- NasionalAWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers
- HeadlinePemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia
- TNI-POLRIPuskopkar Siliwangi Raih Dua Penghargaan Bergengsi
- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I

Jihad Fi Sabilillah: Antara Ali Khomeini dan Prabowo
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)
Pada Senin (17 Juni 2025) Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyatakan keyakinannya Republik Islam menang melawan Zionis Israel. Melalui akun X, Khamenei mengawali keyakinannya itu dengan mengutip ayat suci Al Quran surah As Saff ayat 13. “Help from Allah and an imminent conguest” (Holy Quran: 61:13). The Islamic Republic will triumph over the Zionist regime by the will of god” (Pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Republik Islam akan menang atas rezim zionis atas kehendak Allah,”
Jihad Khamenei Bersama Rakyat
Keyakinan Khamenei itu merepresentasi keyakinan seluruh Rakyat Iran. Tak satupun rakyatnya yang menentang keputusan Khamenei untuk menghancurkan Zionis melalui Operasi bersandi True Promis III (Janji Sejati) pasca agresi militer Israel tanpa alasan yang menyebabkan tewasnya Kepala Organisasi Intelijennya, Brigjen Mohammed Kazemi serta sejumlah ilmuwan Iran.
Rakyat Iran tentu siap dengan resiko yang akan diterima dalam perang melawan Zionis dan sekutunya diantaranya Negara super power (AS). Namun, keyakinan Khamenei dan Rakyatnya tak goyah. Tokh selama ini Iran sudah menjalani masa-masa dikucilkan dunia barat dan Iran tetap kokoh berdiri sebagai Negara Berdaulat dan disegani dunia.
Beda dengan Rakyat AS yang menentang keras keputusan Presiden Donald Trump turut campur membela Zionis. Rakyat AS menggelar aksi besar lantaran khawatir dampak buruk atas kebijakan Trump tersebut. Begitupun dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu dan rakyatnya yang kini hanya bisa menangis, merengek kepada Iran agar menghentikan serangan yang telah meluluhlantahkan wilayah pendudukan yang dirampas dari Bangsa Palestina.
Mengapa Rakyat Iran bisa solid mendukung pemimpinnya? Karena bagi seorang Muslim, wajib hukumnya taat kepada pemimpin (ulil amri) yang benar. Sikap seorang Muslim itu sebagaimana Al Quran surah An Nisa ayat 59 “Hai Orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan ulil amri di antara kamu”.
Rakyat Iran taat pada Khamenei karena sosoknya yang tegas, memiliki integritas dan loyal pada rakyatnya. Khamenei berdiri di depan memimpin perang melawan Zionis dengan resiko menjadi target pembunuhan sebagaimana terungkap dalam sebuah dokumen rahasia Israel.
Khamenei lahir di Kota Mashhad pada 19 April 1939. Ayahnya seorang ulama miskin yang mengajarkan keluarganya hidup sederhana dan rendah hati. Sang penjaga Revolusi Islam ini sempat mengenyam pendidikan di sekolah Agama Soleiman Khan dan Nawwab, disana ia belajar logika,filsafat dan yurisprudensi Islam dibawah pengawasan sang ayah dan bimbingan sejumlah ulama besar.
Khomenei naik tahta sebagai Pemimpin Tertinggi atau Rahbar pada 1989 menggantikan Khomenei yang wafat. Ali Khamenei tak menolerir maling uang rakyat. Ia telah menjatuhkan vonis mati terhadap pengusaha kakap Iran, Babak Sanjani yang terbukti menggelapkan dana sekitar Rp48,64 triliun terkait kasus ekspor minyak. Sanjani yang dikenal ‘orang dalam’ rezim Mahmoed Ahmadinejad (Presiden Iran) dihukum gantung pada Mei 2014.
Pada 2024 dikabarkan, dua eks menteri rezim mendiang Presiden Ebrahim Raisi, yakni Menteri Pertanian Javad Satadinejad dan Menteri Industri Reza Fatemi Amin dijatuhi vonis penjara masing-masing satu tahun dan dua tahun penjara. Kasus impor teh yang dikenal dengan skandal The Debsh ini melibatkan 60 orang dengan kerugian Negara US$ 3,7 miliar. Dalam kasus ini, kepala eksekutif perusahaan The Debsh, Akbar Rahimi-Darabad divonis 66 tahun penjara.
Begitulah Khamenei bersikap melawan musuh rakyatnya, para koruptor disikat habis termasuk ’para tokoh istimewa’. Maka, tak heran jika rakyat bersamanya dalam Jihad Fi Sabilillah meskipun nyawa taruhannya.
Jihad Prabowo
Lantas, bagaimana dengan jihad Prabowo sebagai pemimpin tertinggi Indonesia? Pasca kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024 lalu, seolah menjawab perjuangan keras dan panjang mantan Danjen Kopassus itu untuk menduduki kursi RI 1. Tercatat sang Jendral telah empat kali menjadi kontestan Pilpres sejak 2009 hingga 2024 baik sebagai cawapres maupun capres.
Harapan besar rakyat khususnya para pendukung akan janji Presiden Prabowo untuk berantas koruptor sebagai salah satu jihad menjadikan Indonesia menjadi negeri yang baldatun thayibatun warabbun ghafur (negeri yang makmur dibawah ridho Allah SWT).
Asa Rakyat itupun semakin menyala tatkala jelang Pilpres lalu ia berjanji akan menyisihkan dana khusus untuk mengejar dan menghabisi koruptor dalam waktu singkat. Putera begawan ekonomi, Soemitro Djodjojadikoesoemo itu menilai korupsi adalah masalah utama yang harus diselesaikan pemerintahnnya jika ingin Indonesia maju. “Walaupun mereka (koruptor) lari ke Antartika, saya akan kirim pasukan khusus untuk mencarinya,” tegasnya pada penutupan Rapimnas Partai Gerindra,Sabtu (31 Agustus 2024).
Sayangnya, hingga satu semester lebih kepemimpinannya, Prabowo yang dikenal akrab dengan kalangan ulama ini masih kurang keras bersikap. Meskipun sejumlah kasus besar korupsi telah diungkap, namun tampaknya yang disasar hanya ‘pemain kecil’ sementara dalangnya belum disentuh. Sebut saja kasus korupsi BBM Pertamina dan kasus produksi legal emas merk LM Antam yang rugikan Negara hingga ribuan triliun rupiah. Logika publik, mustahil permainan kotor hampir ribuan triliun tak libatkan lingkar Istana.
Disisi lain, rakyat menyaksikan sejumlah pembantu Presiden Prabowo terindikasi terlibat kasus hukum, mulai dari kasus judi online, rekening gendut, ekspor CPO, hingga kasus suap alih fungsi hutan. Mereka bukan hanya tak tersentuh, bahkan diberi posisi terhormat. Dengan begitu, maka rakyat mulai ragu jika Prabowo bisa mewujudkan janjinya untuk berantas korupsi. Padahal, dunia telah menempatkan Indonesia diposisi teratas dalam soal korupsi. Terbukti dengan masuknya Jokowi sebagai nominasi pemimpin terkorup versi OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project).
Prabowo sebagai seorang muslim, tentu mengetahui kewajiban menepati janji, sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW “Ada tiga sifat yang jika ada pada seseorang, maka ia adalah orang munafik meskipun ia puasa dan sholat dan mengaku sebagai muslim: jika ia berbicara maka ia berdusta, jika ia berjanji maka ia mengingkari, jika dipercaya maka ia khianat”
Allah SWT pun berfirman dalam Al Quran Surah An-Nahl ayat 91 “Tepatilah janji dengan Allah apabila kamu berjanji. Janganlah kamu melanggar sumpah setelah meneguhkannya, sedangkan kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”
Jika Prabowo bisa segera membersihkan sekelilingnya dari orang-orang terindikasi korupsi dan menyeretnya ke meja hijau, maka tentu rakyat akan sami’ma wa atho’na (taat dan patuh) meski jiwa dan raga dikorbankan. Dengan begitu, Jihad Fi Sabilillah Prabowo bersama rakyat atau sebaliknya.
Wallahu ‘Alam bissawab
(Tulisan ini Digali dari beragam sumber)
- Banyuwangi
02 Mei 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …
ardi
01 Mei 2026
Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
21 Nov 2024 1.768 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.438 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.318 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.256 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.243 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.203 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.107 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.