Home » Headline » Implikasi Peristiwa Penguntitan Jampidsus Kejagung, Bisa Jadi Momentum Polri-Kejakgung Bersinergi Tegakkan Hukum Berantas Korupsi

Implikasi Peristiwa Penguntitan Jampidsus Kejagung, Bisa Jadi Momentum Polri-Kejakgung Bersinergi Tegakkan Hukum Berantas Korupsi

dito 27 Mei 2024 217

NasionalPos.com, Jakarta-  Peristiwa dikuntitnya Jampidsus Kejaksaan Agung RI Febrie Adriansyah oleh orang yang diduga anggota Densus 88 Antiteror pekan lalu, memicu tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat
Salah satunya dari Praktisi hukum, Andi Darwin Ranreng, SH, MH,

Saat dihubungi NasionalPos.com, ia mengatakan dengan kejadian di buntutinya Jampidsus pasti ada motif di balik ini semua ..dan aneh nya mengapa oknum anggota Densus 88, dengan informasi tersebut, dirinya menduga pasti ada perintah intelektual nya di balik ini semua, yang disinyalir terkait dengan apa yang dikerjakan Jampidsus Kejakgung, di ketahui saat ini sedang melakukan dan membuka permasalahan terkait dugaan korupsi besar besaran di dalam.permasalahan Pertimahan di Bangka sana.

“Jujur kami sangat kaget dan juga miris, Kok diantara jajaran institusi Hukum seperti ini, dan secara tidak langsung kejadian tersebut merupakan tindakan intimidatif yang di lakukan oleh ya mungkin oknum pejabat di lingkungan polri atau di luar institusi polri, kejadian ini tentunya sangat memalukan dan memprihatinkan.”ucap Andi Darwin Ranreng, SH, MH kepada NasionalPos.com, Senin, 27/5/2024 di Jakarta.

Menurut Andi, tentu dengan adanya kejadian ini, dapat dikatakan sebagai hambatan dan salah satu bentuk teror dalam aktivitas memata-matai kegiatan Jampidsus, terkait dengan upaya yang dilakukannya guna membongkar dugaan kasus korupsi timah, yang secara naluri pasti adanya dugaan pejabat di luar sana, kemungkinan terlibat dalam kasus tersebut,

Khususnya aparat sipil dan juga aparat keamanan, dan ini sudah menjadi rahasia umum, serta tidak menutup kemungkinan publik sudah bisa mentafirkan sendiri jika kejadian tersebut, ada keterlibatan aparat keamanan, maka ada sesuatu yang juga diduga melibatkan pihak tertentu, yang di duga dilindungi oleh pihak aparat keamanan tersebut

Baca Juga :  HUT ke-54 ORARI: Mandiri, Non Politik & Bermartabat

“Saya tidak.mau souzoon, tapi kejadian ini sudah mendorong publik untuk menduga bahwa kejadian ini tentunya ada maksud dan tujuan, yang berkaitan dengan implikasi dari keberanian Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin dan Jampidsus Febrie Adriansyah membongkar dugaan kasus korupsi timah bernilai trilyun rupiah tersebut,” dan kasus kasus yang lain nya,” tukas Andi

Sehingga, lanjut Andi, tindakan tersebut menganggu kepentingan pihak-pihak tertentu, oleh karena itu, mereka dengan berbagai cara, menghambat bahkan menghalangi sepak terjang Jampidsus Kejakgung tersebut, Tidak hanya sekadar menyampaikan godaan materiil dan immateriil. Tetapi juga ancaman fisik, atau bisa juga menggunakan cara nabok nyilih tangan yang artinya memukul dengan meminjam tangan orang lain.

Oleh karena itu, dirinya mengingatkan agar mewaspadai adanya perlawanan balik atau corruptor fight back ini, terhadap pemberantasan korupsi yang masif misalnya dalam perkara di PT. Timah Tbk yang menjerat belasan tersangka. Kondisi seperti ini bisa saja muncul perlawanan dari pihak-pihak tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan orang lain, kejadian ini tentunya akan berdampak ketidak kompakan dalam proses hukum.. antara kejaksaan dan kepolisian yah mungkin juga memounyai kewenangan yang sama ..tapi tentu nya masyarakat akan menilai sinergisitas ini bisa tercoreng.

Karna masyarakat menaruh harapan penuh tentang pengungkapan kasus ini, Apalagi kejaksaan juga tersorot oleh masyrakat dengan penilaian yang positif sudah banyak berbuat dan mengungkapkan berbagai kasus korupsi lewat tangan Jampidsus ini ,

Baca Juga :  Gelombang Kepedulian Mengalir bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Tidak salah Jaksa Agung memilih seorang Febriansyah untuk menjabat posisi Jampidsus, karena beliau sosok bernyali berani menghadapi berbagai tantangan yang sesulit apapun dalam menjalankan tugasnya, terbukti banyak kasus korupsi ini yang telah diungkapnya,

“Semoga pemerintah Prabowo-Gibran bisa mengangkat kembali Jaksa Agung dari golongan kejaksaan sendiri bukan titipan dari partai politik, sosok Jampidsus ini bagi saya sudah layak untuk di pertimbangkan menjadi Jaksa Agung.”ucap Andi.

Andi juga mengatakan bahwa kejadian memata-matai Jampidsus Kejakgung tersebut, bisa saja berdampak munculnya ketegangan antara institusi Kepolisian dengan Kejaksaan, namun hal itu bisa diredam dengan sikap bijaksana, obyektif dan tegas dari pucuk pimpinan kedua institusi tersebut, bahkan bisa jadi peristiwa dugaan memata-matai Jampidsus ini menjadi momentum terjalinnya sinergisitas yang solid antara institusi Polri dengan Kejaksaan Agung untuk bersama-sama mengungkap kejadian tersebut dan juga menjalin komitmen bersama untuk memberantas korupsi, tentunya melalui penegakkan supremasi hukum.

Di samping itu dalam konteks kasus memata-matai Jampidsus Kejakgung ini, Andi berharap Kapolri harus berani memberikan sanksi tegas kepada oknum Densus 88/AT Polri yang diduga melanggar peraturan maupun melakukan indisipliner sebagai anggota Polri, dan bahkan juga berani mengungkap serta menghukum pemberi perintah terhadap oknum Densus 88/AT Polri tersebut.

“Semoga kasus ini bisa terang ya, kita doakan saja semoga semua bisa di selesaikan dan nanti hasilnya akan bisa di sampaikan ke masyarakat ..kita tunggu saja, ya.”Pungkas Andi Darwin Rangreng, SH, MH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

x
x