Home » Ekonomi » Fera Maishara dan Jeffry Samuhara : Dari Padang Panjang ke Jakarta, Perjalanan Mahasiswa ISI Menembus Dunia Digital Marketing

Fera Maishara dan Jeffry Samuhara : Dari Padang Panjang ke Jakarta, Perjalanan Mahasiswa ISI Menembus Dunia Digital Marketing

Dewi Apriatin 07 Nov 2024 92

NasionalPos.com, Surabaya – Fera Maishara dan Jeffry Samuhara , mahasiswa Institut Seni Indonesia Padang Panjang membagikan pengalaman seputar Web Developer

Ada pepatah yang berbunyi, “Setiap langkah kecil menuju tujuan adalah lompatan besar menuju kesuksesan.” Istilah ini sangat tepat diungkapkan untuk Jeffry Samuhara dan Fera Maishara, mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, merasakan makna mendalam dari kata-kata ini ketika mereka meniti pengalaman di dunia digital marketing. Mereka berbagi cerita tentang perjalanan mereka mengasah keterampilan melalui program magang yang memberi kesempatan besar untuk mengembangkan keterampilan praktis serta memperdalam wawasan terkait pemasaran digital di industri nyata.

Program magang yang diikuti Jeffry dan Fera dimulai dengan fase bootcamp selama 45 hari yang berlangsung secara daring. Jeffry mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapinya adalah manajemen waktu, karena tugas-tugas harian harus diselesaikan dalam kurun waktu yang ketat. Meski begitu, ia merasa beruntung memiliki mentor yang ramah dan responsif, yang selalu siap menjawab pertanyaan dan memberikan materi secara mendalam. “Mentornya sangat komunikatif dan terbuka terhadap pertanyaan, yang membantu kami memahami materi lebih baik,” ujar Jeffry.

Di sisi lain, Fera yang memiliki latar belakang desain grafis mengaku pengalaman magang ini membuka pandangannya tentang digital marketing yang lebih luas dari sekadar pembuatan konten media sosial. “Awalnya, saya pikir digital marketing itu hanya soal membuat konten untuk platform media sosial. Ternyata, saya belajar tentang analisis target pasar, SEO, SEM, dan banyak hal lain yang penting untuk mengembangkan konten yang efektif,” jelas Fera.

Baca Juga :  Perlunya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mengurangi Angka Penyakit Tidak Menular di Kota Medan

Setelah menyelesaikan bootcamp, keduanya menjalani magang di PT Seru, sebuah perusahaan di Jakarta Barat yang bergerak di bidang jasa konsultasi company profile. Di perusahaan ini, mereka menghadapi proyek-proyek menantang mulai dari pembuatan konten hingga perencanaan strategi media sosial. Fera menceritakan bahwa minggu pertama mereka digunakan untuk mempelajari produk dan layanan perusahaan serta cara terbaik melayani audiens. “Kami mulai dengan mempelajari produk, lalu mengerjakan proyek-proyek kecil seperti dokumentasi dan pembuatan content planner,” kata Fera.

Selama masa magang, Jeffry dan Fera menghadapi berbagai tantangan, salah satunya perbedaan selera desain antara mereka dan tim perusahaan. Meski demikian, mereka melihat tantangan ini sebagai pelajaran penting dalam hal beradaptasi dan menyelaraskan ide. “Kadang ada pekerjaan di luar kemampuan kami, dan selera desain yang berbeda menjadi tantangan tersendiri. Namun, kami belajar menyamakan persepsi agar hasil kerja kami sesuai dengan visi perusahaan,” tambah Jeffry.

Sebagai mahasiswa ISI Padang Panjang yang menempuh perjalanan jauh ke Jakarta untuk mengejar pengalaman di dunia profesional, Jeffry dan Fera juga berharap pengalaman ini dapat memberikan inspirasi bagi rekan-rekan mereka di kampus. Mereka bertekad untuk menunjukkan bahwa jarak dan tantangan bukanlah halangan untuk berkembang, melainkan motivasi untuk terus belajar dan berkontribusi di industri kreatif nasional. “Kami berharap, dengan ilmu dan keterampilan yang kami peroleh, kami dapat menjadi representasi dari ISI Padang Panjang yang siap bersaing di tingkat nasional dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia kreatif Indonesia,” tutup Jeffry dengan penuh keyakinan.

Baca Juga :  Permintaan Ketua Umum Ormas MAGADA Terkait Jalan Berlubang di Karawang

Keduanya berharap bahwa pengalaman magang ini dapat menjadi bekal untuk karier mereka di masa depan, baik sebagai profesional maupun freelancer. “Pengalaman ini sangat berguna bagi kami. Kami berharap dapat menerapkan keterampilan yang kami pelajari untuk memberikan dampak positif di perusahaan tempat kami bekerja nantinya,” ungkap Fera. Ia juga menekankan pentingnya memiliki dasar pengetahuan sebelum terjun ke pelatihan serupa agar proses belajar bisa lebih efektif.

About Maxy Academy

Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x