Home » Nasional » Kisah Singkat Pengabdian dan Pembenahan Prof Asep Selama Menjabat Dirjen Perundang-undangan Kemenhum HAM

Kisah Singkat Pengabdian dan Pembenahan Prof Asep Selama Menjabat Dirjen Perundang-undangan Kemenhum HAM

Syamsul Bahri 19 Nov 2024 118

 

Nasionalpos.com ll JAKARTA – Prof Dr Asep Nana Mulyana SH MH, atau yang akrab disapa Prof Asep, resmi dilantik menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) pada 23 Februari 2023 lalu.

Setelah resmi dilantik, lulusan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran ini langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah besar di Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.

Kiprah pria kelahiran Tasikmalaya 14 Agustus 1969 di Direktorat Jenderal peraturan perundang-undangan ini diawali dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke kementerian atau lembaga, guna membangun silaturahmi dan kerja sama dalam membentuk regulasi peraturan perundang-undangan yang berintegritas.

Di bawah tangan dinginnya, Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan berhasil menyelesaikan semua penyusunan konsepsi Rancangan Peraturan Perundang-undangan.

Selain itu, menyusun tiga Rancangan Peraturan Pelaksanaan undang-undang KUHP guna mempercepat implementasi reformasi hukum di tanah air.

Selanjutnya, menyelaraskan 31 Rancangan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Baca Juga :  Mekanisme Pemakzulan Wakil Presiden

Mengharmonisasikan 1949 Rancangan Peraturan Menteri atau Lembaga Pemerintah nonkementerian.

Menyelesaikan 180 pengharmonisasian pembulatan dan pemantapan konsepsi Rancangan Undang-undang, rRncangan Peraturan Pemerintah dan Rancangan Peraturan Presiden.

Melakukan 74 pengundangan dan 3 penerjemahan, serta 1198 publikasi Peraturan Perundang-undangan.

Ia juga mampu menyelesaikan total 318 sengketa Peraturan Perundang-undangan di bidang politik hukum dan hak asasi manusia, kesejahteraan rakyat dan perekonomian.

Tak hanya di ranah regulasi Direktorat Jenderal Peraturan perundang-undangan, ia juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dengan melakukan pembinaan penilaian angka kredit perancang peraturan perundang-undangan kepada 37 tim penilai angka kredit perancang peraturan perundang-undangan, serta melakukan pendampingan dan supervisi di sejumlah kantor wilayah dan fasilitasi perancangan peraturan daerah di Delapan Kantor Wilayah.

Selain itu, Prof Asep juga sukses membawa Direktorat Jendral Peraturan Perundang-undangan dengan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK): ISO 37001 tahun 2016 sistem manajemen anti penguapan dan ISO 9001 tahun 2015 sistem manajemen mutu.

Baca Juga :  Antisipasi Monopoli di Usaha Transportasi online, POI Usulkan Peran Pemda di atur dalam Perpres Ojol

Prof Asep berkomitmen kuat dalam menerapkan standar mutu yang tinggi serta menjaga integritas dalam setiap proses kerja.

Jiwa leadership dan sifat bersahabat yang beliau miliki membuat pengalaman bekerja di Direktorat Jenderal peraturan perundang-undangan selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan menjadi lebih menyenangkan.

Pria yang dikukuhkan sebagai Profesor Honoriskausa pada Universitas Pendidikan Indonesia di Tahun 2022 ini, mengajak untuk menikmati setiap pekerjaan yang dilakukan.

Bekerja dengan serius namun tetap berbahagia, sehingga bisa belajar banyak hal baru di bawah kepemimpinannya.

Pada hari Selasa, 19 November 2024, secara resmi Asep menyerahkan memori serah terima jabatan kepada Dr Dahana selaku Dirjen PP.

Semoga legasi baik yang beliau tinggalkan untuk Direktorat Jenderal peraturan perundang-undangan dapat dipertahankan dan dikembangkan, menjadi suatu hal yang dapat dibanggakan oleh nusa dan bangsa.(*)

Red/s.Bahri

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x