- HeadlineReshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi
- HeadlinePRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR
- Top NewsUPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”
- EkonomiKontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional
- daerahJDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

FSAB Serukan Jadikan Hukum Sebagai Panglima Cegah Konflik dan Penyelesaian Sengketa Pemilu 2024
NasionalPos.com, Jakarta- Tahun 2024 menjadi tahun politik dan tahun pesta demokrasi bagi Indonesia. Pemilu 2024 yang dilaksanakan secara serentak, Pemilihan Legislative dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, sejatinya menjadi ajang demokrasi yang mesti dilaksanakan secara aman, damai dan bermartabat. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan dan operasionalisasi secara optimal dalam menjamin terciptanya stabilitas politik nasional dalam Pemilu 2024.
Secara umum, ada dua hal krusial yang perlu diantisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak yang bakal dilaksanakan 14 Februari 2024 mendatang.
Pertama, potensi aksi kekerasan, anarkis, intimidasi, berita hoax, buzzer dan lainnya sebagaimana terjadi pada Pemilu sebelumnya. Kedua, permasalahan netralitas TNI/Polri, ASN dan juga termasuk Bawaslu hingga tingkat pengawas TPS, maupun KPU sebagai Penyelenggara Pemilu dari tingkat Pusat hingga KPU Provinsi, KPU Kota/Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Penyelenggara Pemungutan Suara (di tingkat Kelurahan) dan KPPS di TPS, demikian disampaikan Suryo Susilo Ketua Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) kepada wartawan Selasa, 16 Januari 2024 di Jakarta.
“Konflik sosial akibat dan dalam proses Pemilu tidak terjadi selama KPU dan Bawaslu berdiri tegak di atas prosedur dan peraturan yang berlaku; Agar bisa menjadi wasit yang adil, objektif dan dapat menyelenggarakan Pemilu dengan baik dan benar. Karena biasanya masalah terjadi karena adanya celah dari kekurangan dalam penyelenggaraan Pemilu.” ungkap Susilo.
Bukan hanya itu, lanjut Susilo, konflik sosial juga bisa tersulut, dipicu oleh peserta pemilu atau peserta pilpres 2024 beserta pendukungnya, yang seringkali menunjukkan sikap kurang dewasa dalam menanggapi perbedaan pendapat, dan bahkan hal itu semakin diperparah dengan munculnya buzzer yang justru semakin memperkeruh situasi, sehingga Pilpres sejatinya merupakan ajang demokratis, bisa berubah menjadi ajang kontestasi yang cenderung menghalalkan segala cara, bahkan ada yang di bawa pada persoalan ideologis.
“Oleh karenanya, dengan kondisi tersebut, masyarakat jangan mau terjebak pada konflik sosial karena perbedaan pilihan politik. Pilihan politik ini adalah pilihan yang bersifat politis, bukan ideologis, karena ideologinya sama, yaitu Pancasila. Jadi jangan dibawa ke konflik ideologi. Pemilu hanya kontestasi perbedaan pilihan politik. Selain itu, pemerintah melalui Kemenkominfo bersama Polri agar menertibkan keberadaan para buzzer yang dapat memperkeruh suasana dan menyulut konflik sosial.” tukas Susilo.
Lebih lanjut, Susilo mengatakan apabila konflik sudah mengarah pada anarki dan menimbulkan dampak luas, maka hukum harus ditegakkan. Oleh sebab itu, khususnya aparat Kepolisian dan berbagai aparat, serta Institusi Pemerintah tidak boleh terlibat di dalam proses Pemilu itu, yang menyangkut orientasi politiknya.
Kalau ada sengketa Pemilu seharusnya diselesaikan secara hukum, dan menjadikan Hukum sebagai Panglima untuk mencegah konflik maupun penyelesaian sengketa Pemilu, yang disertai dengan ketegasan sikap aparat penegak hukum dan penyelenggara pemilu yang konsisten menjaga netralitas.
“Hanya menjadikan Hukum sebagai Panglima akan dapat mencegah konflik pemilu dan menyelesaikan sengketa Pemilu 2024. Tentunya hal tersebut juga untuk mewujudkan pelaksanaan Pemilu serentak 2024 sebagai Pesta Demokrasi yang Damai dan bermartabat.” pungkas Suryo Susilo.
Dhio Justice Law
07 Agu 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …
dito
06 Agu 2026
NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …
dito
29 Jul 2026
Nasionalpos.com, Ruteng- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …
dito
27 Jul 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH), Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …
dito
27 Jul 2026
Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat. Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …
dito
26 Jul 2026
Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam. Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …
21 Nov 2024 2.180 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.676 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.493 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.451 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.392 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.349 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.235 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.