Home » Headline » DPD II Satkar Ulama Kota Adm Jakarta Barat, Siap Sambut & Dukung Heru Budi Hartono Pj Gubernur DKI Jakarta

DPD II Satkar Ulama Kota Adm Jakarta Barat, Siap Sambut & Dukung Heru Budi Hartono Pj Gubernur DKI Jakarta

dito 13 Okt 2022 80

NasionalPos.com, Jakarta- Sebagaimana diketahui bahwa Masa tugas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang yang dijabat Anies Baswedan dan A Riza Patria akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Untuk selanjutnya Jakarta akan dipimpin oleh Penjabat ( Pj) Gubernur yang berdasarkan insformasi oleh Team Penilai Akhir ( TPA ) yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (7/10) yang lalu menetapkan Kasetpres Heru Budi Satantoso sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta sampai dengan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2024 kelak, tentunya keputusan tersebut merupakan pilihan yang tanpa alasan, melainkan justru diambil dari berbagai pertimbangan yang sangat matang dengan berdasarkan pada kapasitas, kapabilitas dan pengalaman yang dimiliki Pak Heru dalam bidang pemerintahan terutama di wilayah Provinsi DKI Jakarta,“demikian disampaikan H. Mochamad Rudyanto Dharmawan Ketua Satkar Ulama Jakarta Barat kepada wartawan, Kamis, 13/10/2022 di kantornya di wilayah Jakarta Barat.
“ Memang tak mudah bagi Presiden Jokowi untuk memutuskan seorang Pj Gubernur untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, yang memiliki kompleksitas permasalahan, serta untuk mempersiapkan Jakarta sebagai Daerah yang sebentar lagi bukan lagi sebagai Daerah Ibukota Negara, tapi menjadi daerah yang menjadi pusat bisnis perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya yang setaraf dengan Kota New York” ungkap Kata Bang Moo panggilan Akrabnya.

Menurut bang Moo, sebagai seorang Pj Gubernur dalam memimpin dan mengelola Kota Jakarta dengan kompleksitas permasalahan diberbagai sector kehidupan, apalagi harus menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah yang belum sempat terselesaikan oleh Gubernur yang sudah habis masa baktinya selama 5 tahun, bukanlah pekerjaan ringan bahkan boleh dikatakan hal ini merupakan suatu pekerjaan yang mau tidak mau harus dikerjakan dengan kerja cerdas, iklas dan fokus, serta juga memiliki  kemampuan komunikasi, untuk mensinergikan wilayah yang dipimpinnya dengan pemerintah pusat,  selain itu dalam kurun waktu dua setengah tahun,  Jakarta yang juga merupakan Etalase dan miniature Indonesia, maka seorang PJ Gubernur  diharapkan bisa mengikis warisan Polarisasi Masyarakat sebagai dampak kontestasi Politik sebelumnya yaitu Pilkada 2017 serta Pilpres 2019, sehingga dalam pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang dapat dicegah terjadinya polarisasi di masyarakat, melainkan adanya proses demokratisasi yang dikelola oleh Pj Gubernur secara bermartabat.

Baca Juga :  Banggar-TAPD Mulai Bahas Rancangan KUA-PPAS APBD 2025

“Disharmoni sosial akibat eksplorasi politik dan kompetisi politi yang tidak sehat, membuat ibu kota negara itu butuh figur pemimpin yang kuat dan sarat pengalaman agar bisa merespon dengan cepat dinamika yang tengah berlangsung, khususnya dalam menyambut tahun politik 2024 yang diprediksi akan diwarnai kembali mengentalnya polarisasi politik dan politik identitas, Kita harus Khusnudzon bahwa Pak Heru Insya Allah mampu mengemban tugas berat ini, masyarakat diharapkan mendukung dan berani mengingatkan jika memang ada kebijakan yang sekiranya kurang relevan” tukasnya

Sementara itu, Bang Moo juga mengingatkan bahwa warga Jakarta tentunya sangat berharap agar  Pj Gubernur DKI Jakarta dapat bersikap netral dan independen serta tidak memiliki catatan keterikatan dengan konfigurasi politik dan birokrasi DKI sehingga akan leluasa melakukan terobosan-terobosan kinerja dalam tata kelola pemerintahan, sehingga dapat menciptakan harmoni masyarakat baik secara social, ekonomi, maupun politik menjadi harapan besar bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bang Moo menambahkan, bahwa ada hal positif yang bisa dikelola oleh pemerintah berkenaan dengan demokratisasi dalam berpolitik, diantaranya adalah banyak orang menjadi lebih sadar akan politik, ingin tahu tentang kandidat dan kebijakan yang mereka tawarkan, dan berpartisipasi dalam melakukan kampanye untuk kandidat yang mereka dukung. Singkatnya, demokrasi telah mengaktifkan mereka yang sebelumnya tidak terlibat dalam politik untuk lebih aktif dalam politik, selain itu di dalam demokrasi, terdapat ruang  bagi masyarakat agar menjadi lebih aktif mengawasi kinerja pemerintah. Yang pro akan terus mendukung setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah, sedangkan mereka yang sebelumnya tidak mendukungnya terus-menerus mengkritik setiap kebijakan yang diambil pemerintah, itulah demokrasi yang saat ini sedang berkembang di negeri ini.

Baca Juga :  Pembersihan Gereja Stasi Wuloni Sebelum Ibadah

“ Kami DPD II Satkar Ulama Jakarta Barat siap menjadi mitra strategis dengan Pak Heru beserta jajarannya di lingkungan pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan programnya, terkait dengan itu, dan juga terkait dengan keberadaan Umat Islam di wilayah Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Kota Adm Jakarta Barat, sudah semestinya Umat harus disadarkan bahwa jangan sampai politik merusak ukhuwah, melainkan politik menjadi sarana untuk mendinamisasi kehidupan yang justru dapat memperkuat ukhuwah,  Apalagi Jakarta Barat yang masyarakatnya dikenal sangat heterogeny dan multi etnis ini dapat di kelola dengan politik berbasis program untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat, tentunya juga untuk mencapai kesejahteraan maka umat juga mesti mendukung Bapak Heru Pj Gubernur DKI Jakarta dalam menunaikan tugas dan amanah yang diembannya, sekali lagi kami ucapkan kepada  Pak Heru terpilih sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, kami siap sambut dan dukung  Pak Heru” pungkas  Bang Moo

Mengakhiri perbincangannya dengan awak media, di luar pembahasan tentang Pj Gubernur DKI Jakarta, dikesempatan ini, Bang Moo menyampaikan ajakan anggota, kader, pengurus Satker Ulama Kota Adm Jakarta Barat, seluruh warga Keluarga Besar Partai Golkar Kota Adm Jakarta Barat dan juga masyarakat umum, untuk turut memeriahkan HUT Partai Golkar ke 58 dengan mengikuti kegiatan Jalan Sehat yang akan digelar hari Minggu, 16 Oktober 2022, start-finish di Plaza Sudirman GBK Senayan, acara di mulai pukul 07.00 WIB, pendaftaran gratis, kemudian dapat mendaftarkan diri di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Minggu 16 Oktober 2022 pukul 05.00 WIB. (*dit)

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

x
x