Home » Nasional » Dugaan Korupsi Banyuwangi Mulai Disentuh Pusat, Publik Tantang Keberanian Aparat Bongkar Aktor Utama

Dugaan Korupsi Banyuwangi Mulai Disentuh Pusat, Publik Tantang Keberanian Aparat Bongkar Aktor Utama

- Banyuwangi 07 Mei 2026 155

BANYUWANGI, Nasionalpos.com –
Gelombang tekanan publik terhadap dugaan praktik korupsi di Banyuwangi kini mulai mendapat respons serius dari pemerintah pusat. Pasca aksi masyarakat Banyuwangi bersama puluhan aktivis di Jakarta, laporan yang disertai dokumen dan bukti pendukung dikabarkan telah mendapat perhatian dari sejumlah kementerian hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di tengah publik : Siapa saja yang akan terseret jika Kasus tersebut benar-benar dibuka secara menyeluruh?

Ketua Info Warga Banyuwangi (IWB), Abi Arbain, menyebut pihaknya telah menerima komunikasi langsung dari beberapa lembaga negara terkait laporan yang mereka ajukan. Menurutnya, langkah ini menjadi sinyal awal bahwa dugaan skandal korupsi di Banyuwangi tidak lagi bisa dianggap isu pinggiran yang mudah diredam.

“Kami tidak datang dengan tangan kosong. Semua data, dokumen, kronologi, hingga bukti pendukung sudah kami serahkan. Tinggal sekarang, apakah aparat berani membuka semuanya atau tidak,” tegas Abi, Kamis (07/05/2026).

Baca Juga :  HARDIKNAS 2025, PPM-LVRI: Pentingnya Membangun Karakter Bangsa Bagi Kemajuan Dunia Pendidikan di Indonesia

Abi menilai masyarakat sudah terlalu lama disuguhi narasi pembangunan tanpa pernah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik berbagai proyek dan kebijakan daerah. Karena itu, ia menegaskan bahwa laporan yang disampaikan bukan sekadar kritik politik, melainkan tuntutan agar dugaan penyimpangan anggaran dan penyalahgunaan kekuasaan diusut tanpa pandang bulu.

Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak bermain aman atau berhenti pada level bawah. Menurutnya, publik kini menunggu keberanian negara untuk menyentuh pihak-pihak yang selama ini dianggap memiliki pengaruh kuat dan sulit disentuh hukum.

“Kalau memang ada indikasi korupsi, bongkar sampai ke akar. Jangan hanya cari tumbal kecil sementara aktor utamanya dibiarkan aman. Hukum jangan tajam ke bawah lalu mendadak tumpul ketika berhadapan dengan kekuasaan,” ujarnya keras.

Baca Juga :  Klarifikasi Polrestabes Surabaya Terkait Viral Video Polwan Tegur Pria yang Sedang Makan

Abi menegaskan Banyuwangi tidak boleh menjadi daerah yang seolah kebal terhadap penegakan hukum. Ia menyinggung sejumlah daerah lain seperti Jember, Bondowoso, dan Situbondo yang lebih dulu terseret pengungkapan kasus korupsi, sehingga tidak ada alasan bagi aparat untuk menutup mata terhadap berbagai dugaan yang kini mencuat di Banyuwangi.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap menghormati proses hukum dan tidak akan mencampuri kewenangan aparat. Namun IWB memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut agar tidak berhenti di tengah jalan atau hilang tanpa kejelasan sebagaimana banyak laporan dugaan korupsi lainnya.

“Publik sedang melihat. Kalau kasus ini kembali tenggelam, masyarakat akan bertanya ada apa di balik semua ini. Tapi kalau dibuka terang-benderang, itu akan menjadi bukti bahwa hukum memang masih punya keberanian dan marwah,” pungkasnya.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

AWI-BCW Datangi Pesona Osing, Minta Kejelasan Status Perizinan

- Banyuwangi

06 Jun 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Indra, bersama Ketua Banyuwangi Watch Corruption (BCW), Masruri, menyoroti Dugaan persoalan perizinan yang berkaitan dengan operasional Hotel Pesona Osing di Jalan KH. Ahmad Kholil, dusun Krajan Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Banyuwangi. Sorotan tersebut muncul setelah adanya Dugaan bahwa izin yang digunakan hotel tersebut perlu diperjelas, apakah …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

Mobil Siaga Kelurahan Kampung Melayu Sulit Diakses, Warga Terpaksa Minta Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Banyuwangi

- Banyuwangi

05 Jun 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Pelayanan mobil siaga kesehatan atau ambulans di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan operasional tersebut saat keluarganya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, Minggu (07/06/2026). Peristiwa itu dialami keluarga Astutik, warga Lingkungan Jajang Penatu RT/RW : 02/02, Kelurahan Kampung Melayu Banyuwangi. Saat …

x
x