Home / Ekonomi

Selasa, 15 Februari 2022 - 21:45 WIB

Pasca Odicoff, Permintaan Suplemen Pakan ke Eropa dan Timur Tengah Meningkat

NasionalPos.com,Tangerang Permintaan ekspor suplemen pakan ternak ke benua Eropa dan Timur Tengah mengalami peningkatan tajam. Hal ini menyusul setelah Kementan menggelar One Day with Indonesian Coffee, Fruits, and Floriculture yang diselenggarakan di 10 negara Eropa pada tahun 2021 lalu.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan bahwa Odicoff merupakan salah satu upaya Kementan untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian melalui kegiatan promosi dan pameran. Menurutnya, Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh masyarakat dunia yang melirik produk asli Indonesia.

“Karena itu kami ucapkan selamat atas terealisasinya ekspor pada hari ini, berarti semua yang telah diupayakan bersama telah membuahkan hasil yang baik. Dengan berbagai upaya ini, termasuk juga program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS), pertumbuhan nilai ekspor peternakan pada tahun 2024 bisa naik 300 persen menjadi 1,9 Milyar USD atau setara Rp27 triliun ke 100 Negara tujuan,” kata SYL saat melepas ekspor pakan ternak hasil produksi salah satu perusahaan swasta di kawasan Tangerang Selatan, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga  Politisi PDI-Perjuangan Desak Menteri KKP Segera Respon Persoalan Nelayan di Daerah

Ke depan, kata SYL, Indonesia harus mampu menjadi rujukan produk ekspor dunia karena memiliki kualitas tinggi. Apalagi saat ini Kementan sudah menerapkan berbagai kecanggihan teknologi dan mekanisasi dalam setiap budidaya dan produksi.

“Indonesia harus bisa tampil di dunia dengan mengandalkan kemampuan-kemampuan dari hasil komoditi pertanian yang banyak dan di butuhkan oleh dunia, saya kira itu langkah yang kita capai hari ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu CEO dari perusahaan swasta, Suaedi Sunanto menyampaikan terimakasih atas arahan dan pendampingan Kementan terhadap jalanya ekspor peternakan di awal tahun 2022. Menurutnya, keberhasilan ekspor ini merupakan terobosan Kementan dalam memberikan fasilitas kepada para pelaku industri untuk memperluas pasar ekspor. Termasuk upaya Kementan pada kegiatan Odicoff.

Baca Juga  Pemprov DKI Jakarta Berikan Insentif dan Kemudahan Pembayaran PBB-P2, Untuk Pulihkan Ekonomi

“Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Menteri (SYL) karena kami selalu pengusaha telah diikutsertakan dalam misi promosi produk obat dan nutrisi hewan ke negara Denmark (Eropa) dan Uni Emirat Arab (Timur Tengah),” katanya.

Sebagai informasi, ekspor pakan ternak ini mencapai 13 metrik ton dengan tujuan Negara Denmark dari total nilai kontrak senilai 1 juta Euro atau Rp16,3 Miliar.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah mengatakan bahwa Indonesia berhasil mencatat kerja sama dan kontrak dagang berupa Memorandum of Understanding (MoU) dan Letter of Intent (LoI) untuk memasarkan komoditas pertanian Indonesia di tahun 2022 senilai Rp. 94,4 Miliar.

“Terima kasih kepada pelaku usaha peserta ODICOFF lainnya yang telah ikut berpartisipasi dalam acara ODICOFF dan telah turut mendorong pencapaian GRATIEKS,” tutupnya.(*)

Share :

Baca Juga

utang

Ekonomi

Utang Pemerintah Capai Rp3.500 Triliun Lebih
OJK

Ekonomi

Ini Skema OJK Buat Penyangga Bank Saat Kesulitan Likuiditas
Jokowi dan Trump 696x391

Ekonomi

Jokowi Akan Bahas Khusus Soal Ancaman Perang Dagang AS
crisis ekonomi

Ekonomi

Ini ‘Jurus’ Kemenkeu Hindari Krisis Ekonomi
banjir

Ekonomi

Mentan Amran Banjir Apresiasi dalam Raker di DPR
Pertamina

Ekonomi

Pertamina Rombak Direksi dan Nomenklatur
IMG 20190715 WA0004 532x354

Ekonomi

Kementan Prioritaskan Program Pengembangan SDM
BLBI

Ekonomi

Kemenkeu : Pemerintah Ikuti Proses Hukum Besan Setnov Soal BLBI