Home » Nasional » Kerusakan Jalan,Diduga Akibat Aktivitas Pengurugan Sawah yang Melibatkan Kendaraan Material yang Melintas Dijalan

Kerusakan Jalan,Diduga Akibat Aktivitas Pengurugan Sawah yang Melibatkan Kendaraan Material yang Melintas Dijalan

- Banyuwangi 23 Mar 2025 118

BANYUWANGI, Nasionalpos.com –

Warga Desa Taman Sari, Kecamatan Tegal Sari, mengeluhkan kerusakan diduga akibat aktivitas pengurugan sawah yang melibatkan kendaraan material yang melintas di jalan tersebut.

Salah seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan rasa frustrasinya atas kondisi jalan yang rusak dalam waktu singkat.

“Kami merasa sangat terganggu karena jalan yang sudah kami tunggu selama puluhan tahun akhirnya bagus, tapi hanya dalam beberapa hari saja rusak karena pengurugan sawah. Jalan yang baru dibangun ini rusak juga,” ujarnya. Minggu (23/03/2025)

Warga tersebut juga menambahkan bahwa beberapa titik jalan kini mengalami kerusakan dan ia berharap pihak terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Baca Juga :  Kapolres Bojonegoro Raih Penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2024

“Saya mohon pihak terkait untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini, agar jalan yang sudah diperbaiki tidak semakin rusak,” ungkapnya.

Pengurugan sawah di Desa Taman Sari ini menimbulkan dampak pada kondisi jalan yang sebelumnya sudah diperbaiki. Warga berharap pihak terkait dapat segera memperbaiki kerusakan ini untuk kenyamanan masyarakat setempat.

“Kepala Desa Tamansari, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa sejak awal tidak ada itikad baik dari pihak yang melaksanakan kegiatan pengurugan sawah di lingkungan desanya. Bahkan, pemberitahuan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut juga tidak ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  MK Melangkah Jauh ?, Kembalikan MPR Lembaga Tertinggi Negara

Akbar Mukahfi menambahkan, “Alangkah baiknya jika sebelum kegiatan tersebut dilakukan, pihak desa diberi pemberitahuan terlebih dahulu. Hal ini akan membantu kami untuk mengambil langkah-langkah preventif guna menghindari permasalahan di kemudian hari, seperti kerusakan jalan dan dampak lainnya,” imbuh Kepala Desa Tamansari.

Warga berharap permasalahan ini segera mendapat perhatian untuk menghindari kerusakan yang lebih parah jika hal tersebut tidak dilaksanakan warga akan memblokir akses jalan tersebut.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x