Home » Headline » Jihad Fi Sabilillah: Antara Ali Khomeini dan Prabowo

Jihad Fi Sabilillah: Antara Ali Khomeini dan Prabowo

Dhio Justice Law 27 Jun 2025 331

Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

Pada Senin (17 Juni 2025) Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyatakan keyakinannya Republik Islam menang melawan Zionis Israel. Melalui akun X, Khamenei mengawali keyakinannya itu dengan mengutip ayat suci Al Quran surah As Saff ayat 13. “Help from Allah and an imminent conguest” (Holy Quran: 61:13). The Islamic Republic will triumph over the Zionist regime by the will of god” (Pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Republik Islam akan menang atas rezim zionis atas kehendak Allah,”

Jihad Khamenei Bersama Rakyat

Keyakinan Khamenei itu merepresentasi keyakinan seluruh Rakyat Iran. Tak satupun rakyatnya yang menentang keputusan Khamenei untuk menghancurkan Zionis melalui Operasi bersandi True Promis III (Janji Sejati) pasca agresi militer Israel tanpa alasan yang menyebabkan tewasnya Kepala Organisasi Intelijennya, Brigjen Mohammed Kazemi serta sejumlah ilmuwan Iran.

Rakyat Iran tentu siap dengan resiko yang akan diterima dalam perang melawan Zionis dan sekutunya diantaranya Negara super power (AS). Namun, keyakinan Khamenei dan Rakyatnya tak goyah. Tokh selama ini Iran sudah menjalani masa-masa dikucilkan dunia barat dan Iran tetap kokoh berdiri sebagai Negara Berdaulat dan disegani dunia.

Beda dengan Rakyat AS yang menentang keras keputusan Presiden Donald Trump turut campur membela Zionis. Rakyat AS menggelar aksi besar lantaran khawatir dampak buruk atas kebijakan Trump tersebut. Begitupun dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu dan rakyatnya yang kini hanya bisa menangis, merengek kepada Iran agar menghentikan serangan yang telah meluluhlantahkan wilayah pendudukan yang dirampas dari Bangsa Palestina.

Mengapa Rakyat Iran bisa solid mendukung pemimpinnya? Karena bagi seorang Muslim, wajib hukumnya taat kepada pemimpin (ulil amri) yang benar. Sikap seorang Muslim itu sebagaimana Al Quran surah An Nisa ayat 59 “Hai Orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan ulil amri di antara kamu”.

Rakyat Iran taat pada Khamenei karena sosoknya yang tegas, memiliki integritas dan loyal pada rakyatnya. Khamenei berdiri di depan memimpin perang melawan Zionis dengan resiko menjadi target pembunuhan sebagaimana terungkap dalam sebuah dokumen rahasia Israel.

Baca Juga :  Wana Alamsyah Peneliti ICW : Di Duga Ada Permainan Tender Pengadaan Gorden DPR RI Senilai Rp 43 Milyar

Khamenei lahir di Kota Mashhad pada 19 April 1939. Ayahnya seorang ulama miskin yang mengajarkan keluarganya hidup sederhana dan rendah hati. Sang penjaga Revolusi Islam ini sempat mengenyam pendidikan di sekolah Agama Soleiman Khan dan Nawwab, disana ia belajar logika,filsafat dan yurisprudensi Islam dibawah pengawasan sang ayah dan bimbingan sejumlah ulama besar.

Khomenei naik tahta sebagai Pemimpin Tertinggi atau Rahbar pada 1989 menggantikan Khomenei yang wafat. Ali Khamenei tak menolerir maling uang rakyat. Ia telah menjatuhkan vonis mati terhadap pengusaha kakap Iran, Babak Sanjani yang terbukti menggelapkan dana sekitar Rp48,64 triliun terkait kasus ekspor minyak. Sanjani yang dikenal ‘orang dalam’ rezim Mahmoed Ahmadinejad (Presiden Iran) dihukum gantung pada Mei 2014.

Pada 2024 dikabarkan, dua eks menteri rezim mendiang Presiden Ebrahim Raisi, yakni Menteri Pertanian Javad Satadinejad dan Menteri Industri Reza Fatemi Amin dijatuhi vonis penjara masing-masing satu tahun dan dua tahun penjara. Kasus impor teh yang dikenal dengan skandal The Debsh ini melibatkan 60 orang dengan kerugian Negara US$ 3,7 miliar. Dalam kasus ini, kepala eksekutif perusahaan The Debsh, Akbar Rahimi-Darabad divonis 66 tahun penjara.

Begitulah Khamenei bersikap melawan musuh rakyatnya, para koruptor disikat habis termasuk ’para tokoh istimewa’. Maka, tak heran jika rakyat bersamanya dalam Jihad Fi Sabilillah meskipun nyawa taruhannya.

Jihad Prabowo

Lantas, bagaimana dengan jihad Prabowo sebagai pemimpin tertinggi Indonesia? Pasca kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 lalu, seolah menjawab perjuangan keras dan panjang mantan Danjen Kopassus itu untuk menduduki kursi RI 1. Tercatat sang Jendral telah empat kali menjadi kontestan Pilpres sejak 2009 hingga 2024 baik sebagai cawapres maupun capres.

Harapan besar rakyat khususnya para pendukung akan janji Presiden Prabowo untuk berantas koruptor sebagai salah satu jihad menjadikan Indonesia menjadi negeri yang baldatun thayibatun warabbun ghafur (negeri yang makmur dibawah ridho Allah SWT).

Asa Rakyat itupun semakin menyala tatkala jelang Pilpres lalu ia berjanji akan menyisihkan dana khusus untuk mengejar dan menghabisi koruptor dalam waktu singkat. Putera begawan ekonomi, Soemitro Djodjojadikoesoemo itu menilai korupsi adalah masalah utama yang harus diselesaikan pemerintahnnya jika ingin Indonesia maju. “Walaupun mereka (koruptor) lari ke Antartika, saya akan kirim pasukan khusus untuk mencarinya,” tegasnya pada penutupan Rapimnas Partai Gerindra,Sabtu (31 Agustus 2024).

Baca Juga :  Negara Harus Hadir, Selamatkan Pengemudi Ojek Online Dari hubungan Kerja Menyesatkan

Sayangnya, hingga satu semester lebih kepemimpinannya, Prabowo yang dikenal akrab dengan kalangan ulama ini masih kurang keras bersikap. Meskipun sejumlah kasus besar korupsi telah diungkap, namun tampaknya yang disasar hanya ‘pemain kecil’ sementara dalangnya belum disentuh. Sebut saja kasus korupsi BBM Pertamina dan kasus produksi legal emas merk LM Antam yang rugikan Negara hingga ribuan triliun rupiah. Logika publik, mustahil permainan kotor hampir ribuan triliun tak libatkan lingkar Istana.

Disisi lain, rakyat menyaksikan sejumlah pembantu Presiden Prabowo terindikasi terlibat kasus hukum, mulai dari kasus judi online, rekening gendut, ekspor CPO, hingga kasus suap alih fungsi hutan. Mereka bukan hanya tak tersentuh, bahkan diberi posisi terhormat. Dengan begitu, maka rakyat mulai ragu jika Prabowo bisa mewujudkan janjinya untuk berantas korupsi. Padahal, dunia telah menempatkan Indonesia diposisi teratas dalam soal korupsi. Terbukti dengan masuknya Jokowi sebagai nominasi pemimpin terkorup versi OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project).

Prabowo sebagai seorang muslim, tentu mengetahui kewajiban menepati janji, sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW “Ada tiga sifat yang jika ada pada seseorang, maka ia adalah orang munafik meskipun ia puasa dan sholat dan mengaku sebagai muslim: jika ia berbicara maka ia berdusta, jika ia berjanji maka ia mengingkari, jika dipercaya maka ia khianat”

Allah SWT pun berfirman dalam Al Quran Surah An-Nahl ayat 91 “Tepatilah janji dengan Allah apabila kamu berjanji. Janganlah kamu melanggar sumpah setelah meneguhkannya, sedangkan kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Jika Prabowo bisa segera membersihkan sekelilingnya dari orang-orang terindikasi korupsi dan menyeretnya ke meja hijau, maka tentu rakyat akan sami’ma wa atho’na (taat dan patuh) meski jiwa dan raga dikorbankan. Dengan begitu, Jihad Fi Sabilillah Prabowo bersama rakyat atau sebaliknya.
Wallahu ‘Alam bissawab

(Tulisan ini Digali dari beragam sumber)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda),  H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga :  Wana Alamsyah …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

x
x