Home » Nasional » Diduga Belum Kantongi Izin, Proyek Pembangunan di Benelan Kidul Disorot AWI Dpc Banyuwangi

Diduga Belum Kantongi Izin, Proyek Pembangunan di Benelan Kidul Disorot AWI Dpc Banyuwangi

- Banyuwangi 28 Mei 2026 150

Banyuwangi, Nasionalpos.com –

Dugaan belum jelasnya perizinan pembangunan proyek di Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, mulai menjadi sorotan publik. Aktivitas alat berat yang tampak beroperasi di lokasi proyek tersebut menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Kamis (28/05/2026).

Ketua AWI DPC Banyuwangi, Indra, menegaskan bahwa setiap pembangunan berskala besar wajib mengedepankan transparansi dan legalitas yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan alat berat dan aktivitas pengerukan tanah harus disertai dokumen perizinan resmi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami meminta pihak terkait, baik pemerintah desa maupun instansi berwenang, untuk terbuka kepada masyarakat mengenai status izin proyek tersebut. Jangan sampai pembangunan berjalan lebih dulu sementara legalitasnya belum jelas,” tegasnya.

Pantauan awak media di lapangan menunjukkan beberapa unit excavator dan dump truck beroperasi melakukan aktivitas pengerukan dan pengangkutan material tanah di area proyek. Aktivitas tersebut disebut berlangsung cukup intens dalam beberapa hari terakhir dan memunculkan pertanyaan warga terkait tujuan pembangunan serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Momen Perayaan HUT Yang Ke - 79 Enam Belas Narapidana Lapas Kelas llA Jember Merasakan Kebahagiaan Luar Biasa

Sejumlah warga sekitar menyebut bahwa pembangunan tersebut kabarnya akan digunakan untuk pembangunan “Kosturit” atau Pabrik Udang. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi kepada masyarakat terkait jenis usaha maupun dampak lingkungan yang akan ditimbulkan dari proyek tersebut. “Katanya mau dibuat kosturit atau pabrik udang,” pungkas salah satu warga.

Warga juga menyoroti keberadaan para pekerja di lokasi proyek yang disebut bukan berasal dari wilayah sekitar. Menurut keterangan masyarakat, sebagian besar pekerja didatangkan dari luar daerah sehingga menimbulkan pertanyaan di tengah warga setempat terkait minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Polsek Kunir Jaga Keamanan Ternak Warga, Patroli Malam Sambangi Kandang

AWI Dpc Banyuwangi, Indra, juga menyoroti pentingnya pengawasan dari dinas terkait (APH) agar seluruh proses pembangunan tidak melanggar aturan tata ruang maupun ketentuan lingkungan hidup. Jika ditemukan adanya pelanggaran administrasi atau izin yang belum lengkap, pihaknya meminta agar aktivitas proyek dihentikan sementara sampai seluruh persyaratan dipenuhi.

Selain itu, masyarakat sekitar diharapkan tidak takut menyampaikan aspirasi maupun laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek. Keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci agar tidak muncul spekulasi liar yang berpotensi memicu konflik di lingkungan warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait status perizinan maupun tujuan pembangunan yang berada di wilayah Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul tersebut.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x