Home » Nasional » Melawan Petahana dengan Menggiring Opini

Melawan Petahana dengan Menggiring Opini

Eni 28 Jun 2024 168

 

Nasionalpos.com l Banyuwangi – Menjelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak di Indonersia pada tahun 2024 ini, sering diulas dan dibahas tentang petahana. Mulai persoalan kepemimpinan hingga perihal pribadi petahana tidak luput menjadi bahan ulasan oleh tim yang bukan” petahana “.

Hemat penulis, petahana dianggap lawan bersama atau lawan berat bagi sebagian orang yang mendukung bakal calon lain yang tentunya bukan ” petahana “. Dari yang bukan ahli dibidangnya hingga merasa menjadi ia menguasai di bidangnya pun banyak bermunculan, seolah terkesan kata orang jawa ” onok seng macak i “( ada yang dandani ). Didandani jaran buto, buto jaran, wirosableng, dan yang lain.

Baca Juga :  Menhub Ajak Alumnus PPI Curug Berkontribusi Bangun Penerbangan

Selain itu, cara yang mungkin dianggap efektiv melawan petahana oleh pihak bukan petahana adalah dengan menggiring opini. Cara ini dianggap ampuh untuk membentuk pola pikir dan sudut pandang masyarakat terhadap petahana sesuai yang diharapkan pihak bukan petahana.

Layaknya kabupaten Banyuwangi, Bupati perempuan yang memiliki ciri khas senyum manis dan ramah tersebut akhir – akhir ini juga sering diulas dan dibahas. Dengan kelebihan yang Ipuk jalankan harusnya juga diapresiasi meskipun juga dianggap ada kekurangan dengan kepemimpinan yang kurang dari 5 tahun dan di 2 tahun menghadapi Covid – 19.
Bupati Ipuk dengan kekuranganya dalam implementasi program kerja, baik bisa diterima. Lalu bagaimana dengan capaian yang sudah diraih oleh Ipuk sebagai Bupati dan timnya serta semua elemen yang mendukung kemajuan Banyuwangi?. Penulis rasa itu juga harus diakui dengan apresiasi dong. Jika Ipuk dianggap tidak kerja untuk masyarakat padahal Ipuk sudah menjalankan roda pemerintahan dan berkontribusi langsung untuk masyarakat, lalu bagaimana dengan bakal calon yang lain, apakah lebih baik dari Ipuk dan lebih banyak berbuat untuk Banyuwangi?.

Baca Juga :  Said Abdullah: Antusiasme Masyarakat terhadap Syariah Tinggi, Direksi BSI Harus Berbenah Diri

Semoga para milenial bisa turut serta membawa dan menyuguhkan politik sehat, politik bermartabat. Baik katakan baik, kurang baik katakan kurang baik disertakan solusi.

Veri Kurniawan S.ST.,S.H

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x