Home » Nasional » daerah » FK REPNUS Desak Evaluasi Total Pengelolaan Sampah DKI: Soroti Praktik Open Dumping dan Risiko Bencana di Bantargebang

FK REPNUS Desak Evaluasi Total Pengelolaan Sampah DKI: Soroti Praktik Open Dumping dan Risiko Bencana di Bantargebang

dito 31 Mar 2026 147

NasionalPos.com, Jakarta- 

Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS) mengeluarkan peringatan keras terhadap sistem pengelolaan sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Praktik pengolahan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dinilai masih menyerupai sistem pembuangan terbuka (open dumping), yang secara eksplisit dilarang oleh regulasi nasional.

Ketua Umum FK REPNUS, Faisal Nasution, menegaskan bahwa indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tengah terjadi. Menurutnya, kegagalan beralih ke sistem sanitary landfill yang standar bukan sekadar masalah administratif, melainkan ancaman keselamatan jiwa.

“Undang-undang dalam Pasal 29 ayat (1) huruf f sudah sangat jelas melarang open dumping. Jika praktik ini terus dipelihara, Jakarta sedang menabung risiko bencana longsor sampah yang bisa menelan korban jiwa, seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” ujar Faisal kepada wartawan, Selasa 31/3/2026 di Jakarta.

Selain itu, FK REPNUS juga menyoroti masalah volume sampah harian Jakarta yang mencapai ribuan ton telah memberikan tekanan ekstrem pada struktur timbunan di Bantargebang.

Baca Juga :  PMI Jakut Beri Layanan Pengobatan Gratis Bagi Ketua RT di Warakas

Tanpa pengelolaan berbasis teknologi dan standar keamanan yang memadai, risiko longsor dan pencemaran lingkungan menjadi sangat tinggi.

“Ini bukan ancaman sepele. Selain risiko fisik seperti longsor, sistem yang belum optimal ini menciptakan krisis kesehatan bagi masyarakat sekitar. Tekanan terhadap struktur timbunan semakin besar setiap harinya,” tukas Faisal.

Selain aspek teknis, Faisal juga menyayangkan adanya pola evaluasi di internal Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang dinilai cenderung bersifat parsial dan hanya fokus pada pergantian personel (orang per orang).

“ Sebaiknya Gubernur DKI Jakarta tidak cukup hanya mengevaluasi individu. Namun yang lebih mendesak adalah mengevaluasi sistem pengelolaan sampah secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Sistemnya yang harus dibenahi, bukan sekadar rotasi jabatan,” tegasnya.

Untuk itulah, lanjut Faisal, Sebagai langkah konkret untuk mengurangi beban Bantargebang, dirinya mendorong penerapan sistem desentralisasi pengelolaan sampah di setiap wilayah kota dan kabupaten administratif di DKI Jakarta.

Baca Juga :  Gempa Beruntun Landa Tanimbar

Poin-poin solusi yang ditawarkan meliputi:

 

Kemandirian Wilayah: Mendorong setiap wilayah mengelola sampah secara mandiri melalui teknologi waste to energy, komposting, hingga daur ulang berbasis komunitas.

Kemitraan Strategis: Membuka peluang pelibatan sektor swasta dalam pengelolaan sampah berbasis klaster wilayah secara transparan dan akuntabel guna meningkatkan efisiensi teknologi.

Audit Menyeluruh: Mendesak Pemprov DKI melakukan audit sistemik untuk mengidentifikasi titik lemah dan potensi pelanggaran regulasi agar langkah perbaikan lebih terukur.

FK REPNUS memperingatkan bahwa pembenahan sistem pengelolaan sampah adalah agenda mendesak yang tidak bisa ditunda. Keterlambatan dalam bertindak hanya akan meningkatkan risiko sosial dan lingkungan di masa depan.

“Ini bukan sekadar isu lingkungan, tapi soal keselamatan warga. Jangan sampai kita menunggu bencana terjadi baru kemudian bertindak,” pungkas Faisal.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

DPRD Pesisir Selatan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA – PPAS 2026

Primadoni,SH

19 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) , Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026). Rapat paripurna tersebut berlangsung sebagai bagian dari tahapan pembahasan perubahan kebijakan anggaran …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

x
x