Home » Headline » Memperingati Hardiknas, Fahmy Alaydroes: Harus Jadi Momentum Refleksi Pendidikan Indonesia

Memperingati Hardiknas, Fahmy Alaydroes: Harus Jadi Momentum Refleksi Pendidikan Indonesia

dito 02 Mei 2023 253

NasionalPos.com, Jakarta-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 2 Mei, Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes menilai pendidikan nasional Indonesia saat ini masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Karena itu, ia ingin momen Hardiknas ini menjadi kesempatan untuk refleksi dan muhasabah pendidikan di Indonesia.

“Sebagaimana amanah UUD 1945, pasal 31 ayat 3 yang mewajibkan pemerintah untuk menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, masih jauh dari harapan,” tutur Fahmy kepada Pers yang disampaikan pada Selasa (2/5/2023) di Jakarta.

Dirinya pun juga menyoroti sejumlah permasalahan yang masih berkelindan, kusut, dan gaduh di seputar penyelenggaraan pendidikan nasional Indonesia.

Diketahui, beberapa permasalahan pendidikan Indonesia, di antaranya persoalan rekrutmen dan pengadaan guru yang merata ke seluruh wilayah Indonesia, belum lagi persoalan kompetensi dan kesejahteraan mereka. Padahal, menurutnya, guru merupakan pilar utama penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga :  Di Usianya ke 21, Diharapkan FSAB Semakin Berinovasi Tebarkan Benih Perdamaian

Selain itu, Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) itu mengungkapkan persoalan pendidikan nasional bertambah runyam dengan adanya kurikulum yang kerap berubah akibat perencanaan yang tidak disusun secara seksama dan bersama.

Di sisi lain, ia pun menyayangkan sikap Kemendikbudristek yang tidak memudahkan para guru untuk beradaptasi. Sehingga, menurutnya, perubahan kurikulum tersebut malah membuat proses pembelajaran menjadi tidak optimal, bahkan kehilangan arah dan fokus.

Terkait soal menyoroti pemerataan perbaikan pendidikan nasional, Fahmy melihat sebagian besar sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di Indonesia banyak yang rusak sekaligus tidak layak. Lemahnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta pihak masyarakat swasta penyelenggara pendidikan, ungkapnya, semakin memperparah kegagalan untuk menciptakan tata kelola pembenahan pendidikan nasional yang sesuai harapan.

Baca Juga :  Penyelundupan Benih Lobster Senilai Miliaran Berhasil Digagalkan

“Kini, mutu pendidikan nasional kita merosot, tertinggal lumayan jauh dari negara-negara tetangga. Minat dan kemampuan membaca kita rendah, kemampuan numerasi/sains kita juga rendah, tambahan pula pendidikan karakter/moral, hanya sebatas jargon saja. Profil pelajar Pancasila, kenyataannya tidak jelas, tidak terarah!” tegasnya.

Dirinya juga berharap Hari Pendidikan Nasional ini menyebarkan gaung semangat bagi seluruh stakeholder pendidikan. Oleh karena itu,

“Saya siap untuk mendukung perbaikan pendidikan nasional demi melahirkan generasi Indonesia Bermartabat di masa mendatang,” pungkas  Legislator Daerah Pemilihan Jawa Barat V

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x