Home » Headline » Di Tengah Ketidakpastian Global, Cina Gelar Kongres Partai Komunis

Di Tengah Ketidakpastian Global, Cina Gelar Kongres Partai Komunis

dito 15 Okt 2022 147

NasionalPos.com, Beijing– China akan menggelar kongres bersejarah Partai Komunis yang berkuasa pada Ahad 16/10/2022. Melalui kongres tersebut Presiden Xi Jinping siap untuk memenangkan masa jabatan ketiga yang memperkuat posisinya sebagai penguasa paling kuat di China sejak Mao Zedong.

Kongres itu berlangsung pada saat politik global bergejolak dan terjadi pergolakan ekonomi di China. Kebijakan nol Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintahan Xi telah memukul perekonomian. Kebijakan yang ketat ini juga menimbulkan persoalan gangguan kesehatan mental bagi warga China.

Baca Juga :  Kelompok Masyarakat Sipil Serukan Isu Kesehatan Jadi Arus Utama Kebijakan

Kongres diperkirakan berlangsung selama seminggu dan dihadiri sekitar 2.300 delegasi. Kongres akan digelar secara tertutup di Aula Besar Rakyat di Lapangan Tiananmen. Kongres akan ditutup dengan pengenalan Komite Tetap Politbiro (PSC), yang merupakan badan elite partai.

Kongres kemungkinan akan dimulai dengan pembacaan laporan oleh Xi dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah. Dalam pidatonya, Xi akan menguraikan kebijakan prioritas untuk lima tahun ke depan. Dalam mengamankan masa jabatan ketiga, Xi mematahkan preseden jabatan presiden sebanyak dua periode, kemungkinan besar Xi akan menjabat sebagai Presiden RRC untuk periode berikutnya, pasalnya dari hasil pantuan media, menyebutkan dukungan politik kepada Xi semakin menguat jelang pelaksanaan Kongres PKC, meskipun beberapa waktu lalu diterpa issue kudeta. (*red)

Baca Juga :  MUDIK, DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN PERLINDUNGAN ANAK.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

x
x