakarta bakal menjadi kota yang mesti bisa bersaing dengan kota-kota lain bukan hanya tingkat Nasional maupun Regional, melainkan di Kawasan International, Jakarta nanti menjadi daerah khusus ekonomi berskala global dengan mengundang lebih banyak banyak investor,
Nah tentunya kondisi tersebut sangat menguntungkan warga Jakarta, namun juga harus diantisipasi atau bahkan diwaspadai agar kehadiran para investor, pengusaha maupun pembisnis yang datang dari daerah lain ataupun datang dari manca negara tersebut, agar tidak menggerus unsur kebudayaan asli kota Jakarta, terutama budaya Betawi dan nilai sejarah Jakarta.
“Karena itu diperlukan langkah antisipasi donk, bukan hanya melalui upaya perlindungan hukum terhadap pelestarian kebudayaan Betawi, melainkan juga perlu adanya perubahan paradigma dari warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi, bahwa Etnis Betawi bersama etnis lain yang tumbuh berkembang di Jakarta, mesti menjadi tuan di negeri sendiri, bukan sebagai peniru atau pengekor budaya bangsa lain, itu kan paradigma lama yang harus ditinggalkan”tukas Bang Moo yang juga pengurus Pemuda Pancasila DKI Jakarta
Menurut Bang Moo, Masyarakat Betawi sedari awal proses pembentukannya punya kecenderungan untuk bersifat ekletis dan terbuka dalam menyerap unsur-unsur kebudayaan lain di luar dirinya, tak sedikit interaksi dialektisnya dengan nilai-nilai baik kebudayaan lain diinternalisasi sedemikian rupa kedalam diri masyarakat betawi, yang kemudian mewujud secara aktual dalam banyak aspek prilaku maupun karya fisik dan non-fisik dari masyarakat betawi.
“Nah, meskipun nanti Jakarta bukan lagi berstatus sebagai Ibukota NKRI, perda Pelestarian Kebudayaan Betawi harus tetap berjalan dan bahkan diterapkan secara konsekuen, karena sejak kelahirannya tujuh tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No.4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. memiliki tujuan penting dan strategis bagi masa depan masyarakat Betawi di Jakarta, bahkan mesti di tumbuh kembangkan budaya Betawi sebagai Ikon Jakarta pasca melepas statusnya bukan sebagai Ibukota.”tandas Bang Moo
Karena itu, sambung Bang Moo, dirinya sangat berharap di momentum HUT Jakarta ke 496 ini, kaum Betawi yang sudah Bersatu dalam suatu organisasi adat bernama Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi yang sudah lahir dan terbentuk tersebut, dapat menemukan solusi terbaik pasca-Jakarta bukan lagi sebagai ibu kota, terhadap keberadaan kaum Betawi beserta akar kebudayaannya, melalui suatu rumusan ideal, tidak untuk waktu singkat tapi untuk waktu yang panjang dan dapat dirasakan bahkan dilanjutkan oleh generasi Betawi.
Untuk itu, sebagai orang Betawi, dirinya sangat berharap kepada Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi dapat mereformasi nasib masyarakat Betawi baik ekonomi, politik maupun sektor lainnya, seiring dengan keberadaan status Jakarta yang bukan lagi sebagai Ibu kota Negara, Jakarta dan Betawi, ibarat dua sisi mata uang yang tidak boleh dipisahkan, mengingat perkembangan Jakarta harus disertai dengan peningkatan taraf hidup masyarakat Betawi,
Betawi harus berani membangun paradigma baru, jangan terjebak pada pola pikir paradigma lama, kebudayaan Betawi harus menjadi Ikon dan trade mark kota Jakarta sebagai kota International, misalnya masalah Kuliner khas Betawi, mesti ada tuh Kawasan khusus yang menjual kuliner khas Betawi dengan beragam coraknya disatukan dalam satu kawasan, ya, model Mall Kuliner Khas Betawi, sehingga begitu orang masuk ke kawasan tersebut, kagak susah nyari kerak telor, bubur ase, gabus pucung, sengkulun, sayur babanci (nyang sekarang sudah mulai langka nih).
Serta tentunya kuliner khas Betawi itu tetap ada dikenal dari generasi ke generasi, masa’ makanan khas daerah minang ada tempat khusus yang menjualnya, seperti yang ada di Kawasan Senen tuh, begitu pula makanan lapo juga ada kawasan tempat khusus berdirinya lapo kayak nyang ada di terminal Senen dan kawasan cawang Jakarta Timur, nah Kawasan kuliner khas Betawi mesti ada donk, begitu pula seni budaya ondel-ondel, sedih nglihatnya seni tari ondel-ondel jadi ngamen di jalan-jalan, miris nglihatnya.
Mestinya, lanjut Bang Moo, kayak ondel-ondel dan kesenian khas Betawi lainnya kayak gambang kromong, mesti ada pembinaan khusus oleh pemerintah, misalnya di ajarkan ke sekolah-sekolah SMP atau SMA sebagai ekstra kurikuler, sehingga generasi Milineal tidak melupakan seni budaya khas Betawi.
“Karena itu Warga Betawi kudu siap tinggalkan paradigma lama dan berani melakukan perubahan paradigma untuk sambut Jakarta Bukan Berstatus Sebagai Ibukota NKRI, Jakarta ini kampung kite, kalau bukan kite Nyang ngurus, bebenah, Siape lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi?Nyok orang Betawi mesti Bersatu terlibat aktif dalam pembangunan Jakarta, bukan sebagai penonton dan penikmat tapi kudu jadi pelaku, subyek pembangunan, jadi tuan rumah di kampung sendiri“pungkas Bang Moo. (*chy)
Dhio Justice Law
19 Sep 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …
dito
18 Sep 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …
Dhio Justice Law
15 Sep 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …
dito
14 Sep 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis. Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …
Dhio Justice Law
13 Sep 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki) NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …
dito
07 Sep 2026
National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang. Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …
21 Nov 2024 2.369 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.814 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.591 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.584 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.497 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.464 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.291 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.