Home » Nasional » Pantai Boom Marina Banyuwangi Siap Sambut Yacht Internasional dengan Fasilitas TPI Baru

Pantai Boom Marina Banyuwangi Siap Sambut Yacht Internasional dengan Fasilitas TPI Baru

- Banyuwangi 10 Mar 2025 82

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Pantai Boom Marina di Banyuwangi bakal dilengkapi dengan fasilitas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Hal ini seiring pantai Boom Marina menjadi destinasi wisata bahari berkelas internasional, yang memungkinkan kapal yacht dari berbagai negara untuk langsung bersandar di Banyuwangi tanpa perlu lagi mengurus perizinan melalui Bali.

Kehadiran kapal-kapal yacht dari berbagai negara telah menjadi pemandangan sehari-hari di Boom Marina. Pada tahun 2024, Banyuwangi sukses menjadi tuan rumah salah satu etape dari ekspedisi Sail 2 Indonesia Rally, semakin mengukuhkan daya tariknya di mata komunitas yacht internasional.

Sebelumnya, proses perizinan bagi kapal yacht yang ingin bersandar di Boom Marina harus dilakukan melalui TPI Tanjung Benoa di Bali. Namun, dengan adanya TPI di Boom Marina, pemilik yacht akan dapat mengurus semua keperluan perizinan langsung di Banyuwangi.

Baca Juga :  Polsek Rowokangkung Gelar Patroli Dialogis untuk Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengapresiasi langkah dan inisiatif dari Kantor Imigrasi. Dengan dibukanya PI di Boom Marina, pemilik yacht bisa langsung mengurus di Banyuwangi.

“Kami berterima kasih kepada Kantor Imigrasi yang terus berupaya memberikan layanan keimigrasian terbaik di Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk, (10/03/25).

Ipuk Fiestiandani mengungkapkan telah bertemu dengan Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi, Eko Juniarto, untuk membahas perkembangan pendirian TPI di Pantai Marina Boom. Proses pendirian saat ini sedang berjalan.

“Dengan adanya TPI ini, akan mendorong pengembangan pariwisata internasional di sini. Akan menguntungkan Banyuwangi, karena wisatawan bisa langsung ke Banyuwangi, tanpa harus ke Benoa. Dengan demikian waktu tinggal di Banyuwangi bisa lebih lama,” kata Ipuk.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi, Eko Juniarto, menjelaskan bahwa pihaknya telah bersurat kepada Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menjadikan Boom Marina sebagai pelabuhan khusus bagi kapal yacht yang dilengkapi dengan TPI.

Baca Juga :  Polda Jatim Tandatangani MoU dengan BKKBN dan Unidha Cegah Stunting Wujudkan Generasi Unggul

“Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan penuh dan berharap Surat Keputusan (SK) segera diterbitkan dalam waktu dekat,” kata Eko.

Selain pendirian TPI, Kantor Imigrasi Kelas III Banyuwangi juga memiliki sejumlah rencana kerja lain di tahun 2025. Di antaranya adalah layanan “jemput bola” pengurusan paspor bagi warga yang sakit dan kesulitan untuk datang ke kantor imigrasi.

Kantor Imigrasi juga akan membuka layanan paspor pada akhir pekan, yaitu setiap hari Sabtu, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu di hari kerja. Selain itu, akan dibuka pusat informasi bagi warga asing dan stand konsultasi keimigrasian di tempat-tempat publik, terutama saat ada acara atau event internasional di Banyuwangi.

(Indra)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x