Home » Nasional » Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Dewan Pimpinan Nasional Cendikiawan Anak Pahlawan (CAPA) 2024 Gelar Pemilihan Plt. Ketua Umum Baru

Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Dewan Pimpinan Nasional Cendikiawan Anak Pahlawan (CAPA) 2024 Gelar Pemilihan Plt. Ketua Umum Baru

Syamsul Bahri 13 Nov 2024 90

 

Nasionalpos.com ll Bekasi – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Cendikiawan Anak Pahlawan (CAPA) menggelar Rapat Kerja Musyawarah Nasional (Rakernas) di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang dihadiri oleh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai wilayah, antara lain DPD Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan, dan Papua. Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 13 November 2024, bertempat di Jl. RA Kartini No. 11, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Rakernas CAPA 2024 berlangsung dengan lancar dan dipimpin oleh Ketua Asosiasi Hukum Prof. Dr. Jorry Sam, S.H., Ph.D., bersama dengan Ibu Dewi Nuri, S.Pd., sebagai pendiri CAPA. Rapat kali ini memfokuskan pembahasan mengenai penguatan struktur organisasi CAPA di tingkat nasional dan pemilihan Plt. Ketua Umum (Ketum) yang baru.

Baca Juga :  Kemkominfo Terima Ribuan Aduan Rekening Bank Judi 'Online'

Pemilihan Plt. Ketum CAPA

Pada kesempatan tersebut, Sekjend DPP Ir. Yusuf, menyampaikan pentingnya dilakukannya pembenahan dalam tubuh organisasi DPN CAPA, terutama setelah adanya beberapa permasalahan internal yang perlu diselesaikan. Sebagai bagian dari upaya perbaikan, rapat menyepakati untuk memilih seorang Plt. Ketum baru yang akan memimpin organisasi sementara waktu, hingga dilakukan pemilihan resmi di Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Hasil dari rapat ini adalah terpilihnya Ibu Dewi Nuri, S.Pd., sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum CAPA yang baru, menggantikan H.M. Anwar, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Ketum. Dewi Nuri dipercaya untuk melakukan pembenahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta melakukan penyegaran dalam tubuh organisasi DPN CAPA.

Baca Juga :  Arogansi Gaya Hedonistik Istri Oknum Polisi Harus Ditindak Sebelum Viral

Tindak Lanjut ke Munaslub

Keputusan hasil Rakernas ini akan segera ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dalam waktu dekat. Munaslub ini bertujuan untuk menyelaraskan struktur organisasi di tingkat DPD dan DPC CAPA, serta memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh Indonesia.

Dewi Nuri, S.Pd., sebagai Plt. Ketum, diharapkan dapat membawa CAPA menuju perkembangan yang lebih baik, dengan mengutamakan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap perjuangan anak-anak pahlawan di seluruh Indonesia.

Dengan terlaksananya Rakernas ini, CAPA semakin fokus pada penguatan struktur dan kinerja organisasi, sehingga dapat terus berkontribusi dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

(Red/S.Bahri)

Kontak Media: Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Sekretariat CAPA

(M. Aqil Bahri, S.H)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x