Home » Nasional » daerah » Pemkab Pesisir Selatan Tegaskan APBD 2026 Berpihak kepada Rakyat

Pemkab Pesisir Selatan Tegaskan APBD 2026 Berpihak kepada Rakyat

Primadoni,SH 12 Nov 2025 291

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat, Rabu (12/11/2025).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Darmansyah yang turut didampingi Wakil Ketua Hakimin, Dani Sopian, dan Ermizen.
Selain pimpinan dewan, rapat juga dihadiri unsur forkopimda, anggota DPRD, staf ahli, asisten, kepala OPD, serta jajaran pemerintah daerah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Risnaldi menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia mengawali penyampaiannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan saran, masukan, serta tanggapan konstruktif terkait rancangan APBD.

Menurutnya, masukan DPRD menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kebijakan anggaran yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Anggota Dewan yang terhormat atas saran dan masukannya. Semoga hal itu mendorong terciptanya APBD yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Risnaldi.

Baca Juga :  Dukung Kegiatan Produksi di Lapas Banyuwangi, Ketum PIPAS Serahkan Mesin Jahit dan Mesin Obras


Menyinggung kesinambungan program prioritas daerah di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional, Risnaldi menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Ia memastikan bahwa arah pembangunan tetap selaras dengan visi dan misi RPJMD Kabupaten Pesisir Selatan.

Risnaldi menerangkan bahwa penetapan skala prioritas pembangunan akan mempertimbangkan urgensi serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa program yang memberikan manfaat langsung kepada pelayanan publik akan tetap menjadi fokus utama.

Sementara itu, kegiatan yang dinilai kurang strategis akan diarahkan pada proses efisiensi maupun refocusing anggaran.

Pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya itu dilakukan melalui inovasi pajak daerah, optimalisasi retribusi, serta pengelolaan aset daerah yang lebih efektif.

Risnaldi menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, BUMD, dan masyarakat dalam mendukung pembiayaan pembangunan.

Pemerintah daerah juga memastikan bahwa sinkronisasi perencanaan dengan pemerintah pusat, provinsi, serta antar-perangkat daerah akan terus diperkuat.
Dalam pelaksanaan program, aparatur daerah dituntut untuk meningkatkan kinerja, inovasi, dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Wabup Risnaldi: Idul Adha Momentum Asah Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Terkait keseimbangan pendapatan dan belanja, Risnaldi menjelaskan bahwa RAPBD 2026 disusun secara berimbang dengan prinsip transparansi dan efektivitas.

Ia menyambut baik saran DPRD untuk mengintensifkan pengelolaan sumber-sumber pendapatan tanpa mengganggu iklim investasi.

Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sarana prasarana pendidikan sesuai kemampuan fiskal daerah.

Di sektor kesehatan, pelayanan bagi masyarakat kurang mampu akan dipermudah termasuk penambahan kuota BPJS.

Untuk bidang infrastruktur, pemerintah akan menyesuaikan pembangunan fasilitas publik berdasarkan prioritas dan kondisi fiskal.

Pada sektor ekonomi, pemerintah meningkatkan sinergi dengan perbankan guna memberikan pelatihan, bantuan modal, dan pendampingan bagi masyarakat.

Menanggapi pengawasan program sosial, Risnaldi menyebut pemerintah rutin melakukan monitoring dan evaluasi, serta membuka ruang kolaborasi dengan DPRD.

Ia juga menegaskan bahwa lima program unggulan Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mengaji, Nagari Sehat, dan Nagari Sejahtera—telah sepenuhnya masuk dalam RPJMD 2025–2029.

Mengakhiri penyampaiannya, Risnaldi menyatakan optimisme bahwa RAPBD 2026 akan menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

x
x