- Top NewsWali Kota Lantik Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Periode 2026-2031
- HeadlineYayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH
- HeadlineTabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian
- HeadlinePMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL
- NasionalAnak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

Laut Sumber Kekayaan Bangsa yang di Abaikan
Oleh: Dr Kristiya Kartika *)
Tatkkala mengikuti khotbah Sholat Jum’at disalah satu Perguruan Tinggi Negeri,saya bersebelahan dengan seorang kaum muda yang baru saja lulus program S-1. Saat penulis menanyakan berasal dari Fakultas apa, dengan tenang dan yakin dijawabnya dari Fakultas Teknik Perkapalan. Penulis cukup terkesima dengan jawaban itu, kemudian penulis sadar betapa strategisnya bangsa ini, tatkala kaum mudanya menyentuh laut dengan mempelajari dan mendalami masalah kelautan dalam berbagai perspektif.Mulai dari posisi strategis laut secara fisik, sebagai penghubung antar pulau dan kepulauan di negeri ini serta dengan negeri lain, sampai kekayaan alam yg terkandung didalamnya serta dibawah lautan.
Sedangkan di atas permukaan laut, selain menjadi penyedia strategis alur transportasi umum, laut juga berfungsi sebagai media pariwisata dengan segala keindahan alamnya, bahkan kondisi alam diatas atau disekitar laut,termasuk pergerakan air laut sendiri menjadi materi terakumulasinya unsur-unsur alam yang menjadi sumber energi, khususnya energi non-polusi, serta elemen-elemen alam yang bisa menghasilkan produk-produk energi sehat adalah surya,angin dan hidro. Surya, angin dan hidro merupakan penghasilan atau energi bersih.
Terminologi energi terbarukan/energi bersih terkait dengan sumber energi tersebut, yang bisa diperbarui secara alami dan mempunyai dampak lingkungan lebih rendah jika dibandingkan dengan energi fosil, yang juga merupakan energi terbarukan adalah energi panas bumi, (geotermal),energi biomassa,dan energi laut yakni energi gelombang dan pasang surut. Hal-hal diatas memperkuat kesimpulan: peran laut memang strategis !!
KESADARAN PENGELOLA NEGARA:SEBUAH KEYWORD.
Permenungan setelah Sholat Jum’at diatas berlanjut dengan ingatnya kembali kepada salah satu senior yang memiliki berbagai inspirasi kritis-kreatif di GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), Drs.Sudarijanto Senior tersebut kuliah di ITS pada Fakultas Teknik Perkapalan. Di tengah kesibukannya kuliah, juga sangat aktif dalam mengkritisi keadaan di era Orde Baru. Dalam pergaulan sehari-hari tidak terlihat Senior tesebut sedang menekuni teknik dan teknologi Perkapalan. Tapi lebih banyak mengkaji, mengkritik dan memberi masukan positif bagi dunia politik. Bahkan akhirnya kuliahnya pindah ke sebuah Sekolah Tinggi Filsafat di Jakarta.
Banyak teman yang sesungguhnya ingin mempertanyakan hal tersebut, tetapi semua mulai menyadari, sikap Senior tersebut mengandung dimensi pemikiran yang lebih strategik, bisa terkandung didalam pemikirannya, bahwa yang terpenting dilakukan saat itu adalah mendorong atau mendesak pemerintah agar melahirkan program dan langkah-langkah yg.strategis dan realistis demi kemajuan rakyat.
Juga perlu mutlak lahirnya kesadaran kolektif dan diperlukannya kekuatan-riil untuk menjaga dan menjadikan kekayaan alam sebagai modal yang harus dikembangkan oleh otak dan tangan bangsa sendiri, bukan dengan mengundang tenaga ahli asing yang akhirnya merugikan bangsa hingga saat ini.
Saat itu, modal asing dengan segala manifestasinya secara ‘defacto’ dan’ dejure’ sudah menguasai dalam pengelolaan serta memperjualbelikan produk-2 kekayaan alam Indonesia, termasuk laut dengan segala keistimewaannya. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan lahirnya Undang-undang paling awal sejak berkuasanya Orde Baru.Yakni Undang-undang Nomer 1 tahun1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA).
Seharusnya, pemerintah sejak dahulu menyadari permasalahan ini sebagai persoalan sangat penting yang akan mewarnai masa depan kemandirian ekonomi bangsa dan melakukan antisipasi positifnya dengan sangat serius. Dengan melakukan Langkah awal yang mendasar adalah menyiapkan sistem dan struktur pendidikan nasional yang komprehensif agar bangsa ini mampu mengelola dan menguasai semua elemen strategis kekayaan alam, yang juga mendesak sejak lama, seharusnya Pemerintah menyadari dan sudah menyiapkan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional serta produktif yang .nantinya siap berfungsi sebagai penanggungjawab/pelaku manajemen, finansial, marketing dan penguasaan teknologi untuk mengelola secara menyeluruh program/proyek-proyek kekayaan alam, termasuk laut.
Included didalamnya aspek teknologi dan manajemen pengembangannya dalam konteks persaingan level global.Itulah sebabnya senior yang di bahas tadi, sejak awal besar kemungkinannya sudah tidak tertarik melanjutkan kuliahnya di Teknik Perkapalan, karena tidak ada kesiapan secara konseptual, sistematis yg didukung rencana anggaran,menyeluruh dan mendalam dari pengelola Negara.
Sementara itu, dalam terminologi lain yang lebih kongkrit, bisa disebut Pemerintah Indonesia, memang tidak memiliki Visi yang benar dan aplikatif atas pengelolaan kekayaan alam, termasuk kelautan, yang menguntungkan rakyat, khususnya akibat pengaruh kepentingan modal asing.Dengan meremehkan kesiapan sistem dan struktur pendidikan kelautan dan sumber Daya Alam bagi kader-kader bangsa.
PRODUKTIVITAS LAUT MASIH STRATEGIS.
Akibat dari tidak dimilikinya Visi Pemerintah yang bagus dan tepat dibidang Kelautan pada sektor Industri Perkapalan, maritim, bisnis kelautan, pariwisata serta manajemen kekayaan alam dilautan, maka sejak awal Orde Baru tidak dimiliki Sistem serta Strategi bisnis nasional khususnya kelautan yang komprehensif, mendalam dan implementatif. Yang ke semuanya itu seharusnya bermuara pada dimilikinya program yang mendukung pengolahan dan pengelolaan berbagai industri dan bisnis yang kompetitif. maka yang terjadi posisi-posisi strategis dari pengelolaan dan pembangunan kelautan diberbagai bidang mengalami banyak hambatan, baik disektor industri, bisnis maupun birokrasi. electricity supply, dan lainnya.
Sedangkan program “toll laut” untuk pengangkutan barang dan penumpang yang tidak merata, khususnya di belahan bumi Indonesia bagian Timur, juga menjadi salah satu penyebab masih terkendalanya Industri Perkapalan dan Maritim kita.
Adalah kajian yang obyektif dari salah satu pemikir dan pelaku masalah pertanian dan bisnis kelautan Ir.Subiyono, yang menegaskan bahwa fungsi yang konvensional saja dari laut yakni pengangkutan laut untuk barang dan penumpang, kini ditandai dengan berbagai kendala seperti banyaknya kapal yang menua produktivitasnya, kurang efisien bahan bakar serta perawatan (docking) yang kurang terencana secara komprehensif, Juga pembuatan kapal baru atau pembuatan kapal bekas dengan biaya CAPEX/biaya investasi yang murah sekali dengan peralatan bernilai eksterior/interior dari kapal- kapal berkualitas rendah. Namun bersamaan dengan itu disertai dengan tingginya biaya operasi (OPEX). Juga ditandai rendahnya kualitas,program dan manajemen keselamatan (Safety) saat beroperasi.
Rendahnya kualitas design dan kurang terencananya program yang berkualitas, juga menandai lemahnya kualitas pelayanan pengangkutan laut, serta belum digunakannya “Smart Concept”dalam manajemen pelabuhan dan logistik, menambah problem bisnis kelautan, sedangkan jawaban yang tepat adalah jika pemerintah bersama-sama pihak-pihak Private’s Business (Usaha Swasta)bekerjasama menyiapkan infrastruktur yang dilandasi digitalisasi pada semua pelabuhan.
Diantaranya, digitalisasi manajemen pelabuhan, penyediaan electricity supply,dan lainnya. Sedangkan program “toll laut” untuk pengangkutan barang dan penumpang yang tidak merata, khususnya di belahan bumi Indonesia bagian Timur, juga menjadi salah satu penyebab masih terkendalanya Industri Perkapalan dan Maritim kita.
Meskipun menurut pengamat Ir.Subiyono yang adalah Mantan Dirut PTP X, dengan aksentuasi utamanya adalah pendalaman, pengelolaan dan marketing dibidang agrikultur, tapi dengan obyektif dan cepat telah menemukan beberapa hal strategis peran laut dan kelautan, sekaligus mendalami kekurangan pengelolaan bisnis kelautan dihubungkan dengan peran strategis lainnya yakni Pertanian/perkebunan, yang di masa mendatang bisa mengancam kedaulatan maupun produktivitas kelautan secara nasional, Sebab sebuah kenyataan kongkrit masih nyata.
Secara faktual Indonesia sampai saat ini adalah Negara yang memiliki panjang laut kedua didunia(99.093 Km), lalu bagaimana peran kelanjutannya akan mendukung sector pertanian yang sangat berdimensi prospektif kedepan yang. menguntungkan melalui transportasi antar pulau bahkan ke seluruh belahan dunia,sebagai captive market ? Begitu pula kenyataannya kita masih import garam laut dari Australia, India, Selandia, Tiongkok, Jerman, Thailand, dan Denmark. Padahal garam laut adalah salah satu garam yang dihasilkan melalui proses alami penguapan air laut.
LAUT SEBAGAI MEDAN BISNIS SEKALIGUS MEDAN KONFLIK.
Saat Menteri Kelautan dijabat oleh Susi Pudjiastuti, ada beberapa gebrakan yang dilakukan, seperti menangkap kapal asing yang beroperasi di laut wilayah Indonesia tanpa izin, yang di sinyalir motif beroperasinya kapal-kapal tidak berizin tersebut, adalah pencurian ikan dan Sumberdaya lainnya yang merupakan kekayaan laut.Besar kemungkinannya sumber- sumber daya laut Indonesia yang memiliki daya Tarik khususnya secara bisnis-ekonomi, tidak tersedia di wilayah negara asal kapal-kapal asing tadi.
Meski di wilayah negara-negara yang.memiliki laut mempunyai kesamaan kualitas air laut yang memang diperlukan bagi kehidupan biota laut, namun tetap ada perbedaan yang melekat didalamnya sebagai ciri khas alami dari kualitas air laut, seperti suhu, salinitas, dan kandungan oksigen. Kelebihan yang dimiliki laut di Indonesia,terdiri dari dua hal strategis/utama yakni kekayaan keanekaragaman hayati dan potensi sumber daya kelautan.
Indonesia memiliki kelebihan keanekaragaman hayati dalam bentuk luasnya terumbu karang dan hutan mangrove, sementara dengan dimilikinya garis pantai panjang kedua di dunia juga menjadikan Indonesia sangat kaya atas sumber daya alam laut: ikan serta rumput laut. Disamping itu juga memiliki peran strategis dalam menyerap karbon global, menjadi jalur transportasi dan perdagangan potensial, included pariwisata bahari.
Selain itu juga terdapat Karbon biru yang memiliki manfaat luas dalam konteks global. khususnya sebagai penyusun kehidupan di bumi yang mempengaruhi aspek iklim,ekosistem /lingkungan masyarakat.Juga mendukung terciptanya kebersihan udara, mitigasi perubahan iklim,melindungi bumi dari berbagai pencemaran, peningkatan ekonomi lokal, reputasi bisnis dan meningkatkan kualitas laut. Karbon biru adalah karbon yang disimpan oleh ekosistem laut dan pesisir seperti hutan mangrove, dan padang Padang lamun,serta rawa pasang surut.
Kaitan antara peran karbon biru dan karbon global adalah posisi karbon biru sebagai solusi mitigasi perubahan iklim global.Karbon biru disimpan oleh ekosistem pesisir hutan bakau plus padang lamun, yang membantu mengurangi konsentrasi karbondioksida(CO2) pada atmosfir dan menjaga stabilitas iklim global. Peran ini sangat strategis dimanfaatkan untuk kontribusi penyerapan karbon global serta melawan pemanasan global.
Pemerintah, perguruan tinggi, lembaga- lembaga politik dan keamanan, Lembaga-lembaga Ilmiah, dan lembaga-lembaga masyarakat independen, elemen-elemen masyarakat pecinta laut, komunitas dan pelaku bisnis yang menekuni bidang Kelautan harus semakin segera menyadari kondisi penuh tanda-tanya ini.
Kedepan bukan hanya tantangan yang datang,tapi ancaman perpecahan Negara Kesatuan ini.Bukankah kini pulau-pulau di kawasan timur sudah banyak yang dikerjasamakan secara bisnis bahkan dijual ke pihak asing; laut-laut sudah dibangun menjadi daratan baru juga oleh pihak asing yg.bekerjasama dengan pihak domestik yg patut diragukan sikap cinta bangsanya ???!!!!
Serta yang tidak bisa dilupakan, wilayah negeri ini didominasi oleh laut dan lautan; bukan oleh daratan. Semakin negara, bangsa dan rakyat terasing dengan dunia laut, semakin cepat kemungkinan berpecahnya negara kesatuan tercinta ini !!!********
*).Mantan Ketua Umum Inkindo (Ikatan Nasional Konsultan
Indonesia),mantan Sekjen.LPJKN (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional)-PUPR, mantan
Vice President,Technical Consultancy Development Program for Asia and the Pacific (TCDPAP), mantan Wakil Ketua Tim Konsultansi pada Kantor Menteri Muda Pembangunan Kawasan Timur Indonesia,dan mantan Tim Kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb.) serta Mantan Ketua Presidium GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia). Direktur Utama PT.Haseba Energi dan PT.Alam Aceh Resources(AAR).Pendidikan, terakhir Alumnus Program Doktor dari Faculty of Graduate School of Business Management,San Beda College,Manila, Philippine.*****
Andi Ledi Lubuk Linggau
27 Jul 2026
NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau periode 2026–2031, H Suhada, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (27/7/2026). Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, unsur Forkopimda, Sekda H. Trisko Defriyansa, …
dito
27 Jul 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH), Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …
dito
27 Jul 2026
Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat. Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …
dito
26 Jul 2026
Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam. Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …
dito
25 Jul 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta. Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan. Kenapa harus dilindungi …
dito
25 Jul 2026
NasionalPos.com, Ruteng- Dewan Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat mengecam keras aksi kekerasan dan premanisme yang terjadi di arena Kongres dan Majelis Permusyawaratan Anggota /MPA PMKRI yang diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pasalnya telah terjadi Aksi tidak terpuji yang telah menimpa Ketua PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Sdr. Yohanes …
21 Nov 2024 2.121 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.648 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.477 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.428 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.382 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.334 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.222 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.