Home » Ekonomi » Menaker Tegaskan K3 Kunci Tingkatkan Produktivitas Nasional

Menaker Tegaskan K3 Kunci Tingkatkan Produktivitas Nasional

Dame.T 12 Feb 2025 270

NasionalPos.com,Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang peran penting dalam meningkatkan produktivitas nasional. Hal ini disampaikannya pada acara Safety Town Hall Meeting dalam rangka Bulan K3 Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero), di Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Menaker menyoroti tentang berbagai tantangan di sektor ketenagakerjaan, termasuk tingginya angka kecelakaan kerja yang mencapai 370.747 kasus pada 2023. “Kecelakaan kerja tidak hanya berdampak pada pekerja, tetapi juga menghambat produktivitas dan pertumbuhan ekonomi,” ucap Menaker dalam keterangan resmi, Rabu (12/2/2025).

Menaker mendorong semua pihak untuk menerapkan pendekatan people-centric safety, di mana keselamatan tidak sekadar menghindari kecelakaan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendorong partisipasi aktif pekerja. “Keselamatan harus memberikan ruang bagi pekerja untuk berbicara, belajar, dan berkontribusi tanpa rasa takut,” tuturnya.

Ia juga memaparkan strategi Kemnaker periode 2024-2029, yang mencakup peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan lapangan kerja, serta penguatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja. Salah satu inisiatif utama adalah Gerakan Peningkatan Produktivitas Nasional, yang bertujuan memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Baca Juga :  PBL Smart Sector Jadi Andalan Cetak Talenta Digital Siap Kerja, Menaker Yassierli Beri Dukungan

“Kami berkomitmen menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada keselamatan. Ini adalah langkah penting menuju Indonesia yang lebih produktif dan sejahtera,” ucap Menaker.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menambahkan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 200 ribu orang, tantangan dalam menerapkan K3 tidak hanya sebatas individu, tetapi juga pada sistem, budaya, dan kesadaran kolektif.

“Kami tidak hanya menata ulang proses bisnis layanan, tetapi juga aspek K3 pegawai. Keselamatan bukan sekadar prosedur formal, tetapi bagian dari budaya kerja di PLN,” kata Darmawan.

Ia menyebut PLN telah mengimplementasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan standar keselamatan kerja, di antaranya digitalisasi K3 yang memastikan setiap langkah pekerjaan dapat dilaporkan, dipantau, dan dievaluasi secara real-time; peningkatan pengawasan manajemen, di mana setiap pejabat wajib mengawasi langsung pelaksanaan K3 di unitnya; serta kontrak K3 dengan vendor untuk memastikan seluruh mitra kerja PLN mematuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Di India Open 2024, PBSI Targetkan Team Indonesia Raih Prestasi Lebih Baik

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. PLN terus berupaya menekan angka kecelakaan hingga mencapai Zero Accident. Keselamatan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sebuah tanggung jawab yang harus diterapkan secara totalitas di lapangan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga diluncurkan aplikasi HSSE Mobile, yaitu aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk melaporkan insiden, mengelola izin kerja, dan melakukan verifikasi kontrol kritis secara efisien melalui perangkat seluler. Dengan fitur-fitur tersebut, HSSE Mobile membantu meningkatkan budaya keselamatan organisasi, memperbaiki komunikasi, dan memastikan kepatuhan terhadap protokol keselamatan yang ditetapkan.(red/hms)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MAPPI Bersurat ke Presiden Prabowo desak Kejagung Periksa Ainun Na’im

dito

25 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Terkait dunia pendidikan dirinya mendukung langkah-langkah Bapak Presiden terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan secara optimal di bidang pendidikan sebagaimana yang menjadi salah satu hasta cita pemerintahan, demikian yang di sampaikan Koordinator MAPPI Raymundus Yoseph  Megu dalam surat tertulis untuk Presiden Prabowo Subianto, kepada wartawan, Jumaat, 25/9/2026 di Jakarta. …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

x
x