Home » Ekonomi » Said Abdullah: Antusiasme Masyarakat terhadap Syariah Tinggi, Direksi BSI Harus Berbenah Diri

Said Abdullah: Antusiasme Masyarakat terhadap Syariah Tinggi, Direksi BSI Harus Berbenah Diri

dito 23 Mei 2023 92

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menilai antusiasme masyarakat terhadap hal yang berkaitan dengan syariah sangat tinggi. Karena itu, ia meminta jajaran Direksi Bank Syariah Indonesia (BSI) harus berbenah.

Terlebih, baru-baru ini, bank syariah dengan aset terbesar di Indonesia itu baru saja mengalami gangguan layanan yang diakibatkan karena adanya dugaan serangan siber ransomware. Sehingga, hal itu mengancam kebocoran 1,5 TB dengan 15 juta data nasabah dan karyawan.

”Yang pertama menang bank syariah kita harus berbenah. Diakui atau tidak, bank syariah kita ada titik lemah di mana-mana. Antusiasme masyarakat terhadap bank syariah luar biasa, cuma institusi bank syariah tidak segera melakukan konsolidasi,” jelas Said kepada awak media di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, (23/5/2023).

Baca Juga :  Komunitas Gens Z Apresiasi Kinerja Menkop & Siap Kolaborasi Kembangkan Kopdes Merah Putih.'

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menilai seharusnya konsolidasi dalam manajemen BSI harus terus menerus dilakukan demi terus melakukan perbaikan layanan dan meningkatkan trust pada nasabah.

”Itu (konsolidasi) terus menerus dilakukan dan (sembari) ditingkatkan SDM dan teknologinya. Jangan sampai, antusias masyarakatnya luar biasa tapi banknya tidak berbenah seperti yang dialami BSI,” jelasnya.

Said juga menyesalkan terjadinya Serangan siber ransomware yang dialami BSI dan mengancam kebocoran 1,5 TB dengan 15 juta data nasabah dan karyawan tersebut.

”Masak dengan mudahnya (diretas) seperti itu. 15 Juta data pelanggan. Kita sangat menyesalkan itu terjadi. Itu menunjukan bank syariah kita tidak berbenah. Hanya jualan syariahnya, itu tidak boleh. Kasian masyarakat yang antusiasnya luar biasa, tapi banknya tidak berbenah SDM-nya, IT-nya,” jelas Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Baca Juga :  Soal Anggota TNI Mendatangi Polrestabes Medan,Dandim 0204/DS Angkat Bicara.

Ia menambahkan jika ditelisik dari latar belakang terbentuknya, harusnya BSI bisa lebih maju secara teknologi dan SDM karena merupakan merger dari empat bank syariah.

”Ini kan mestinya harus terus berkompetisi terus dengan bank umum (konvensional, red). Bank Umum sudah digitalisasi, bank syariah masih berdiri di kubangan, seharusnya Bank Syariah lebih maju dong. Justru bank syariah (Indonesia) itu holding dari empat bank syariah yang merger, bahkan di bursa jalan di tempat sahamnya,” tukasnya.

Diketahui, baru-baru ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak direksi dan komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (22/5/2023). Hal ini dilakukan setelah terjadinya gangguan layanan bank berkode BRIS ini pada pekan lalu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
UU Pengaturan Reforma Agraria: Dibuat Instan, Lahir Sumir, Rentan di Uji Materiil ke MK

dito

05 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta- Di sela-sela aktivitasnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, advokat Andi Darwin R. Ranreng, S.E., S.H. dari Kantor Hukum DRR Associate menyampaikan catatan kritis atas Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria yang baru saja di sahkan DPR RI tanggal 24/9/2026.   Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan dukungannya terhadap reforma agraria, akan tetapi ia menilai …

Jelang Akhir Anggaran Tahun 2026 DKI Jakarta, Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum Usut Tuntas 5 Kasus Dugaan Korupsi di Jakarta

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Tahun anggaran 2026 belum berakhir, tapi catatan hitam dugaan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sudah menggunung, dari hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap 5 kasus dugaan korupsi dengan total nilai fantastis mencapai lebih dari setengah triliun rupiah, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 4/10/2026 di Jakarta. …

Permasalahan Dokter dan Dokter Gigi Asing Berpraktik Di Indonesia

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Presiden Prabowo pada pidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka HUT Kemerdekaan ke 81, mengemukakan mengenai kemungkinan mengundang dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia untuk waktu yang terbatas.   Hal ini untuk mengatasi kekurangan yang menurutnya, Indonesia kini membutuhkan setidaknya 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi, dan 55.712 dokter spesialis. …

TB.Massa Djafar: Ada Resiko Konflik Dibalik Jalan Soft Prabowo

Dhio Justice Law

04 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle kabinet dengan pendekatan politik lunak (soft approach). Langkah penataan ulang konfigurasi kekuasaan itu merupakan upaya menghindari konfrontasi terbuka menghadapi dinamika politik yang melibatkan figur-figur yang diasosiasikan dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo atau dikenal dengan sebutan “Geng Solo”. Pengamat politik yang juga Ketua Program Studi …

Wujudkan Seleksi Anggota KND Partisipatif, Menteri Sosial Harus Batalkan Kepmensos 130/2026, Pokja Lapor ke Ombudsman RI

dito

04 Okt 2026

Nasional pos.com, Jakarta – Koalisi Nasional Pokja Implementasi UU Penyandang Disabilitas menyatakan menolak terbentuknya panitia seleksi anggota Komisi Nasional Disabilitas yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Sosial Nomor 130/HUK/2026 tentang Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Periode 2026-2031 (Kepmensos 130/2026), yang di sahkan oleh kementerian Sosial, 4 Agustus 2026 lalu, demikian yang di …

Diduga Kuat Terjadi Penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo

Andi Ledi Lubuk Linggau

02 Okt 2026

NasionalPos.com – Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, menjadi sorotan. Sejumlah kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diduga tidak tepat sasaran dan berpotensi terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, terdapat dugaan penyimpangan pada beberapa program pembangunan dan …

x
x