Home » Headline » Provinsi Maluku Sukses Pertahankan Predikat Jawara Umum di Pesparani III

Provinsi Maluku Sukses Pertahankan Predikat Jawara Umum di Pesparani III

dito 31 Okt 2023 83

NasionalPos.com, Jakarta-  Provinsi Maluku kembali keluar sebagai juara umum Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional III, setelah menyabet gelar juara di tiga mata lomba pada ajang yang berlangsung selama empat hari ini.

Pengumuman gelar juara ini dilakukan pada upacara penutupan yang berlangsung di Ancol Beach City International Stadium, Jakarta Utara, Selasa 31 Oktober 2023 sore hingga malam. Adapun acara penutup dilakukan setelah perayaan ekaristi penutupan Pesparani III.

Provinsi Maluku berhasil menjuarai tiga kategori lomba pada Pesparani III ini yaitu Paduan Suara Dewasa Gregorian, Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Cerdas Cermat Rohani Anak.

Sedangkan juara umum kedua direbut Provinsi Sulawesi Utara setelah menjuarai dua mata lomba yaitu Paduan Suara Dewasa Wanita dan Mazmur Dewasa, kemudian juara umum III direbut Provinsi Jawa Tengah setelah juga meriah dua gelar juara yakni nomor Paduan Suara Suara Remaja Gregorian dan Mazmur Remaja.

Baca Juga :  Menteri Basuki Yakin Banyuwangi Tambah Maju: Tol Probowangi Terus Dilanjut, JLS Juga Dibangun

Adapun tuan rumah DKI Jakarta juga sukses meraih dua gelar juara yaitu masing-masing pada nomor Paduan Suara OMK Campuran dan Mazmur OMK. Hanya saja, DKI Jakarta tidak kebagian gelar juara umum.

Sementara itu, untuk nomor-nomor lain yaitu Paduan Suara Anak dimenangi Kalimantan Timur dan Cerdas Cermat Rohani Remaja direbut oleh Provinsi NTT.

Nomor Paduan Suara OMK Etnik yang menjadi nomor ekshibisi pada Pesparani III ini tidak memiliki juara utama. Sejumlah provinsi sukses meraih gold atau juara satu bersama yaitu Sumatera Utara, Maluku, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Utara, Banten, DKI Jakarta, dan Papua Barat Daya.

Pada Pesparani III di DKI Jakarta ini, ada 13 mata lomba dipertandingkan dan satu mata lomba ekshibisi. Ke-13 mata lomba tersebut adalah Paduan Suara Pria Dewasa Gregorian, Paduan Suara Dewasa Wanita, dan Paduan Suara Dewasa Campuran.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Beri Santunan Kepada Korban Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumbar

Selain itu, Paduan Suara Remaja Gregorian, Paduan Suara Anak, Paduan Suara OMK Campuran, Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur OMK, Mazmur Dewasa, Cerdas Cermat Rohani Anak, Cerdas Cermat Rohani Remaja, Tutur Kitab Suci,

Mata lomba yang pada Pesparani III menjadi ekshibisi adalah Paduan Suara OMK Etnik. Meski ekshibisi, para peserta lomba ini memberikan penampilan terbaik sehingga sangat menghibur penonton.

Sementara itu penutupan Pesparani III ini berlangsung sangat meriah dan dihibur oleh sejumlah artis ibu kota mulai dari Saykoji, Siska Saras (Ex JKT48), Kevin Leon, Gerry Gani, hingga Oni N Friends Orchestra & Choir. Sementara deklarasi penutupan Pesparani III disampaikan Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x