Home » Nasional » daerah » Orkestra Kebangsaan “Janji Suci Setia Mengabdi Tanpa Korupsi” Menjadi Momentum MAKI Jatim di Tahun 2025 Masuk Pada Tahun Pengungkapan Korupsi

Orkestra Kebangsaan “Janji Suci Setia Mengabdi Tanpa Korupsi” Menjadi Momentum MAKI Jatim di Tahun 2025 Masuk Pada Tahun Pengungkapan Korupsi

Kusmiati - Kabiro Surabaya 15 Des 2024 141

Naisonalpos.com Surabaya – Dalam suasana penuh syukur dan semangat kebangsaan, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur mempersembahkan Orkestra Kebangsaan 2024, sebuah perhelatan besar yang mengusung tema “Janji Suci, Setia Mengabdi Tanpa Korupsi”.

Acara yang menyentuh hati masyarakat dengan konsep yang memadukan seni, budaya, dan pengabdian tulus kepada negeri.

Dalam suasana penuh khidmat, penghormatan diberikan kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, termasuk jajaran pemerintah provinsi, mitra strategis, serta masyarakat Jawa Timur.

“Orkestra Kebangsaan ini adalah bentuk ikhtiar maksimal dari MAKI Jawa Timur untuk memberikan karya nyata. Kami ingin menyentuh intuisi terdalam masyarakat, khususnya para pengabdi di pemerintahan, agar tetap menjunjung tinggi kejujuran hati dalam setiap langkah,” ungkap Heru Satrio Ketua MAKI Korwil Jatim, pada Sabtu (14/12).

Menariknya, acara ini menghadirkan lagu-lagu karya maestro Eros Djarot, yang dikenal dengan kedalaman maknanya, menambah nilai emosional dan keterlibatan penonton. Setiap nada dan lirik yang dibawakan bukan hanya sekadar hiburan, melainkan sebuah pengingat akan tanggung jawab kita sebagai warga negara. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang, demi menghindari sensitivitas tertentu yang mungkin muncul jika memilih repertoar dari musisi lainnya.

Baca Juga :  Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Di samping itu, karya-karya Eros Djarot sering kali mencerminkan realitas sosial yang relevan dengan perjuangan melawan korupsi dan ketidakadilan. Dengan iringan Orkestra Unesa, lagu-lagu tersebut diharapkan mampu membawa penonton pada perenungan mendalam tentang arti pengabdian dan kebangsaan. Melalui penampilan yang megah ini, diharapkan akan tercipta nuansa kolektif yang menghubungkan kembali para penonton dengan nilai-nilai luhur yang mungkin mulai kabur di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Selain itu, acara ini juga melibatkan kerja sama dengan Universitas ternama, menandakan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan seniman dalam menyuarakan pesan kebangsaan. Kolaborasi ini bukan hanya bermanfaat dalam aspek logistik, tetapi juga kaya akan ide-ide inovatif yang lahir dari dialog antar disiplin ilmu.

“Kami berharap acara ini menjadi landasan kejujuran hati bagi setiap individu, terutama dalam menghadapi tahun-tahun penuh tantangan di masa mendatang,” tambahnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi korupsi dengan sikap dan tindakan yang berintegritas.

Baca Juga :  Pancasilais atau Vampir?

Di akhir sambutan, Heru Satriyo menyampaikan refleksi tentang pentingnya menjaga harmoni dan kejujuran dalam membangun bangsa.

“Tahun 2025 MAKI Jatim akan masuk pada tahun pengungkapan Korupsi, tidak ada event apapun 2025 dan tidak juga bermitra dengan siapapun…CATAT ITU”, tegas Heru.

Tidak ada lagi panggilan Bro atau sahabat yang ada pengguna dan “penikmat” anggaran harus bertanggungjawab, Mbok pikir duite MBAHMU.

“Bismillah…semoga ikhtiar pengungkapan kasus korupsi 2025 akan menjadi salah satu bentuk mulia pengabdian MAKI Jatim kepada Masyarakat Jawa Timur.
Dengan landasan hati yang tulus, kami berharap dapat menciptakan Jawa Timur yang harmonis dan sukses,” pungkasnya.

Pengharapan ini bukan sekadar angan-angan, melainkan ajakan untuk bertindak bagi setiap individu yang memiliki visi yang sama untuk masa depan yang lebih baik.

Orkestra Kebangsaan 2024 tidak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga ruang refleksi dan penyatuan semangat kebangsaan bagi masyarakat Jawa Timur. Dengan dukungan berbagai pihak, acara ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dalam perjalanan panjang membangun negeri.

(Kus)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Pembina APDI Marsma TNI Fajar Adriyanto Optimis Keberadaan Drone Makin …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

x
x