IHSG Ditutup di Zona Merah ke Level 7.123

- Editor

Selasa, 7 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-  Dari pantauan media diperoleh informasi menyebutkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ke zona merah dalam perdagangan hari ini, Selasa (7/5/2024). Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 0,17 persen (12 poin) ke level 7.123,61.

Sepanjang sesi perdagangan, pergerakan IHSG berfluktuatif dengan level terendah 7.108 dan level tertinggi 7.159. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 19,33 miliar lembar saham, dan frekuensi perdagangan sebanyak satu juta kali.

Total nilai transaksi hari ini mencapai Rp10,85 triliun, dan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp12.042 triliun. Sebanyak 290 saham turun nilainya, 238 saham stagnan dan 254 saham naik nilainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data Bursa Efek Indonesia, lima saham teraktif diperdagangkan adalah saham BBRI, BMRI, BBCA, BBNI dan TLKM. Saham  sektor bahan baku paling kuat naiknya (0,89 persen), dan saham sektor transportation dan logistik turun paling dalam (-0,90 persen).

Baca Juga :   Di Tengah Cuaca Ekstrem, Para Petembak Asia Tetap Semangat Bertanding

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pergerakan IHSG lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar terhadap kondisi global. Terutama bursa Asia yang ditutup dengan indeks bervariasi.

Hari ini Bank sentral Australia mempertahankan suku bunganya pada level 4,35 persen. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, meski dolar Australia tergelincir.

Pelaku pasar masih mengharapkan pemangkasan suku bunga setelah melihat data pekerjaan di Amerika Serikat lebih lemah dari perkiraan.

Ketua The Fed, Jerome Powell juga menegaskan kembali bahwa pergerakan suku bunga selanjutnya akan lebih rendah.

Baca Juga :   Aksi Payung Duka Masyarakat Sipil Pasca Pengesahan UU Kesehatan

Di Eropa, para pengambil kebijakan juga sedang mempersiapkan pemotongan suku bunga yang mungkin terjadi di bulan Juni. Di Asia, suku bunga di Jepang diperkirakan tidak akan bergerak terlalu jauh di atas nol pada tahun ini.

Dengan perkiraan tersebut, pemerintah Jepang perlu melakukan intervensi terus menerus hingga nilai Yen dapat terkendali. Para pelaku pasar memperkirakan Jepang sudah menghabiskan hampir 60 miliar dolar AS untuk mempertahankan Yen minggu lalu.

Pada pasar komoditas, minyak mentah dan emas sedikit menguat. Penyebabnya, kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah terbukti sulit dicapai.

Loading

Berita Terkait

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal
KADIN Kota Bandung Kolaborasi dengan PNM dalam Pembinaan UMKM: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari
Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah
ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima
SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta
HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:13 WIB

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal

Kamis, 23 Mei 2024 - 15:32 WIB

KADIN Kota Bandung Kolaborasi dengan PNM dalam Pembinaan UMKM: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:55 WIB

Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:28 WIB

HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:56 WIB

Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Berita Terbaru