Home » Headline » Di Momentum Musda XI PD PPM DKI Jakarta, Saut Hutabarat Secara Demokratis Terpilih Sebagai Ketua PD PPM DKI Jakarta periode 2025-2030

Di Momentum Musda XI PD PPM DKI Jakarta, Saut Hutabarat Secara Demokratis Terpilih Sebagai Ketua PD PPM DKI Jakarta periode 2025-2030

dito 19 Nov 2025 620

NasionalPos.com, Jakarta 

Musyawarah Daerah (Musda) XI Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Provinsi DKI Jakarta yang di selenggarakan di gedung Wira Purusa di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa 18/11/2025, yang di buka oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Patriani Paramita Mulia, S.H., LL.M, serta di hadiri Ketua LVRI DKI Jakarta, maupun tamu undangan mewakili Kodam jaya, Polda Jaya, Bakesbangpol DKI Jakarta, serta di hadiri ratusan orang anggota PPM DKI Jakarta memadati ruangan.

Setelah melalui proses pengambilan suara dari peserta Musda yang punya hak suara yakni Pengurus Cabang dari Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kab Kep seribu, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Perwakilan PP PPM, Perwakilan LVRI DKI Jakarta , dan unsur pimpinan sidang .

Dalam proses voting itu, Saut Hutabarat mengungguli Tengku, dengan perolehan suara 6 untuk Saut Hutabarat dan 4 suara untuk Tengku, sehingga dengan hasil tersebut, Saut Hutabarat di tetapkan sebagai pimpin organisasi wadah berhimpun putra-putri Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI), Pahlawan Nasional dan Veteran di wilayah Provinsi DKI Jakarta untuk masa bakti 2025-2030.

 

Usai di tetapkan oleh ketua umum PP Pemuda Panca Marga Patriani Paramita Mulia SH, L.LM, dengan memberikan Pataka kepada Saut Hutabarat sebagai Ketua terpilih PD PPM DKI Jakarta, dirinya menyampaikan sambutan.

Dalam sambutannya, Saut Hutabarat selaku ketua terpilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketum PP PPM Patriani Paramita Mulia SH, L.LM beserta jajaran, maupun para peserta Musda atas dukungan penuhnya sehingga dapat melaksanakan agenda organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 645/Gty ikuti Acara Merah Putih Tapal Batas (MPTB) Ke-4 Tahun 2022

” Bukanlah sesuatu yang berlebihan, sekiranya saya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas segala bimbingan dan arahan ketua umum Ibu Patriani Paramita Mulia yang selalu konsisten mengingatkan agar kami dalam menjalankan organisasi senantiasa berpegang pada aturan atau mekanisme yang baik dan benar sesuai dengan konstitusi organisasi, yaitu AD/ART, kami bertekad menjaga nama baik Marwah LVRI dan juga bertekad memajukan membesarkan PPM di DKI Jakarta melalui konsolidasi organisasi yang rapi,” ujar Saut Hutabarat.

Saut Hutabarat juga berjanji bersama-sama dengan jajaran pengurus PD PPM-DKI Jakarta akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya melaksanakan konsolidasi ke tingkat cabang serta mengisi dengan kegiatan-kegiatan yang nyata dan bermanfaat baik bagi kepentingan organisasi maupun bagi kepentingan masyarakat luas khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Sementara itu, dalam pesan nya, Ketum PP PPM Patriani Paramita Mulia menegaskan bahwa jajaran pengurus PD PPM DKI Jakarta untuk senantiasa menjaga soliditas organisasi dan tentunya juga senantiasa berpartisipasi dan bahkan berkontribusi terhadap pelaksanaan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

“Kepada Sdr Saut Hutabarat sebagai ketua terpilih PD PPM DKI Jakarta saya titip pesan agar segera melaksanakan tugas organisasi dengan penuh rasa tanggungjawab, ingat PPM hanya satu tidak ada yang lain, jangan ragu untuk melaksanakan tugas organisasi sebagai putra putri pejuang 45” tegas Patriani Paramita Mulia SH L.LM.

Baca Juga :  Musyawarah Aktivis lintas sektoral Sepakati Demokrasi Pancasila Solusi Persoalan Bangsa"

Pelaksanaan kegiatan Musda XI Mada PPM DKI Jakarta ini berlangsung aman, dan tertib, hal ini terjadi tidak terlepas dari peran dan kontribusi kerja keras Rifi Jodisputra sbg ketua caretaker yanh mengawal pelaksanaan Musda XI PPM DKI, serta tentunya juga di dukung kerja keras Ketua OC Sdr Mecky Pirsouw sebagai penyelenggara Musda XI PPM DKI Jakarta beserta jajaran panitia hingga sukses lancar aman, tertib dan terkendali.

” Terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari semua pihak, terutama kepada rekan rekan panitia serta peserta Musda XI Mada PPM DKI Jakarta dari awal hingga berakhirnya acara berlangsung aman, damai, tertib dan sesuai arahan dari Ibu Patriani Paramita Mulia SH L.LM ketum PP PPM, terima kasih kepada Ayahnda Ketua LVRI DKI Jakarta yang berkenan hadir, dan tentunya terima kasih kepada Ibu Patriani Paramita Mulia SH L. LM Ketum PP PPM, pak Sekjen Taufik beserta jajarannya yang telah memberikan dukungan penyelenggaraan acara ini. ” Tandas Mecky Pirsouw Ketua OC Musda XI Mada PPM DKI Jakarta.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dana CSR Diduga Mengalir Puluhan Juta Tiap Tahun, Jalan Plantaran Tetap Hancur; AWI Dpc Banyuwangi Soroti Transparansi Pengelolaan Dana

- Banyuwangi

16 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Kerusakan Jalan Plantaran, Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali memicu sorotan tajam. Di tengah kondisi jalan yang bertahun-tahun dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, justru beredar dokumen yang menunjukkan adanya dana kontribusi atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta setiap tahun. …

Didukung Berbagai Stakeholder, PMKRI Cabang Jakarta Pusat Optimistis Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres XXXV dan MPA XXXIV Tahun 2028

dito

15 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Keseriusan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus untuk menghadirkan Kongres PMKRI kembali di Jakarta semakin nyata.   Setelah membangun komunikasi dan menjalin audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta, PMKRI Cabang Jakarta Pusat menyatakan optimisme dan kesiapannya apabila dipercaya oleh forum nasional PMKRI sebagai penyelenggara Kongres XXXV …

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law

15 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik …

Poros Rawamangun Desak PT Moya Indonesia Bertanggung jawab Atas Kecelakaan kerja Karyawannya, & Minta Said Iqbal Tidak Cari Panggung

dito

15 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …

Wakil Wali Kota Terima Audiensi Pihak BPJS Ketenagakerjaan Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi menerima audiensi sekaligus membahas rencana pembuatan video sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Rabu (15/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja, khususnya di Kota Lubuk Linggau. Dalam diskusi, disepakati rencana pembuatan …

Pasal 33 UUD 1945: Pertaruhan Politik Terbesar Prabowo

Dhio Justice Law

13 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Kemenangan politik jauh lebih mudah diraih daripada kemenangan sejarah. Presiden Prabowo Subianto telah memenangkan kontestasi politik. Namun, untuk memenangkan sejarah, ia harus membuktikan satu hal yang jauh lebih sulit: menjadikan Pasal 33 UUD 1945 sebagai kenyataan, bukan sekadar retorika konstitusi. Di sinilah letak …

x
x