MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Terkait Insiden di Mampang Prapatan, Stop Pemberitaan Di duga Diskreditkan Organisasi

- Editor

Jumat, 21 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta– Berkaitan dengan insiden bentrok ormas yang terjadi di Jl Terusan Rasuna Said, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang diduga dipicu konflik sengketa lahan, serta di duga adanya keterlibatan anggota ormas Pemuda Pancasila, Senin, 17/10/2022 lalu, maka Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi  DKI Jakarta mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan kabar terjadinya bentrok antara organisasi itu dengan kelompok Ambon terkait perebutan lahan di Mampang Prapatan  Jakarta Selatan tersebut, Saat dihubungi awak media, Ketua MPW Pemuda Pancasila, Ilyas Abdullah mengungkapkan rasa sesalnya adanya framing yang menyudutkan Pemuda Pancasila secara organisasi terkait peristiwa keributan itu, sedangkan realitasnya keributan tersebut yang terjadi tidak terkait sama sekali dengan organisasi, meskipun ada anggotanya yang ikut terlibat dalam insiden itu.

Baca Juga :   Walkot Jaksel Mujirin Resmikan Pusat Perbelanjaan Aeon Mall di Bilangan Tanjungbarat, Pasar Minggu

“Persoalan tersebut sejatinya dipicu dari persoalan individua tau hanya persoalan pribadi, yang terkait dengan keberadaan lahan yang kebetulan dikuasai dan atau dimiliki oleh salah satu anggota Pemuda Pancasila,” ungkap Ilyas Abdullah kepada awak media, Jumat (20/10/2022) kemaren.

Ilyas menyebut, dari informasi yang dia terima, lahan yang diributkan tersebut memang dimiliki oleh anggota Pemuda Pancasila dan sah secara hukum, Tapi tiba-tiba diklaim oleh pihak lain, kemudian, pada hari kejadian, pihak yang mengklaim tersebut membawa massa yang sangat banyak, hingga mencapai ratusan orang ke lahan yang kini berdiri Mako Kafe, Mereka telah melakukan cara-cara intimidatif kepada pemilik lahan, selain itu, kedatangan ratusan orang itu telah mengganggu operasional kafe dan membuat para pengunjung kafe ketakutan.

Selain itu, Ilyas Abdullah juga menegaskan, bahwa Mengenai insiden tersebut, dirinya juga mengecam  adanya pemberitaan yang hanya mementingkan sensasi dan tidak obyektif, yang cenderung mendiskreditkan keberadaan organisasi Pemuda Pancasila dalam insiden tersebut, untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh pihak agar berhenti memproduksi dan mentake-dwon berita tersebut atau jika hal itu tidak segera dilakukan maka kami akan melakukan Tindakan sesuai ketentuan hukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami juga menghimbau seluruh anggota MPW PP DKI Jakarta untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi liar dan tetap satu komando.”pungkas Ilyas Abdullah (*dit)

 

 

Loading

Berita Terkait

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal
Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari
Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah
ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima
SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta
HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan
Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:13 WIB

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:55 WIB

Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:28 WIB

HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:56 WIB

Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:49 WIB

Saka Tatal Akui Korban Salah Tangkap Kasus Vina

Berita Terbaru