Home » Headline » MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Terkait Insiden di Mampang Prapatan, Stop Pemberitaan Di duga Diskreditkan Organisasi

MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Terkait Insiden di Mampang Prapatan, Stop Pemberitaan Di duga Diskreditkan Organisasi

dito 21 Okt 2022 277

NasionalPos.com, Jakarta– Berkaitan dengan insiden bentrok ormas yang terjadi di Jl Terusan Rasuna Said, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang diduga dipicu konflik sengketa lahan, serta di duga adanya keterlibatan anggota ormas Pemuda Pancasila, Senin, 17/10/2022 lalu, maka Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi  DKI Jakarta mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan kabar terjadinya bentrok antara organisasi itu dengan kelompok Ambon terkait perebutan lahan di Mampang Prapatan  Jakarta Selatan tersebut, Saat dihubungi awak media, Ketua MPW Pemuda Pancasila, Ilyas Abdullah mengungkapkan rasa sesalnya adanya framing yang menyudutkan Pemuda Pancasila secara organisasi terkait peristiwa keributan itu, sedangkan realitasnya keributan tersebut yang terjadi tidak terkait sama sekali dengan organisasi, meskipun ada anggotanya yang ikut terlibat dalam insiden itu.

Baca Juga :  Disinyalir Masuk Lewat Batam dan Palembang, Beras Selundupan dari Vietnam

“Persoalan tersebut sejatinya dipicu dari persoalan individua tau hanya persoalan pribadi, yang terkait dengan keberadaan lahan yang kebetulan dikuasai dan atau dimiliki oleh salah satu anggota Pemuda Pancasila,” ungkap Ilyas Abdullah kepada awak media, Jumat (20/10/2022) kemaren.

Ilyas menyebut, dari informasi yang dia terima, lahan yang diributkan tersebut memang dimiliki oleh anggota Pemuda Pancasila dan sah secara hukum, Tapi tiba-tiba diklaim oleh pihak lain, kemudian, pada hari kejadian, pihak yang mengklaim tersebut membawa massa yang sangat banyak, hingga mencapai ratusan orang ke lahan yang kini berdiri Mako Kafe, Mereka telah melakukan cara-cara intimidatif kepada pemilik lahan, selain itu, kedatangan ratusan orang itu telah mengganggu operasional kafe dan membuat para pengunjung kafe ketakutan.

Baca Juga :  Kerja Sama Global Perkuat Museum dan Pelestarian Warisan

Selain itu, Ilyas Abdullah juga menegaskan, bahwa Mengenai insiden tersebut, dirinya juga mengecam  adanya pemberitaan yang hanya mementingkan sensasi dan tidak obyektif, yang cenderung mendiskreditkan keberadaan organisasi Pemuda Pancasila dalam insiden tersebut, untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh pihak agar berhenti memproduksi dan mentake-dwon berita tersebut atau jika hal itu tidak segera dilakukan maka kami akan melakukan Tindakan sesuai ketentuan hukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami juga menghimbau seluruh anggota MPW PP DKI Jakarta untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi liar dan tetap satu komando.”pungkas Ilyas Abdullah (*dit)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Kajati Sumbar Kunjungi Kejari Pesisir Selatan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Penguatan Sinergi

Primadoni,SH

10 Jun 2026

Pesisir Selatan, Naainalpos.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Barat, Seftie Dedie, melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan pada Rabu (10/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sumbar turut didampingi Asisten Pembinaan, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kepala Bagian Tata Usaha serta rombongan dari Kejaksaan Tinggi …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x