Home » Headline » Peta Jalan Sistem Kesehatan Asia Tenggara Telah Selesai Dirumuskan WHO

Peta Jalan Sistem Kesehatan Asia Tenggara Telah Selesai Dirumuskan WHO

dito 10 Sep 2022 259

Nasionalpos.com, Jakarta- Diperoleh informasi dilansir dari Kantor Berita Antara, yang menyebutkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Wilayah Asia Tenggara telah merampungkan perumusan peta jalan tentang keamanan kesehatan dan ketahanan sistem kesehatan untuk keadaan darurat 2023-2027.

“Peta jalan ini bertujuan untuk melindungi mereka yang rentan dan ekonomi dari dampak darurat kesehatan masyarakat dengan memperkuat keamanan kesehatan nasional dan regional dan ketahanan sistem kesehatan,” kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara Dr Poonam Khetrapal Singh kepada pers, Jumat 9/9/2022 malam di Jakarta.

Ia mengatakan peta jalan tersebut telah dirumuskan melalui konsultasi terperinci dengan negara-negara anggota dan para ahli, serta memasukkan prioritas dan rekomendasi global dan regional berdasarkan pengalaman pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bisnis Pengembang Perumahan di Penajam Mulai Menggeliat Oleh Adanya IKN Nusantara

Peta jalan tersebut diharapkan memperkuat sistem jaminan kesehatan untuk mengurangi risiko, mendeteksi dini, mencegah, dan merespons kedaruratan kesehatan masyarakat serta pulih dari dampaknya.

“Peta jalan ini juga berupaya untuk memperkuat tata kelola, pembiayaan, dan fungsi pendukung untuk kesiapsiagaan darurat dan respons lonjakan,” katanya.

Khetrapal Singh mengatakan Dewan Darurat Kesehatan Regional (RHEC) yang terdiri atas kepala negara-negara anggota WHO Wilayah Asia Tenggara, sedang direncanakan sejalan dengan usulan Direktur Jenderal WHO Dr Tedros tentang Dewan Darurat Kesehatan Global.

Baca Juga :  Dekel Tak Masuk Raperda LMK

Khetrapal Singh memastikan pemimpin politik tingkat tertinggi telah berkomitmen untuk kesiapsiagaan dan respons terhadap keadaan darurat kesehatan dalam upaya menyelamatkan nyawa dan mata pencarian masyarakat.

Kerangka acuan terperinci dan modal operasional RHEC akan diselesaikan melalui konsultasi dengan negara-negara anggota pada waktunya.

WHO Asia Tenggara juga meluncurkan peta jalan untuk kesiapsiagaan diagnostik, jaringan laboratorium terpadu, dan pengawasan genomik 2023-2027.

Peta jalan tersebut dikembangkan melalui strategi berkelanjutan guna meningkatkan laboratorium nasional negara anggota dalam merespons lebih efektif penyakit yang muncul dan muncul kembali, dan potensi kedaruratan kesehatan masyarakat lainnya.(*red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

x
x