Di Usianya ke 21, Diharapkan FSAB Semakin Berinovasi Tebarkan Benih Perdamaian

- Editor

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-   Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang.

Terkait dengan peringatan HUT FSAB ke 21 tersebut, Anne Irna Syatila (cucu SM Kartosuwirjo Tokoh DI/TII) saat di hubungi NasionalPos.com, ia mengatakan bahwa dalam konteks kehidupan berdemokrasi negara menjamin kebebasan untuk mengemukakan pendapat maupun pemikiran dalam segala bidang, dalam konteks ini perdamaian dan kebersamaan yang berlatar belakang sejarah memiliki nilai penting dalam pondasi sebuah negara Indonesia, hal itulah rasanya sudah terukir dalam perjuangan sejarah berdirinya FSAB sampai hari ini, hingga telah menginjak usianya ke 21 tahun.

“Pertama tama saya ucapkan Selamat ulang tahun untuk FSAB yang ke 21, semoga eksistensi dan kontribusi FSAB di masa kini maupun di masa mendatang, semakin dirasakan kehadirannya dan kemanfaatannya dalam membawa missi perdamaian di kehidupan masyarakat umum, khususnya di kalangan generasi milineal.”ucap Anne Irna Syatilla yang juga putri Alm Sarjono salah seorang pendiri FSAB, Sabtu, 25/5/2024 kemaren di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Anne Irna Syatilla, dirinya mencermati bahwa selama 21 tahun ini, visi misi maupun motto FSAB nampaknya sedang berproses perjuangan agar dapat diterima oleh negara agar dijadikan contoh teladan yang baik, bagi siapapun yang sedang berkonflik di masa lalu maupun masa kini , serta lahirnya sebuah komitmen bersama agar berhenti mewariskan konflik di masa lalu, maupun konflik di masa kini kepada generasi selanjutnya,  tentunya perjuangan itu bukanlah hal yang mudah dilakukan, namun demikian ada sebuah harapan agar FSAB tetap menjadi  pilar kokoh pemersatu Bangsa indonesia yang menjadi sumber nilai luhur.

Hal itu dapat diwujudkan melalui meneruskan kebaikan langkah FSAB, salah satunya  menjadi contoh miniatur Indonesia dalam berbagai macam perbedaan  suku,Agama dan perbedaan lainnya, dalam lingkungan terkecil keluarga/masyarakat luas, selain itu, dalam konteks menyebar- luaskan nilai-nilai luhur yang diterapkan di FSAB, dirinya juga mengupayakannya melalui jalur edukasi dengan merencanakan pendirian sarana pendidikan formal Sekolah yang berbasis agama Islam,

Baca Juga :   Pemprov DKI Sinergikan Perangkat Daerah untuk Kurangi Polusi Udara di Jakarta

Namun selain hafalan AL – QUR’AN,  menanamkan nilai luhur kecintaan pada negara Indonesia, serta juga mensosialisasikan penerapan nilai nilai luhur yang ada pada FSAB, tidak hanya melalui lembaga pendidikan formal saja, akan tetapi nilai-nilai luhur yang ada pada FSAB, juga dia share kepada generasi penerus bangsa mulai sejak dini. Dalam langkah yang lebih luas lagi semangat persatuan ini, dirinya tidak lupa menyampaikannya selalu dalam kajian kajian keagamaan.

“Nilai-nilai luhur yang ada di FSAB, harus terus di sosialisasikan ke masyarakat, dan berkelanjutan, tidak boleh berhenti pada satu generasi saja, namun harus dilanjutkan oleh generasi ke generasi dari jaman ke jaman, FSAB harus tetap eksis sepanjang masa”tandas Anne Irna Syatiila

Hal senada juga di sampaikan oleh Mayang Panggabean (cucu pahlawan revolusi DI Pandjaitan), saat dihubungi NasionalPos.com, ia mengatakan bahwa di usianya yang ke 21 ini, tentunya FSAB boleh dikatakan sudah memasuki usia dewasa, energik dan termasuk dalam usia yang memiliki kemampuan untuk berinovasi dalam berkarya memberikan konstribusi missi perdamaian ke dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

“ Tidak ada pilihan lain, agar FSAB tetap eksis, FSAB harus berani berinovasi dalam mengoptimalkan tercapainya visi missi FSAB tentunya seiring dengan perkembangan kondisi kehidupan di masyarakat, “ kata Mayang Panggabean yang juga putri dari Catherine Pandjaitan, salah seorang penasihat FSAB

Vissi, Missi maupun Moto FSAB, lanjut Mayang, memang sudah diterima oleh masyarakat luas, hal itu terbukti, FSAB mampu mengijak langkahnya di usia ke 21 ini, tentunya capaian itu tidak hanya hasil karya pendiri, pengurus maupun anggota keluarga besar FSAB, melainkan juga hasil dukungan dari berbagai kalangan masyarakat.

Baca Juga :   Indeks Kemacetan Jakarta Turun, Peringkat Jakarta Terus Membaik

Oleh karena itu, di usianya ke 21 ini, sangat diharapkan dan juga sangat diperlukan langkah-langkah inovatif, maupun kreatif, dalam karya nyata mengoptimalkan penyebaran benih perdamaian ke berbagai kalangan khususnya di kalangan generasi masa kini dan di masa mendatang, melalui program-program yang terarah, terukur dan disesuaikan dengan perkembangan perilaku generasi kekinian dan di masa mendatang, serta tentunya mesti mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama dukungan dari negara.

“ Organisasi FSAB ini kan sangat unik dan menarik, karena itu harus bisa di tumbuhkembangkan dengan memiliki daya Tarik yang inovatif, terbuka dan dapat menggali berbagai potensi untuk menyebarkan virus perdamaian, visi, missi dan motto FSAB, misalnya melalui potensi seni budaya, dll, oleh karena itu FSAB mesti terbuka dengan berbagai kalangan terutama dari kalangan generasi muda, serta adanya dukungan dari negara, tanpa dukungan dari negara, semua itu sulit diwujudkan.”tegas Mayang.

Sementara itu, Bimo anggota FSAB (Cucu dari Nyoto salah seorang tokoh PKI) , saat dihubungi NasionalPos.com, ia mengatakan dirinya berharap supaya FSAB bisa lebih aktif lagi untuk merangkul lebih banyak pihak, khususnya pihak-pihak muda untuk turut menyebarkan pesan-pesan persatuan dan perdamaian,

Sedangkan terkait dengan langkah-langkah untuk menghadapi perkembangan masyarakat, dirinya berharap dapat dilakukan dengan tindakan-tindakan kecil seperti memerangi hoax di lingkungan sekitar, yang menurutnya adalah suatu langkah yang kecil namun pneting untuk menjaga perdamaian dan persatuan bangsa, khususnya di era digital ini. yang menurutnya adalah suatu langkah yang kecil namun penting untuk menjaga perdamaian dan persatuan bangsa, khususnya di era digital ini.

“Di Perayaan HUT ke 21, diharapkan FSAB dapat semakin berinovasi di dalam menebarkkan benih perdamaian di masyarakat, Dirgahayu FSAB ke 21 semoga semakin eksis dan berkelanjutan.”pungkas Bimo yang juga putra Svetlana, salah seorang  pendiri FSAB

 

Loading

Berita Terkait

TNI AL Memanggil Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Bergabung
Komisi VIII Desak Pemerintah Tertibkan Penggunaan Visa Non-Haji untuk Ibadah Haji
Kebakaran Kilang Minyak Unit Balikpapan Diselidiki Labfor Mabes Polri
Erupsi Gunungapi Ruang: Kepala BNPB Tinjau Lokasi Pengungsian Warga di Pulau Siau
Terima Kunjungan Kehormatan Danjen USARPAC, Kasad Sepakat Perkuat Kerja Sama
Diduga Kelompok Perusuh di APK Merekayasa Laporan ke Pihak Polri
Dampak Erupsi Gunungapi Ruang Meluas, Upaya Penanganan Darurat Terus Dimaksimalkan
Jelang Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2024, MPD Berharap Keputusan MK Lebih Utamakan Kepentingan Bangsa dan Negara

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:52 WIB

TNI AL Memanggil Putra Putri Terbaik Bangsa Untuk Bergabung

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:20 WIB

Komisi VIII Desak Pemerintah Tertibkan Penggunaan Visa Non-Haji untuk Ibadah Haji

Sabtu, 1 Juni 2024 - 16:27 WIB

Kebakaran Kilang Minyak Unit Balikpapan Diselidiki Labfor Mabes Polri

Minggu, 26 Mei 2024 - 00:42 WIB

Di Usianya ke 21, Diharapkan FSAB Semakin Berinovasi Tebarkan Benih Perdamaian

Sabtu, 4 Mei 2024 - 19:26 WIB

Erupsi Gunungapi Ruang: Kepala BNPB Tinjau Lokasi Pengungsian Warga di Pulau Siau

Senin, 22 April 2024 - 19:19 WIB

Terima Kunjungan Kehormatan Danjen USARPAC, Kasad Sepakat Perkuat Kerja Sama

Minggu, 21 April 2024 - 18:29 WIB

Diduga Kelompok Perusuh di APK Merekayasa Laporan ke Pihak Polri

Sabtu, 20 April 2024 - 18:37 WIB

Dampak Erupsi Gunungapi Ruang Meluas, Upaya Penanganan Darurat Terus Dimaksimalkan

Berita Terbaru

Headline

Satgas: Sudah Libatkan POM TNI dan Propam Polri

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:03 WIB