Home / Top News

Kamis, 15 September 2022 - 22:46 WIB

Di Peringatan Hari Demokrasi International 2022, Mari Tingkatkan Kualitas Peran Pers Dalam Berdemokrasi Pancasila

NasionalPos.com, Jakarta Hari Demokrasi Internasional diperingati setiap tanggal 15 September. Hari ini dibuat untuk menguatkan nilai demokrasi beserta prinsipnya untuk masyarakat dunia. Dengan begitu setiap masyarakat memiliki hak yang sama sebagai warga negara, adapun tema Hari Demokrasi Internasional tahun 2022 PBB mengangkat tema “Melindungi Kebebasan Pers untuk Demokrasi”, Peranan Pers sangat besar dalam menjaga kehidupan berdemokrasi, begitu juga kehidupan Demokrasi di Indonesia, demikian disampaikan Faisal Saleh pengamat social kemasyarakatan, saat dihubungi wartawan, Kamis, 15 September 2022 di Jakarta.

“Seperti yang kita ketahui Kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sejak Pemilu 1955, Saat ini pun kita sudah menjalankan Pemilu dalam era Reformasi sebanyak 5 kali”ungkap Faisal Saleh.

Menurut Faisal Saleh, bicara demokrasi tentunya tidak terlepas dari penerapan momentum demokrasi yakni Pemilihan Umum, yang dalam pelaksanaannya di Indonesia, digelar setiap lima tahun sekali, dengan berprinsip Langsung Bebas Rahasia, jujur dan adil, serta sebagai wahana untuk memilih para wakil rakyat dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi dan juga ditingkat Pusat (DPR), namun di era Reformasi, di momentum penyelenggaraan Pemilu, rakyat juga menggunakan hak pilihnya untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah, serta menggunakan hak pilihnya untuk memilih Kepala Daerah dan Kepala Negara/Pemerintah Pusat.

Baca Juga  Peduli Kelestarian Budaya Nasional, TNI AL Inisiasi Festival Zapin Penyengat 2022

Sehingga di era Reformasi ini, penyelenggaraan Pemilu itu bertujuan memilih anggota Legislatif dan eksekutif, yang tentunya diharapkan  pada setiap penyelenggaraan Pemilu terjadi peningkatan kualitas sehingga dapat melahirkan pemimpin di level daerah maupun di Pusat, dan wakil wakil Rakyat yang mumpuni yang dihasilkan dari para pemilik suara yang telah menjalankan tugas demokratisnya dengan baik.

“Oleh sebab itu, dari setiap penyelenggaraan Pemilu, kita tidak  mau mendengar ada calon atau kontestan Pemilu yang terpilih karena faktor money politic, yang dapat berdampak merusak tatanan demokratis,  tentunya untuk mewujudkan Pemilu Berkualitas tanpa money politik, jual-beli suara, tidak terlepas dari peran para petugas yang mengawasi pemilu maupun penyelenggara pemilu yang memiliki moralitas tinggi, dan juga peran pers”tukas Faisal Saleh.

Nah, lanjut Faisal saleh, disinilah peran pers sebagai pilar penjaga jalannya Demokrasi, sangat diperlukan eksistensi dan pergerakannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi tentang berbagai hal terkait dengan penyelenggaraan Pemilu maupun  memberikan pencerahan kepada publik penting nya setiap suara yang menjadi hak demokrasi warga negara, melainkan juga dapat berperan aktif bersama masyarakat untuk mengawal jalannya Demokrasi saat Pemilu maupun sesudah Pemilu dengan cara memonitor janji janji Kampanye yang harus diwujudkan.

“ Dengan demikian, sesungguhnya Pers sebagai corong suara rakyat secara terbuka berperan penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan tahapan Pemilu, sampai dengan terpilihnya para wakil rakyat tersebut, karena itu, keberadaan pers sudah semestinya berdaya kritis, independen dan professional”tegas Faisal Saleh

Baca Juga  Jaksa Tuntut Juliari 11 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp14,5 Miliar

Faisal Saleh juga mengingatkan bahwa di Momentum peringatan Hari Demokrasi ini, saatnya untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan demokrasi dalam perkembangan peradaban manusia di setiap negara, meskipun sama dalam pemahaman tentang demokrasi, akan tetapi tiap negara memiliki penerapan Demokrasi yang berbeda satu dengan lainnya, , Karena setiap negara bebas untuk menentukan cara kehidupan demokrasinya, misalnya saja di Indonesia, Penerapan Demokrasinya harus tetap percaya dengan cara Demokrasi Pancasila sebagai  pilihan tepat bangsa Indonesia.

“Ya, Demokrasi Pancasila, dalam penerapan Lembaga Lembaga tinggi negara kita adalah  representasi rakyat yang harus mencerminkan Demokrasi Kerakyatan yang Penuh kekhimatan, berkeadilan dan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, karena itu Kita berharap Pemilu 2024 akan menjadi Pesta Demokrasi kita yang transparan, jujur dan bermartabat, dengan senantiasa memberdayakan untuk semakin meningkatkan kualitas peran pers dalam setiap kehidupan berdemokrasi di negeri ini, Selamat Hari Demokrasi International, mari di Momentum ini, kita bersama-sama bertekad memberdayakan Pers sebagai pilar demokrasi di negeri Pancasila ini”pungkas Faisal Saleh.(*dit)

 

Share :

Baca Juga

Joe Biden dan Warga Muslim di AS

Headline

Biden Akan Langsung Cabut Larangan Masuk Bagi Negara Muslim Ke AS
virus corona

Headline

WNI di Wuhan, China Sulit Pertahankan Diri Dari virus Corona
sri mulyaji1

Hukum

Ekonomi 2018 Hanya Naik 10 Persen
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Headline

Ajudan Lili Pintauli Akan Diperiksa KPK Terkait Suap Jabatan di Pemkot Tanjungbalai
GPMI

Megapolitan

GPMI DKI Jakarta Dukung HM Taufik sebagai Wagub Pengganti Sandiaga Uno
Khofifah

Nasional

Gubernur Jatim Diperiksa KPK di Polda Jatim Terkait Kasus Romi
APD corona

Headline

Update Data Corona (26/8/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 160.165 Orang dan Meninggal 6.944 Orang
keras

Megapolitan

Ketua Tuntas PWJ: Usut Dugaan Pengroyokan Insan Pers di Munajat 212