Home » Top News » Di Peringatan Hari Demokrasi International 2022, Mari Tingkatkan Kualitas Peran Pers Dalam Berdemokrasi Pancasila

Di Peringatan Hari Demokrasi International 2022, Mari Tingkatkan Kualitas Peran Pers Dalam Berdemokrasi Pancasila

dito 15 Sep 2022 226

NasionalPos.com, Jakarta Hari Demokrasi Internasional diperingati setiap tanggal 15 September. Hari ini dibuat untuk menguatkan nilai demokrasi beserta prinsipnya untuk masyarakat dunia. Dengan begitu setiap masyarakat memiliki hak yang sama sebagai warga negara, adapun tema Hari Demokrasi Internasional tahun 2022 PBB mengangkat tema “Melindungi Kebebasan Pers untuk Demokrasi”, Peranan Pers sangat besar dalam menjaga kehidupan berdemokrasi, begitu juga kehidupan Demokrasi di Indonesia, demikian disampaikan Faisal Saleh pengamat social kemasyarakatan, saat dihubungi wartawan, Kamis, 15 September 2022 di Jakarta.

“Seperti yang kita ketahui Kehidupan Demokrasi di Indonesia sudah berjalan sejak Pemilu 1955, Saat ini pun kita sudah menjalankan Pemilu dalam era Reformasi sebanyak 5 kali”ungkap Faisal Saleh.

Menurut Faisal Saleh, bicara demokrasi tentunya tidak terlepas dari penerapan momentum demokrasi yakni Pemilihan Umum, yang dalam pelaksanaannya di Indonesia, digelar setiap lima tahun sekali, dengan berprinsip Langsung Bebas Rahasia, jujur dan adil, serta sebagai wahana untuk memilih para wakil rakyat dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi dan juga ditingkat Pusat (DPR), namun di era Reformasi, di momentum penyelenggaraan Pemilu, rakyat juga menggunakan hak pilihnya untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah, serta menggunakan hak pilihnya untuk memilih Kepala Daerah dan Kepala Negara/Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  335 Sepeda Motor Diberangkatkan Mudik Gratis dari Terminal Pulogadung

Sehingga di era Reformasi ini, penyelenggaraan Pemilu itu bertujuan memilih anggota Legislatif dan eksekutif, yang tentunya diharapkan  pada setiap penyelenggaraan Pemilu terjadi peningkatan kualitas sehingga dapat melahirkan pemimpin di level daerah maupun di Pusat, dan wakil wakil Rakyat yang mumpuni yang dihasilkan dari para pemilik suara yang telah menjalankan tugas demokratisnya dengan baik.

“Oleh sebab itu, dari setiap penyelenggaraan Pemilu, kita tidak  mau mendengar ada calon atau kontestan Pemilu yang terpilih karena faktor money politic, yang dapat berdampak merusak tatanan demokratis,  tentunya untuk mewujudkan Pemilu Berkualitas tanpa money politik, jual-beli suara, tidak terlepas dari peran para petugas yang mengawasi pemilu maupun penyelenggara pemilu yang memiliki moralitas tinggi, dan juga peran pers”tukas Faisal Saleh.

Nah, lanjut Faisal saleh, disinilah peran pers sebagai pilar penjaga jalannya Demokrasi, sangat diperlukan eksistensi dan pergerakannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi tentang berbagai hal terkait dengan penyelenggaraan Pemilu maupun  memberikan pencerahan kepada publik penting nya setiap suara yang menjadi hak demokrasi warga negara, melainkan juga dapat berperan aktif bersama masyarakat untuk mengawal jalannya Demokrasi saat Pemilu maupun sesudah Pemilu dengan cara memonitor janji janji Kampanye yang harus diwujudkan.

“ Dengan demikian, sesungguhnya Pers sebagai corong suara rakyat secara terbuka berperan penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan tahapan Pemilu, sampai dengan terpilihnya para wakil rakyat tersebut, karena itu, keberadaan pers sudah semestinya berdaya kritis, independen dan professional”tegas Faisal Saleh

Baca Juga :  Kemenag Luncurkan Buku Moderasi Beragama Perspektif Bimbingan Masyarakat Islam

Faisal Saleh juga mengingatkan bahwa di Momentum peringatan Hari Demokrasi ini, saatnya untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan demokrasi dalam perkembangan peradaban manusia di setiap negara, meskipun sama dalam pemahaman tentang demokrasi, akan tetapi tiap negara memiliki penerapan Demokrasi yang berbeda satu dengan lainnya, , Karena setiap negara bebas untuk menentukan cara kehidupan demokrasinya, misalnya saja di Indonesia, Penerapan Demokrasinya harus tetap percaya dengan cara Demokrasi Pancasila sebagai  pilihan tepat bangsa Indonesia.

“Ya, Demokrasi Pancasila, dalam penerapan Lembaga Lembaga tinggi negara kita adalah  representasi rakyat yang harus mencerminkan Demokrasi Kerakyatan yang Penuh kekhimatan, berkeadilan dan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, karena itu Kita berharap Pemilu 2024 akan menjadi Pesta Demokrasi kita yang transparan, jujur dan bermartabat, dengan senantiasa memberdayakan untuk semakin meningkatkan kualitas peran pers dalam setiap kehidupan berdemokrasi di negeri ini, Selamat Hari Demokrasi International, mari di Momentum ini, kita bersama-sama bertekad memberdayakan Pers sebagai pilar demokrasi di negeri Pancasila ini”pungkas Faisal Saleh.(*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

Wawako Rustam Effendi Hadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani

Andi Ledi Lubuk Linggau

18 Agu 2026

Nasional.COM-Lubuk Linggau— Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, menghadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani Kota Lubuk Linggau, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung di lapangan kompleks Pondok Pesantren Al Madani. Dalam sambutannya, H Rustam Effendi menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat …

x
x