Home » Ekonomi » Merantau untuk Berkembang: Kisah Mahasiswi Sumatra Utara Menggapai Impian di Ibukota Jakarta

Merantau untuk Berkembang: Kisah Mahasiswi Sumatra Utara Menggapai Impian di Ibukota Jakarta

Dewi Apriatin 18 Des 2024 163

NasionalPos.com, Surabaya – Agnes Sunima Giawa, mahasiswa semester 5 dari Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan, merantau untuk mengejar pengalaman magang di Maxy Academy, tempat ia mempelajari digital marketing secara mendalam. Selama September hingga Desember 2024, Agnes mengasah keterampilan strategis seperti pembuatan konten kreatif, analisis performa media sosial, hingga manajemen waktu posting konten. Tantangan seperti revisi konten dan mencari talent saat filming membantunya belajar untuk tetap kreatif dan tangguh.

Surabaya, 16 Desember 2024 — “Ibarat pisau, semakin diasah semakin tajam.” Begitu pula kemampuan seseorang yang terus diasah melalui pengalaman nyata. Agnes Sunima Giawa, seorang mahasiswa semester 5 jurusan Sistem Informasi di Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan, adalah contoh nyata dari pepatah ini. Perjalanan magangnya di Maxy Academy dari bulan September hingga Desember 2024 bukan hanya tentang belajar keterampilan, tetapi juga tentang merantau, beradaptasi, dan tumbuh sebagai individu yang lebih matang.

Sebagai seorang perantau dari Medan yang mencoba mengejar peluang di kota besar, Agnes memulai perjalanannya dengan penuh semangat dan harapan. Pertama kali ia mengetahui program ini melalui informasi dari program studinya. Penasaran dengan kesempatan belajar di luar zona nyaman, Agnes memutuskan untuk mencoba. “Saya ingin mengetahui lebih banyak tentang bagaimana dunia kerja sebenarnya, khususnya di bidang digital marketing yang sedang berkembang pesat,” ujar Agnes. Keputusan ini membawanya ke Maxy Academy, tempat di mana ia belajar berbagai keterampilan praktis yang relevan dengan kariernya di masa depan.

Baca Juga :  Soroti Kebutuhan Marketing Masa Kini, MAXY Academy Gelar Kelas Videografi Gratis

Selama masa magang, Agnes mempelajari berbagai aspek penting dalam digital marketing. Ia belajar menyusun strategi konten yang efektif, memproduksi konten kreatif, menggunakan media sosial untuk memaksimalkan promosi, menganalisis performa konten untuk perbaikan, hingga mengelola jadwal posting dengan tepat waktu. “Semua pelajaran ini sangat membuka wawasan saya tentang bagaimana cara kerja sebuah tim marketing digital yang profesional,” kata Agnes dengan antusias.

Namun, merantau dan bekerja di lingkungan baru tentu tidak selalu mudah. Jauh dari keluarga dan teman-teman di Medan, Agnes harus beradaptasi dengan budaya kerja di kota yang lebih besar. Tantangan-tantangan yang ia hadapi selama magang mengajarkannya untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan tangguh. Ia harus melewati revisi konten yang memerlukan perhatian detail, belajar mengatur jadwal untuk memenuhi deadline, dan sering menghadapi situasi sulit saat mencari talent untuk pembuatan konten. “Kadang, saat filming, saya merasa sedih karena tidak ada yang mau menjadi talent. Tapi dari situ saya belajar pentingnya komunikasi dan kreativitas dalam menghadapi hambatan,” tambah Agnes.

Meski demikian, suasana kerja yang hangat di Maxy Academy menjadi penguat semangatnya. Mentor-mentornya, seperti Kak Dio dan Kak Hepri, menurutnya, sangat membimbing dengan sabar sejak hari pertama ia bergabung. “Kak Dio dan Kak Hepri selalu memberikan panduan yang jelas, bahkan saat saya menemui kesulitan. Tidak hanya mereka, semua karyawan di Maxy Academy, baik di Jakarta maupun Surabaya, sangat ramah. Saya merasa seperti memiliki keluarga baru di sini,” ungkap Agnes dengan senyum lebar.

Baca Juga :  Maxy Academy Selenggarakan Kelas “Social Media Strategy with AI Power” untuk Tingkatkan Efektivitas Branding

Pengalaman ini membentuk Agnes menjadi individu yang lebih percaya diri. Ia merasa bahwa program magang ini telah membantu mengasah keterampilannya sebagai content creator sekaligus memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja. “Program ini membuat saya lebih percaya diri untuk mengembangkan karier di bidang digital marketing. Saya merasa siap untuk menghadapi tantangan apa pun di masa depan,” ujarnya penuh semangat.

Menjelang akhir masa magangnya, Agnes tidak lupa menyampaikan apresiasi dan harapannya untuk Maxy Academy. Ia berharap lembaga ini terus menjadi tempat belajar bagi mahasiswa-mahasiswa lain yang ingin mengembangkan diri. “Saya berharap Maxy Academy terus sukses dan menciptakan program-program baru yang lebih inovatif. Terima kasih sudah memberikan pengalaman luar biasa ini,” tutupnya dengan penuh rasa syukur.

About Maxy Academy

Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x