Home » Nasional » daerah » Peduli Warga APK, FMJP2R Desak Pemprov DKI Jakarta Segera Selesaikan Masalah di APK”

Peduli Warga APK, FMJP2R Desak Pemprov DKI Jakarta Segera Selesaikan Masalah di APK”

dito 04 Mei 2024 92

NasionalPos.com, Jakarta- Dari hasil penelusuran baik di media sosial, media online dan juga langsung, ke lapangan di temukan informasi mengenai kondisi warga Apartemen Puri Kemayoran Jakarta pusat, yang saat ini dirundung situasi mencekam di duga akibat adanya teror dari pihak yg ingin merebut dan menguasai pengelolaan Apartemen Puri Kemayoran, demikian disampaikan Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2024.

“Kami sama sekali tidak mengenal P3SRS Apartemen Puri Kemayoran (APK), tapi ketika kami menelusuri google, kami menemukan berita tentang konflik di APK dari media online di google, mas, dari situlah muncul rasa kepedulian kami terhadap kondisi yang di alami warga APK, ” ungkap Totok.

Lalu, lanjut Totok, dirinya bersama rekan mahasiswa lainnya, mencoba datang ke APK, tapi ternyata dirinya dilarang masuk, akan tetapi dipicu oleh rasa penasaran yang semakin tinggi, sehingga ia terus mencari informasi tentang kondisi di APK, sampai pada suatu ketika, dirinya bersama rekan rekannya, tanpa sengaja bertemu dengan salah seorang warga APK di kawasan APK, yang sedang melintas keluar dari kawasan APK, kemudian ia menyapa warga tersebut, setelah itu, ia dan warga itu terlibat dalam perbincangan serius, warga tersebut menceritakan apa yang terjadi di APK.

“Ternyata dari cerita warga tersebut, kami mendapatkan informasi bahwa telah terjadi konflik antara pihak yang ingin mengambil alih kepengurusan P3SRS APK dengan mengaku ngaku pengurus P3SRS pilihan, padahal menurut warga itu yang di pilih warga itu adalah Pak Judy Sohan, dari cerita warga ini, kami terus mencari informasi lebih dalam lagi dari berbagai sumber” Tukas Totok.

Baca Juga :  MAKI Minta KPK Usut Tuntas Modus Enembe Kirim Uang Pakai Pesawat Jet

Lebih lanjut Totok menuturkan dirinya tak puas dengan satu narasumber, maka mereka hampir tiap hari mencari informasi dari berbagai sumber, setelah memperoleh informasi yang lengkap, kemudian dirinya bersama rekan rekan nya mengambil kesimpulan bahwa konflik itu terjadi karena di duga pihak Pemprov DKI Jakarta dalam hal Dinas Perumahan dan kawasan pemukiman DKI Jakarta, kurang peka terhadap situasi yang terjadi di APK, dan tidak segera mengeluarkan SK kepengurusan P3SRS pilihan warga APK di pimpin oleh Bapak Judy Sohan.

“Bayangin aja sudah 8 bulan SK kepengurusan P3SRS APK pimpinan Bapak Judy Sohan itu masih belum dikeluarkan oleh Dinas terkait, padahal semua persyaratan lengkap, ini keterlaluan banget, akibat tidak segera dikeluarkan SK tersebut muncullah pihak lain untuk merebut kepengurusan P3SRS APK, melalui teror, maupun intimidasi  sehingga berdampak timbulnya situasi tidak kondusif yang di alami warga APK, warga merasa sangat ketakutan terutama warga yang memiliki anak balita dan juga warga yang sudah lanjut usia  ” Tandas Totok.

Dari situlah, sambung Totok, diri nya bersama rekan rekan nya bersimpati dan sangat peduli terhadap situasi yang dialami warga APK, sehingga dirinya berinisiatif bersurat permohonan kepada PJ Gubernur DKI Jakarta agar segera mengeluarkan SK kepengurusan P3SRS APK pimpinan Bapak Judy Sohan, sebab SK Kepengurusan tersebut bukan hanya solusi bagi penyelesaian masalah di APK, melainkan juga sangat diperlukan bagi P3SRS APK pimpinan Pak Juddy Sohan dalam melaksanakan amanah dari warga untuk bisa melakukan aktifitas administratif yakni membuka rekening untuk aktivitas layanan transaksi keuangan dan yang lebih penting adalah untuk pengurusan perpanjangan Sertifikat HGB Apartemen Puri Kemayoran, tanpa SK P3SRS Apartemen Puri Kemayoran, warga APK bakal terus dirundung konflik.

Baca Juga :  Apapun Parpolnya Anies Capresnya, bukan Anies Cawapresnya

” Pada situasi di alami warga APK tersebut, sebagai sesama warga Jakarta, muncullah rasa simpati kami, karena itu kami  mendesak agar PJ Gubernur DKI Jakarta segera mengeluarkan SK kepengurusan tersebut, kami mahasiswa aja peduli dengan mereka, masa’ PJ Gubernur DKI Jakarta tidak peduli dengan warganya, padahal sudah menjadi bagian dari tanggungjawab PJ Gubernur DKI Jakarta mengayomi dan melindungi warganya. “Tukas Totok.

Sementara itu, di temui terpisah, masih di hari yang sama, salah seorang warga APK yang enggan disebut namanya, ditemui wartawan, ketika ditanya mengenai adanya dukungan simpati dari kalangan mahasiswa yang menamakan diri Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat tersebut.

Ia mengatakan dirinya sama sekali tidak mengenal kelompok mahasiswa yang menamakan diri Forum mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat itu, namun demikian jika kelompok mahasiswa itu, sungguh peduli membantu warga, maka dirinya dan juga seluruh warga APK sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari mereka tersebut, ini artinya permasalahan warga APK mendapatkan perhatian warga Jakarta, terutama dari kalangan mahasiswa.

“Alhamdulillah, ternyata mendapat dukungan dari kalangan warga Jakarta, khususnya dari kalangan mahasiswa, kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, ya, semoga Allah SWT juga menggugah hati Bapak Heru Budi Hartono PJ Gubernur DKI Jakarta agar segera menyelesaikan permasalah kami ini, dengan segera mengeluarkan SK kepengurusan P3SRS APK pimpinan Pak Judy Sohan.”pungkas warga tersebut.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Peringati Hari Lahir Pancasila, Dispora Kota Bandung Ajak Generasi Muda Wujudkan Nilai Kebangsaan Melalui Aksi Nyata

Suryana Korwil Jabar

04 Jun 2026

KOTA BANDUNG, Nasionalpos.com – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang di peringati setiap 1 Juni di manfaatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung untuk memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan Gen Z Impact Talk: Dari Nilai ke Aksi, Dispora mendorong pemuda agar tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga …

Pelatihan Kewirausahaan Jejaring Usaha Baru Dorong Pengembangan UMKM di Bandung

Suryana Korwil Jabar

04 Jun 2026

Bandung, NasionalPos – Upaya memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Jejaring Usaha Baru yang digelar atas program Anggota DPRD Kota Bandung, , di Hotel Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 pelaku UMKM yang berasal …

BAZNAS Pesisir Selatan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagari Painan

Primadoni,SH

03 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com –– Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Selatan, Yose Leonardo, SH., M.Kn., menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan di Nagari Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (3/6/2026). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Nagari Painan, Bambang Sriyanto, di Kantor Wali Nagari Painan. …

Pengukuhan dan Pelantikan LPM Kelurahan Se-Kecamatan Kiaracondong Masa Bhakti 2026–2031

Suryana Korwil Jabar

03 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Kecamatan Kiaracondong menggelar Pengukuhan dan Pelantikan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan se-Kecamatan Kiaracondong masa bhakti 2026–2031 dengan tema “Meningkatkan Sinergitas dan Peran LPM dalam Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

x
x