Home » Top News » Di Usianya ke 21, Diharapkan FSAB Semakin Berinovasi Tebarkan Benih Perdamaian

Di Usianya ke 21, Diharapkan FSAB Semakin Berinovasi Tebarkan Benih Perdamaian

dito 26 Mei 2024 346

NasionalPos.com, Jakarta-   Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang.

Terkait dengan peringatan HUT FSAB ke 21 tersebut, Anne Irna Syatila (cucu SM Kartosuwirjo Tokoh DI/TII) saat di hubungi NasionalPos.com, ia mengatakan bahwa dalam konteks kehidupan berdemokrasi negara menjamin kebebasan untuk mengemukakan pendapat maupun pemikiran dalam segala bidang, dalam konteks ini perdamaian dan kebersamaan yang berlatar belakang sejarah memiliki nilai penting dalam pondasi sebuah negara Indonesia, hal itulah rasanya sudah terukir dalam perjuangan sejarah berdirinya FSAB sampai hari ini, hingga telah menginjak usianya ke 21 tahun.

“Pertama tama saya ucapkan Selamat ulang tahun untuk FSAB yang ke 21, semoga eksistensi dan kontribusi FSAB di masa kini maupun di masa mendatang, semakin dirasakan kehadirannya dan kemanfaatannya dalam membawa missi perdamaian di kehidupan masyarakat umum, khususnya di kalangan generasi milineal.”ucap Anne Irna Syatilla yang juga putri Alm Sarjono salah seorang pendiri FSAB, Sabtu, 25/5/2024 kemaren di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Anne Irna Syatilla, dirinya mencermati bahwa selama 21 tahun ini, visi misi maupun motto FSAB nampaknya sedang berproses perjuangan agar dapat diterima oleh negara agar dijadikan contoh teladan yang baik, bagi siapapun yang sedang berkonflik di masa lalu maupun masa kini , serta lahirnya sebuah komitmen bersama agar berhenti mewariskan konflik di masa lalu, maupun konflik di masa kini kepada generasi selanjutnya,  tentunya perjuangan itu bukanlah hal yang mudah dilakukan, namun demikian ada sebuah harapan agar FSAB tetap menjadi  pilar kokoh pemersatu Bangsa indonesia yang menjadi sumber nilai luhur.

Hal itu dapat diwujudkan melalui meneruskan kebaikan langkah FSAB, salah satunya  menjadi contoh miniatur Indonesia dalam berbagai macam perbedaan  suku,Agama dan perbedaan lainnya, dalam lingkungan terkecil keluarga/masyarakat luas, selain itu, dalam konteks menyebar- luaskan nilai-nilai luhur yang diterapkan di FSAB, dirinya juga mengupayakannya melalui jalur edukasi dengan merencanakan pendirian sarana pendidikan formal Sekolah yang berbasis agama Islam,

Baca Juga :  Perubahan Bentuk Hukum Jamkrida, Diharapkan DPRD DKI Jakarta, Dapat Fasilitasi Modal UMKM

Namun selain hafalan AL – QUR’AN,  menanamkan nilai luhur kecintaan pada negara Indonesia, serta juga mensosialisasikan penerapan nilai nilai luhur yang ada pada FSAB, tidak hanya melalui lembaga pendidikan formal saja, akan tetapi nilai-nilai luhur yang ada pada FSAB, juga dia share kepada generasi penerus bangsa mulai sejak dini. Dalam langkah yang lebih luas lagi semangat persatuan ini, dirinya tidak lupa menyampaikannya selalu dalam kajian kajian keagamaan.

“Nilai-nilai luhur yang ada di FSAB, harus terus di sosialisasikan ke masyarakat, dan berkelanjutan, tidak boleh berhenti pada satu generasi saja, namun harus dilanjutkan oleh generasi ke generasi dari jaman ke jaman, FSAB harus tetap eksis sepanjang masa”tandas Anne Irna Syatiila

Hal senada juga di sampaikan oleh Mayang Panggabean (cucu pahlawan revolusi DI Pandjaitan), saat dihubungi NasionalPos.com, ia mengatakan bahwa di usianya yang ke 21 ini, tentunya FSAB boleh dikatakan sudah memasuki usia dewasa, energik dan termasuk dalam usia yang memiliki kemampuan untuk berinovasi dalam berkarya memberikan konstribusi missi perdamaian ke dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

“ Tidak ada pilihan lain, agar FSAB tetap eksis, FSAB harus berani berinovasi dalam mengoptimalkan tercapainya visi missi FSAB tentunya seiring dengan perkembangan kondisi kehidupan di masyarakat, “ kata Mayang Panggabean yang juga putri dari Catherine Pandjaitan, salah seorang penasihat FSAB

Vissi, Missi maupun Moto FSAB, lanjut Mayang, memang sudah diterima oleh masyarakat luas, hal itu terbukti, FSAB mampu mengijak langkahnya di usia ke 21 ini, tentunya capaian itu tidak hanya hasil karya pendiri, pengurus maupun anggota keluarga besar FSAB, melainkan juga hasil dukungan dari berbagai kalangan masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Kepengurusan Yayasan Trisakti Bikinan Pemerintah, Melakukan Pembohongan Publik”

Oleh karena itu, di usianya ke 21 ini, sangat diharapkan dan juga sangat diperlukan langkah-langkah inovatif, maupun kreatif, dalam karya nyata mengoptimalkan penyebaran benih perdamaian ke berbagai kalangan khususnya di kalangan generasi masa kini dan di masa mendatang, melalui program-program yang terarah, terukur dan disesuaikan dengan perkembangan perilaku generasi kekinian dan di masa mendatang, serta tentunya mesti mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama dukungan dari negara.

“ Organisasi FSAB ini kan sangat unik dan menarik, karena itu harus bisa di tumbuhkembangkan dengan memiliki daya Tarik yang inovatif, terbuka dan dapat menggali berbagai potensi untuk menyebarkan virus perdamaian, visi, missi dan motto FSAB, misalnya melalui potensi seni budaya, dll, oleh karena itu FSAB mesti terbuka dengan berbagai kalangan terutama dari kalangan generasi muda, serta adanya dukungan dari negara, tanpa dukungan dari negara, semua itu sulit diwujudkan.”tegas Mayang.

Sementara itu, Bimo anggota FSAB (Cucu dari Nyoto salah seorang tokoh PKI) , saat dihubungi NasionalPos.com, ia mengatakan dirinya berharap supaya FSAB bisa lebih aktif lagi untuk merangkul lebih banyak pihak, khususnya pihak-pihak muda untuk turut menyebarkan pesan-pesan persatuan dan perdamaian,

Sedangkan terkait dengan langkah-langkah untuk menghadapi perkembangan masyarakat, dirinya berharap dapat dilakukan dengan tindakan-tindakan kecil seperti memerangi hoax di lingkungan sekitar, yang menurutnya adalah suatu langkah yang kecil namun pneting untuk menjaga perdamaian dan persatuan bangsa, khususnya di era digital ini. yang menurutnya adalah suatu langkah yang kecil namun penting untuk menjaga perdamaian dan persatuan bangsa, khususnya di era digital ini.

“Di Perayaan HUT ke 21, diharapkan FSAB dapat semakin berinovasi di dalam menebarkkan benih perdamaian di masyarakat, Dirgahayu FSAB ke 21 semoga semakin eksis dan berkelanjutan.”pungkas Bimo yang juga putra Svetlana, salah seorang  pendiri FSAB

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

Wawako Rustam Effendi Hadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani

Andi Ledi Lubuk Linggau

18 Agu 2026

Nasional.COM-Lubuk Linggau— Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, menghadiri Apel Tahunan Pondok Pesantren Al Madani Kota Lubuk Linggau, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung di lapangan kompleks Pondok Pesantren Al Madani. Dalam sambutannya, H Rustam Effendi menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat …

Sekda Pimpin Rapat Pematangan Penyaluran Bantuan UMKM Dana CSR

Andi Ledi Lubuk Linggau

18 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa memimpin rapat pembahasan pelaksanaan dan penetapan calon penerima manfaat bantuan UMKM Juara melalui pembiayaan dana CSR Kota Lubuk Linggau, rapat tersebut berlangsung di Ruang Kerja Sekda Kota Lubuk Linggau, Selasa (18/8/2026). Dalam rapat, H Trisko Defriyansa menyampaikan …

x
x