Home » Headline » Dr.Munawaroh, MSi Desak Pemerintah Libatkan Kelompok & Organisasi Perempuan Kirim Relawan ke Sumatera Pasca Bencana

Dr.Munawaroh, MSi Desak Pemerintah Libatkan Kelompok & Organisasi Perempuan Kirim Relawan ke Sumatera Pasca Bencana

dito 05 Des 2025 260

NasionalPos.com, Jakarta-

Di tengah duka mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat akhir November 2025, memicu respon dari berbagai kalangan, salah seorang diantara dari seorang akademisi perempuan yakni Dr. Munawaroh, MSi seorang dosen di Universitas Negeri Jakarta

Kepada wartawan, Jumat, 5/12/2025 di Jakarta, ia mengatakan bahwa dirinya mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengorganisir kelompok perempuan dan organisasi perempuan di seluruh Indonesia dikirim sebagai relawan ke lokasi terdampak, adapun tujuannya adalah membantu penanganan korban, terutama di bidang pelayanan dasar dan trauma-healing bagi korban serta keluarga mereka, sekaligus menunjukkan peran aktif perempuan dalam kontribusinya terhadap negara.

“Krisis kemanusiaan akibat banjir dan longsor tidak boleh dihadapi hanya oleh aparat militer, aparat penanggulangan bencana, dan tim tanggap darurat, perempuan itu lebih memiliki kepekaan sosial dan kapasitas emosional yang sangat diperlukan dalam pemulihan psikologis korban,” ujarnya.

Menurutnya bahwa organisasi perempuan harus segera dikerahkan bersama struktur kemanusiaan resmi pendekatan ini mendapat dukungan dari literatur kebencanaan: penelitian dan kajian kebijakan menyatakan bahwa perempuan memainkan peranan penting di seluruh fase penanggulangan bencana baik dari mitigasi, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  KANG DN, CALEG DPR RI JABAR 2, GELAR SILATURAHMI DAN SOSIALISASI PEMILU 2024 DI GOR LESTARI

“Secara filosofis, keterlibatan perempuan dalam aksi kemanusiaan memunculkan perspektif kepedulian, empati, dan pemulihan sosial-komunitas, yang melengkapi upaya teknis dan material.” tukas Munawaroh

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di dalam teori manajemen bencana kontemporer menganjurkan kolaborasi multipihak diantaranya adalah pemerintah, lembaga formal, komunitas lokal, masyarakat sipil, agar tanggapan terhadap krisis lebih efektif dan menyeluruh.

Di dalam kerangka ini, perempuan dan organisasi-organisasi perempuan bukan sekadar penerima manfaat, tetapi subjek agen perubahan yang mampu memperkuat ketahanan sosial pasca bencana.

 

“Secara historis di Indonesia, bahwa perempuan telah berperan dalam upaya tanggap darurat dan pemulihan, baik lewat komunitas lokal maupun organisasi sosial. Namun seringkali peran itu kurang mendapatkan perhatian formal dan dukungan struktural. ” Jelasnya

 

Sedangkan Situasi darurat di Sumatera, lanjut nya, kini dengan ribuan korban, pengungsi, hilangnya infrastruktur dasar, sehingga menghadirkan momentum penting untuk mengakui dan mengaktualisasikan kembali peran perempuan dalam manajemen bencana.

 

Dari sudut humanis, imbuh nya, krisis ini memperlihatkan bahwa dampak bencana tidak hanya fisik (kerusakan rumah, infrastruktur, korban jiwa) tetapi juga psikologis seperti trauma, kehilangan, rasa takut, serta ketidakpastian yang memerlukan intervensi sensitif, empatik, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Poster Propaganda Baru dengan Gambar Rudal Balistik Di Rilis Korut

“Hadirnya relawan perempuan yang peduli dan mampu mendampingi korban dalam proses trauma-healing bisa menjadi penyeimbang dalam upaya pemulihan yang lebih manusiawi.”tandas nya

Dr Munawaroh MSi juga mengingatkan bahwa mengacu pada fakta bencana hidrometeorologi telah dominan dan rentan terjadi di Indonesia. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi keharusan Mengorganisir kelompok perempuan dan organisasi perempuan untuk dikerahkan sebagai bagian dari tim tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana akan memperluas kapasitas respons dan memberikan dimensi kemanusiaan yang mendalam.

 

Tidak hanya itu, Munawaroh juga menegaskan bahwa pemerintah harus segera membentuk mekanisme koordinasi khusus misalnya lewat kementerian terkait, BNPB, dan jaringan organisasi perempuan agar relawan perempuan diberi pelatihan psikososial, logistik, serta dukungan keamanan dan legitimasi. Hal ini penting agar kehadiran mereka tidak sekadar simbolis, tetapi efektif, berdaya guna, dan berkelanjutan.

“Ini bukan semata belas kasih. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kolektif kita terhadap sesama warga negara dan pengakuan bahwa perempuan punya kapasitas besar untuk membantu bangsa pulih,” pungkas Munawaroh.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x