Home » Nasional » Duet Akademisi TB Massa dan Darni M Daud Jajaki Pilkada NAD

Duet Akademisi TB Massa dan Darni M Daud Jajaki Pilkada NAD

Dhio Justice Law 21 Agu 2024 69

NasionalPos.com, Jakarta – Dua tokoh berlatar akademisi asal Aceh, Prof. Darni M Daud dan Prof. T. B. Massa Ja’far kemungkinan akan berduet dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) pada 2024 ini.

Peluang keduanya untuk maju dalam gelaran Pilkada NAD 2024 terbuka lebar pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas syarat pencalonan gubernur/bupati dan walikota.

Saat ini, TB Massa asal Aceh Timur selain dikenal sebagai aktivis politik juga aktif sebagai akademisi bidang Politik di Universitas Nasional (Unas) Jakarta. Sedangkan Darni asal Pidie merupakan mantan Rektor Universitas Syiah Kuala.

Dengan putusan tersebut, maka syarat pencalonan gubernur/wakil gubernur di NAD berubah.

Dalam putusan perkara nomor 60/PUU-XXII/2024, yang dibacakan pada Selasa (20/8/2024) di Gedung MK, Jakarta Pusat, MK menyatakan Pasal 40 ayat (3) UU Pilkada sebagai inkonstitusional. Keputusan ini menurunkan ambang batas syarat pencalonan gubernur di Aceh bagi parpol atau gabungan parpol pengusung, dari 10 persen menjadi 7,5 persen suara sah.

Baca Juga :  Halal Bihalal DPW Partai Nasdem Wilayah Sumatera Barat, Matangkan Persiapan Untuk Memenangkan Pilkada 2029

Bagi Daud dan TB Massa, putusan MK tersebut membawa angin segar bagi kehidupan demokrasi. Lantaran itu, keduanya sedang menjajaki kemungkinan untuk duet dalam gelaran Pilkada di NAD.

“Alhamdulillah, putusan MK itu membuka peluang bagi siapapun untuk maju sebagai calon pemimpin daerah. Bagi kami dari kalangan akademisi, ini membawa angin segar bagi kehidupan demokrasi. Kami berdua (Daud dan TB Massa) memang sedang menjajaki untuk maju dalam gelaran Pilkada di NAD yang merupakan daerah asal kami berdua,” ungkap TB Massa kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Disisi lain, TB Massa menilai masalah besar yang dihadapi para bakal calon kepala daerah adalah soal biaya politik yang harus disetorkan kepada parpol pengusung.

Menurutnya, soal biaya politik ini yang justru membunuh demokrasi. “Cost politik yang sangat besar yang harus ditanggung oleh balon kepala daerah tidak masuk diakal. Ini membunuh pertumbuhan demokrasi, yaitu keharusan berkompetisi yang fair,” jelas TB Massa.

Baca Juga :  FSAB MUDA : Hari Anti Korupsi Dunia 2022 Momentum Memassifkan Pembudayaan Anti Korupsi Wujudkan Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi

Selain itu, lanjutnya, juga akan menjebak para kepala daerah terpilih dikemudian hari, sebagai mata rantai korupsi.

Semestinya, partsi politik punya tanggung jawab politik dan moral, bagaimana mampu menjaring dan mendukung para balon kepala daerah yang kredibel. Sebab biaya politik tinggi pada akhirnya rakyat yang harus menanggung dampaknya.

Kerusakan demokrasi sangat mahal harganya. Pemilukada harus mampu memberikan pendidikan politik kepada rakyat. Bukan malah membuat kecewa dan frustasi rakyat karena terbatasnya pilihan.

“Ada balon yang punya kapasitas, tapi tidak ada isi tas. Atau sebaliknya. Kita harus punya komitmen bersama untuk menjaga, agar demokrasi tidak rusak karena permainan money politik. Pemilukada Aceh harus membawa angin segar, mampu menjawab krisis kepemimpinan. Dengan terpilihnya pemimpin daerah yang kapabel, diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan, mensejahterakan dan mencerdaskan rakyat sesuai amanat konstitusi,” pungkasnya. (*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x