Home » Nasional » Prodi Sejarah UNIBA Gelar Seminar Nasional Viva Historica

Prodi Sejarah UNIBA Gelar Seminar Nasional Viva Historica

Eni 06 Jul 2024 143

 

Nasionalpos.com l Banyuwangi – 06/07/2024, universitas PGRI Banyuwangi, Prodi Pendidikan Sejarah pada Universitas PGRI Banyuwangi menyelenggarakan Seminar nasional dengan tema: Historiografi Dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Penulisan Sejarah, Penguatan Karakter dan Pengalaman Komprehensif”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 6-7 Juli 2024.

Narasumber dalam kegiatan nasional oleh Dr. Rahmat Sewa Suraya. S.Sos., M.Si, dari Prodi Tradisi Lisan, Universitas Halu Oleo – Sulawesi Tenggara , Nuryuana Dwi Wulandari, M.Pd, dari Prodi Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Wates Yogyakarta, Turut hadir Masyarakat Sejarawan Indonesia, Komisariat Kabupaten Banyuwangi Dr. Agus Mursidi, M.Pd, Perwakilan Heritage Banyuwangi, Perwakilan Guru Sejarah Se-Indonesia, Perwakilan Dosen Sejarah di Perguruan Tinggi di Banyuwangi, Koordinator pengampu mata kuliah seminar Universitas PGRI Banyuwangi dan mahasiswa prodi pendidikan sejarah di Banyuwangi.

Acara dibuka secara khusus oleh Ketua Prodi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas PGRI Banyuwangi, Miskawi, M.Pd.
Dalam pembukaanya menyampaikan bahwa Kegiatan hari ini adalah kegiatan murni dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai penyelenggara. Bentuk luaran dari mata kuliah seminar. Tujuan Mata kuliah seminar untuk memberikan wawasan, pemahaman dan pengalaman seminar kepada mahasiswa dengan berperan sebagai peserta, moderator, notulis, pembahas khusus, dan pemakalah. Melalui mata kuliah seminar, mahasiswa juga memetakan dan menyusun rancangan penelitian, serta memaparkan proposal penelitian di sebuah forum di hari kedua”, Ungkapnya.

Baca Juga :  Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Miskawi juga menambahkan bahwa” menulis sejarah dengan teknik yang benar merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh lmahasiswa dan lulusan Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Banyuwangi. Untuk menguasai kompetensi tersebut, maka diperlukan latihan dan pendalaman menulis sejarah. Melalui latihan yang berulang-ulang dengan bimbingan dosen, dan penguatan dalam seminar nasional hari ini dapat memberikan peningkatan kapasitas dalam kemampuan menulis sejarah mahasiswa , penguatan karakter dan pengalaman komprehensif”.

Seperti yang dipaparkan oleh Dr. Agus Mursidi, M.Pd bahwa Banyuwangi gudangnya sejarah dan tentunya juga banyak kajian yang menarik mulai tradisi lisan, kuliner dan lainnya. Dasen dan Mahasiswa dapat ikut ambil peran didalamnya. Alhamdulillah secara bertahap kajian ini menjadi konsentrasi Dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi. Saya mewakili Masyarakat Sejarawan Indonesia. Memberikan apresiasi dengan kegiatan ini. Dapat membuka cakrawala baru tentang Historiografi”, Ungkap Ketua MSI Kom. Banyuwangi.
Pengetahuan tradisi lisan diera digital disampaikan oleh Dr. Rahmat Sewa Suraya. S.Sos., M.Si dari Universitas Halu Oleo – Sulawesi Tenggara. Pemateri kedua Nuryuana Dwi Wuandari, M.Pd, dari Universitas PGRI Wates Yogyakarta membahas tentang Historiografi Indonesia sebagai penguatan karakter.
Acara diikuti ratusan peserta dan antusias keingintahuan melalui berbagai banyak pertanyaan saling tukar informasi. Dipenghujung acara, peserta nasional banyak mengucapkan terima kasih karena banyak kajian dan informasi-informasi yang positif baik kajian tradisi lisan, Historiografi dan pembelajaran sejarah yang disampaikan oleh kedua narasumber.

Baca Juga :  Saat Pandemi Covid-19, Aset Orang Kaya Cenderung Naik

Dipenghujung acara seminar nasional terdapat diskusi yang menarik dari kedua narasumber dan Dr. Nurida Finahari MT dari Prodi Teknik Mesin Universitas Widya Gama Malang untuk menindaklanjuti kegiatan berikutnya melibatkan lintas disiplin ilmu terkait kajian-kajian kesejarahan di kabupaten Banyuwangi dikemas dengan tridharma perguruan tinggi.

Kegiatan berikutnya tanggal 7 Juni 2024 dikemas dengan kegiatan mahasiswa menyeminarkan proposal penelitian dengan bimbingan Dosen Prodi Pendidikan sejarah. Luaran kegiatan ini adalah diterbitkan dalam prosiding pendidikan sejarah.

Reporter : Rio

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x