Home » Nasional » daerah » Launching Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung, Farhan: Kesehatan Mental Tak Bisa Lagi Diabaikan

Launching Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung, Farhan: Kesehatan Mental Tak Bisa Lagi Diabaikan

Suryana Korwil Jabar 12 Mei 2026 93

Bandung, NasionalPos.com – Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan layanan 12 psikolog klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan mental masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Selasa (12/5/2026).

Peluncuran layanan tersebut dihadiri Wali Kota Bandung , Ketua DPRD Kota Bandung , jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung dr. Sony, para kepala UPTD Puskesmas se-Kota Bandung, organisasi profesi psikologi klinis, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa layanan psikologi klinis di puskesmas merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mental.

Menurut Farhan, keberadaan layanan psikolog klinis di puskesmas merupakan amanat dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 yang mengharuskan adanya penguatan layanan kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan tingkat pertama. “Ini bukan hanya bentuk kesadaran, tetapi juga peningkatan pelayanan kesehatan jiwa, mental, dan fisik bagi seluruh warga Kota Bandung,” ujar Farhan.

Ia menyebutkan, saat ini Kota Bandung memiliki 80 puskesmas dan baru 12 di antaranya yang dilengkapi layanan psikolog klinis. Pemerintah Kota Bandung menargetkan seluruh puskesmas sudah memiliki layanan serupa pada tahun 2029.

“Dua belas memang bukan angka sedikit, tetapi belum cukup banyak. Kami ingin pada tahun 2029 seluruh 80 puskesmas di Kota Bandung sudah memiliki layanan konseling psikologis klinis,” katanya.

Baca Juga :  500gram Ganja Siap Edar Berhasil Diamankan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS

Farhan menilai persoalan kesehatan mental kini menjadi tantangan serius yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Berdasarkan data dan survei yang dimiliki Pemkot Bandung, gangguan kesehatan mental terjadi di berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan adanya puluhan ribu pelajar tingkat SD hingga SMA yang mengalami stres ringan hingga depresi berat.

Selain itu, tekanan ekonomi dan fenomena “sandwich generation” juga menjadi pemicu meningkatnya gangguan kesehatan mental pada masyarakat usia produktif. Kondisi burnout akibat tekanan pekerjaan pun disebut semakin banyak dialami masyarakat perkotaan.
“Kita sudah tidak bisa lagi mengesampingkan kesehatan mental sebagai salah satu modal utama untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota yang layak tinggal,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyinggung tingginya kasus percobaan bunuh diri di kawasan Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati. Ia mengaku telah menugaskan aparat kewilayahan dan Forkopimcam untuk membentuk patroli khusus pencegahan bunuh diri. “Setiap minggu selalu ada orang yang berusaha melakukan upaya bunuh diri di sana. Ini hal yang mengerikan, tetapi harus kita hadapi dengan terbuka,” katanya.

Farhan menekankan bahwa keterbukaan menjadi kunci utama dalam penanganan kesehatan mental. Menurutnya, stigma dan penyangkalan terhadap gangguan mental justru akan memperburuk kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Sebanyak 110 Rumah Warga dan Lahan Pertanian Terendam Banjir di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

Ia juga menyampaikan bahwa layanan psikologi klinis di puskesmas nantinya dapat diakses melalui fasilitas BPJS Kesehatan karena menjadi bagian dari layanan kesehatan tingkat pertama atau faskes 1.

“Dengan layanan psikologi klinis masuk ke UPTD puskesmas, maka pembiayaannya dijamin BPJS. Jika diperlukan rujukan atau pengobatan lanjutan, tentu BPJS juga bisa meng-cover,” jelasnya.

Farhan turut menyoroti pentingnya pendampingan psikologis bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Menurutnya, banyak korban yang masih menutup diri dan enggan mendapatkan pendampingan psikologis.
“Keterbukaan adalah kunci kesehatan mental. Karena itu peluncuran layanan hari ini menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan layanan psikolog klinis di puskesmas dapat menjadi langkah awal penguatan sistem pelayanan kesehatan jiwa yang lebih inklusif dan mudah diakses masyarakat.

Selain itu, Farhan juga mendorong keterlibatan perguruan tinggi serta asosiasi profesi psikologi dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga psikolog klinis di Indonesia. “Di pundak para psikolog klinis dan kepala UPTD ada tanggung jawab besar untuk bersama-sama menjaga kesehatan masyarakat Kota Bandung,” katanya.

Acara kemudian ditutup dengan peluncuran resmi layanan 12 psikolog klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung yang ditandai dengan pembacaan basmalah oleh Wali Kota Bandung bersama seluruh tamu undangan.***

(Suryana)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Hadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, TBC, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

23 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, sebagai narasumber utama. …

Perkuat Kapasitas Pengawas, Dinas Koperasi Kota Bandung Dorong Terwujudnya Tata Kelola KKMP yang Profesional dan Akuntabel

Suryana Korwil Jabar

22 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola koperasi terus di lakukan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Bandung Tahun 2026. Yang berlangsung di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin (22/06/2026).   Kegiatan tersebut …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

18 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NasionalPos – Dinasù Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Bandung, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., jajaran DP3A Kota …

x
x