Home » Headline » Perlu Kerja Sama Seluruh Elemen Untuk Hadapi Isu Strategis di Indonesia

Perlu Kerja Sama Seluruh Elemen Untuk Hadapi Isu Strategis di Indonesia

dito 17 Mar 2023 173

NasionalPos.com, Jakarta– Saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai isu strategis yang memerlukan perhatian dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Karenanya, kerja sama dan koordinasi antar kementerian/lembaga dan seluruh elemen masyarakat harus diperkuat.

Demikian sambutan Menko Polhukam Mahfud MD yang dibacakan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Arief Mustofa saat menjadi Inspektur Upacara di Kemenko Polhukam, Jumat (17/3/2023).

“Saling berkoordinasi dan bekerja sama adalah kunci dalam menjalankan tugas-tugas kita dengan efektif dan efisien,” kata Arief.

Menurutnya, Isu pertama yang menjadi perhatian adalah keamanan nasional karena kita harus memastikan bahwa Indonesia selalu aman dan stabil dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri, kedua adalah pemberantasan korupsi, dimana hal ini merupakan salah satu penyakit yang merusak tatanan kehidupan masyarakat.

“Pemberantasan korupsi merupakan isu strategis yang diberikan dan menjadi perhatian khusus oleh Bapak Presiden,” ungkap Arief.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Dana Haji, JAM DATUN Teken Kerja Sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji

Beberapa waktu lalu, Presiden telah menggelar rapat dengan sejumlah Menteri untuk membahas mengenai turunnya Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index yang dirilis oleh Transparency International Indonesia.

“Berkaitan dengan itu, Pemerintah saat ini sedang menyiapkan satu langkah konkret, dengan membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi,” jelas Arief.

Selain itu, Pemerintah juga memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain untuk mencegah terjadinya kejahatan lintas negara dan memastikan bahwa pelaku Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tidak dapat mengeksploitasi perbedaan hukum di antara negara.

Isu ketiga adalah upaya penegakan hukum yang efektif dan adil. Dikatakan, Pemerintah sangat memperhatikan upaya penegakan hukum di Indonesia demi terjaganya keamanan dan stabilitas negara.

Baca Juga :  KPU Bakal Pertahankan Hasil Pemilu 2024 Saat Di sidang MK

“Di bidang ini, Kemenko Polhukam senantiasa memperkuat kerja sama antara lembaga penegak hukum dan pihak-pihak terkait, seperti lembaga keamanan, lembaga pemerintahan, dan masyarakat,” kata Arief.

Isu terakhir adalah tentang kelancaran penyelengaraan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024. Untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang lancar dan berintegritas tinggi, perlu adanya sinergi dan koordinasi antar kementerian dan Lembaga terkait.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa pemilu dilaksanakan secara demokratis dan transparan serta tepat waktu, dan berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat turut serta dalam menjaga integritas pemilu.

“Presiden sudah sering menegaskan bahwa tidak ada penundaan pelaksanaan Pemilu di tahun 2024,” jelas Arief.

Pemerintah juga telah mempersiapkan berbagai instrumen untuk memastikan Pemilu 2024 dapat terselenggara sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, yaitu tanggal 14 Februari 2024. (*red/Humas Kemenko Polhukam RI)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x