Home » Headline » Mencermati Implikasi Politik Pasca Pertemuan Megawati SP Dengan Paus Fransiskus

Mencermati Implikasi Politik Pasca Pertemuan Megawati SP Dengan Paus Fransiskus

dito 20 Des 2023 85

NasionalPos.com, Jakarta-Momentum  pertama kalinya Presiden Kelima Indonesia sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan pada Senin, 18 Desember 2023 kemaren, memicu munculnya berbagai pendapat dan bahkan telah menjadi perbincangan politik hangat di kalangan Masyarakat, pasalnya peristiwa langka itu terjadi di saat Indonesia dihadapkan pada situasi menjelang pelaksanaan pemilihan presiden maupun pemilihan legislative pada 14 Februari 2024 mendatang, serta keberadaan Megawati SP sebagai ketua umum PDI-Perjuangan.

Merespon peristiwa pertemuan Megawati SP dengan Paus Fransiskus tersebut, kepada wartawan yang menghubunginya, Aktivis NU Damuri Fikri mengatakan bahwa suka atau tidak suka, dan  tidak menutup kemungkinan pertemuan tersebut tentunya berimplikasi politis yang saat ini sedang menghangat menjelang pemilu di Indonesia, meskipun sesungguhnya pertemuan tersebut tidak membahas permasalahan politik luar negeri maupun politik dalam negeri di Indonesia

“Ya, tentu pertemuan ada implikasi politik dalam negeri maupun masyarakat International, ya, kita tahulah seorang Paus itu bukan hanya diangkat sebagai pemimpin regilius umat Katolik saja, dan Paus bukanlah pemimpin politik, namun pada kenyataannya beliau  memiliki kekuatan pengaruh sangat luas dan kuat yang dapat mempengaruhi kebijakan Masyarakat international.”ungkap Damuri Fikri kepada awak media, Rabu, 20 Desember 2023 di Jakarta.

Baca Juga :  Lisa Rumbewas Atlet Angkat Besi Nasional Asal Papua Tutup Usia

Sehingga, lanjut Damuri, pertemuan Megawati SP dengan Paus Fransiskus, apabila dicermati dengan seksama akan berdampak politik, diantaranya munculnya penilaian publik bahwa pertemuan tersebut merupakan hasil manuver politis Megawati SP untuk mencegah dominasi kebijakan politik Presiden Jokowi maupun mencegah pengaruh politik Jokowi ke Masyarakat international yang dianggap dan diduga sudah mengabaikan kepentingan bangsa dan negara, melainkan lebih mengutamakan kepentingan pribadi, keluarga beserta kroni-kroninya.

“Manuver politik inilah, yang tidak diduga oleh Jokowi beserta kroninya, tentunya ini sangat mengejutkan dan sangat merugikan pihak Jokowi, karena selama ini bukan rahasia lagi, bahwa salah satu kekuatan politik Jokowi beserta kroninya diduga adanya dukungan dari Masyarakat International, atau boleh dikatakan kekuatan asing.”tukas Damuri.

Baca Juga :  IPR Imbau Masyarakat Sabar Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2024 dari KPU

Selain itu, imbuh Damuri, pertemuan Megawati SP dengan Paus, juga berimplikasi politik pada semakin menguatnya rasa percaya diri dari pasalon capres-cawapres lainnya yang sedang berkonstestasi di pilpres 2024 mendatang, pasalnya mereka akan merasa terbebaskan dari tekanan politik dari Masyarakat International atau pihak asing, yang diduga pro Jokowi beserta kroni-kroninya, sehingga mereka dapat bersaing dengan fairplay, tanpa bekingan maupun tekanan asing dan tentunya kondisi ini sangat menguntungkan bagi tegaknya kedaulatan rakyat dalam pelaksanaan pilpres 2024 mendatang.

“Ya, disinilah kita mesti mengakui kepiawaian Ibu Megawati SP dalam berpolitik, yang sudah sangat berpengalaman membaca peta politik dan kondisi politik dalam maupun luar negeri, hal ini beliau lakukan bukan untuk kepentingan pribadi atau partainya, tapi demi kelangsungan demokrasi di republik ini.”pungkas Damui Fikri

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026.   Pada kegiatan ini, Letjen Gabriel Lema memberikan kesempatan kepada Ketum PP PPM …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x