Home » Headline » Kapolda: Pelaksanaan shalat Idul Adha di Tanah Papua berlangsung aman

Kapolda: Pelaksanaan shalat Idul Adha di Tanah Papua berlangsung aman

dito 17 Jun 2024 114

NasionalPos.com, Jayapura- Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan pelaksanaan shalat Idul Adha 1445 Hijriah di Tanah Papua berlangsung aman.

“Alhamdulillah pelaksanaan shalat Idul Adha yang berlangsung hari ini di wilayah hukum Polda Papua yang tersebar di empat provinsi berlangsung aman dan tidak ada laporan yang menonjol,” kata Kapolda Papua di Jayapura, Senin.

Diakuinya di beberapa tempat sempat ada gangguan, namun secara bertahap sudah bisa ditangani termasuk pertikaian antarkelompok di Kabupaten Jayawijaya.

Baca Juga :  Pengamat Usulkan Pembentukan Badan Layanan Umum Daerah Berbasis Koperasi Solusi Masalah Ojek Online Di Wilayah Provinsi Daerah Khusus Jakarta

Seusai shalat Idul Adha, masjid-masjid melakukan pemotongan hewan kurban yang dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Polda Papua sendiri menyalurkan 58 ekor sapi untuk dikurbankan di sejumlah masjid di Provinsi Papua dan Papua Tengah.

“Hewan kurban yang sudah disembelih itu nantinya diharapkan juga diberikan kepada saudara-saudara kita non-Muslim terutama yang bermukim di sekitar masjid,” harap Irjen Pol Fakhiri.

Kapolda berharap, dengan memperingati hari raya Idul Adha maka kerukunan hidup antarumat beragama di Tanah Papua tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Baca Juga :  93 Pegawai Diduga Terlibat Kasus Pungli Rutan, Segera Disidang Dewas KPK

“Mari kita bersama-sama menjaga wilayah ini agar tetap aman dan tidak mudah percaya dengan isu atau berita yang tidak benar atau hoaks,” harap Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Wilayah hukum Polda Papua meliputi Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

x
x