Home » Headline » Promosikan ASN Dari Luar Jakarta, Kebijakan Tak Hargai Karir ASN DKI Jakarta

Promosikan ASN Dari Luar Jakarta, Kebijakan Tak Hargai Karir ASN DKI Jakarta

dito 06 Apr 2023 60

NasionalPos.com, Jakarta– Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua dalam rapat kerja dengan mitra eksekutif termasuk BKD, menyoroti dan mengeritik model promosi jabatan di Pemprov DKI Jakarta. Pejabat dipindahkan dan digeser begitu saja bahkan mendatangkan orang luar untuk mengisi jabatan di DKI Jakarta.

Mendatangkan pejabat dari luar menghambat pejabat DKI Jakarta. Pemprov harus memberi perhatian yang baik kepada pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,

Sebanyak 12 jabatan eselon II di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, saat ini masih kosong. Pengisian jabatan kosong ini seharusnya dari Apatatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Bila jabatan kosong eselon II ini masih dipromosikan atau didatangkan ASN dari luar Pemprov DKI Jakarta sama saja menghina ASN DKI Jakarta, demikian disampaikan Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah seperti dilansir dari realitasindonesia.com,  Rabu, 5/4/2023 kemaren.

Baca Juga :  Populix: 24 persen Milenial Jakarta Ingin Ekonomi Dibahas Di Pilpres

Bagi Amir, kalau mau jujur maka jabatan kosong adalah milik ASN DKI Jakarta bukan milik orang luar. Alasannya sederhana namun mendasar yakni ASN DKI Jakarta bertahun-tahun telah meniti karier dari bawah di Pemprov DKI Jakarta sehingga bila ada jabatan kosong merekalah berhak mengisinya.

Menggunakan ASN dari luar, lanjut Amir, sama saja menghina dan merendahkan ASN DKI Jakarta. Menggunakan ASN dari luar memberi gambaran jelas, ASN DKI Jakarta tidak bermutu, tidak berkualitas dan itu merendahkan, menghina mereka yang sudah bekerja bertahun-tahun di Pemprov DKI Jakarta.

Sementara mengangkat ASN dari luar padahal mereka sama sekali tidak pernah berjuang di lingkungan Pemprov DKI, tidak punya pengalaman di Pemprov DKI dan sama sekali tidak bergaul dengan masyarakat DKI Jakarta.
Tambahan lagi, tutur Amir, secara keilmuan, ASN dari luar belum tentu lebih baik kualitas dan ilmunya. Dan lagi, ilmu saja tidak cukup dalam mengisi jabatan. Kepemimpinan tidak kalah pentingnya.

Baca Juga :  KLHK Berkomitmen Menyudahi Penggunaan Merkuri di Indonesia

Pemimpin yang hanya mengandalkan ilmu hanya melahirkan kekuasaan. Dia berkuasa tetapi bukan pemimpin. Menjadi pemimpin harus ada proses dan pengalaman di lingkungan tempat dia bekerja.

“Kalau diumpamakan, datangkan ASN dari luar sama saja mengusir “pribumi” ASN DKI Jakarta. Sebagai “pribumi” karena selama ini bertugas dan berkarier di DKI Jakarta sedang ASN dari luar sebagai pendatang baru, orang asing,” terang Amir.

Sementara secara terpisah, Maria mengatakan, jabatan kosong sudah disampaikan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Pihak BKD masih menunggu rekomendasi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito

17 Mar 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …

Di duga RHS Bidak Untuk Degradasikan Perlawanan Roy Suryo dkk

dito

17 Mar 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan pemberitaan tentang pertemuan Rismon Haloloan Sianipar dengan Joko Widodo mantan Presiden ke 7 di Solo dan juga bertemu dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang kemudian di lanjutkan dengan pernyataan Rismon memohon maaf berkaitan dengan keterlibatan diri nya atas kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi tersebut . Tentunya informasi tersebut mengundang …

x
x