Home » Headline » Refleksi: Johnny G Plate Sang Fenomenal

Refleksi: Johnny G Plate Sang Fenomenal

dito 19 Mei 2023 154

NasionalPos.com, Jakarta– Ketika mencermati sosok Jhonny G Plate (JGP) saat ini sedang menjadi perbincangan public, pasalnya baru saja Menkominfo JGP ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan tower BTS Kemenkominfo, berbagai pendapat dari kalangan masyarakat, nampak memberikan komentar atas peristiwa tersebut,

Tak terkecuali komentar itu disampaikan oleh Honing Sanny, SH, MH, alumni GMNI asal Ende NTT ini, saat awak media menghubunginya, ia mengatakan sebagai sesame orang Flores, dirinya bangga dengan apa yang dicapai oleh seorang Jhonny G Plate, sosok yang sukses dalam semua hal yang dilakukannya.

“Dalam berbisnis, dia memulai karirnya mulai dari nol. kemampuannya perlu kita acungi jempol. Etos dan spirit usahanya di atas rata-rata orang Flores. Jaringan bisnisnya luar biasa. Dia hampir bisa berelasi dengan semua elite republik ini.”ungkap Honing Sanny, SH, MH kepada awak media, Jumaat, 19/5/2023 di Jakarta

Meskipun hal tersebut, lanjut Honing,  tidak diperlihatkan secara terbuka ke publik namun diam-diam, banyak orang mengakui kehebatannya setelah sukses di dunia bisnis, dia memilih utk melakukan upgrading sosial dgn memasuki dunia politik dengan bergabung bersama partai baru bentukan Surya Paloh, Nasdem.

“Saya ingat dalam salam satu diskusi di Gedung Joeang Jakarta beberapa tahun yg lalu ketika Nasdem masih sebagai ormas saya hadir. Jony G Plate salah satu pembicara bersama Viktor Laiskodat, dia begitu tangkas menjawab pertanyaan, kenapa mau masuk politik di saat sudah mapan secara ekonomi. Sudah kaya raya.”tutur Honing Sanny, SH, MH yang juga alumnus Fakultas Geologi UGM Yogyakarta.

Atas pertanyaan itu, sambung Honny, Jony G Plate memberi jawaban yang menurutnya reflektif, yakni “Kalian akan tahu jawaban serta alasannya, ketika kalian sudah seperti saya saat ini”, jawaban dari Johny, yang  menurutnya sangat menarik.

Baca Juga :  AMPG Sesalkan Kericuhan Diskusi GMPG di Pulau Dua Senayan

Honingpun menuturkan dalam dunia politik modern, dalam era demokrasi, tentunya membutuhkan politisi dengan tingkat kemapanan seperti Jony G Plate, dia sudah bebas dalam urusan domestik. Serta dia sudah memahami bahwa berpolitik adalah kesempatan untuk mengambil bagian untuk ikut serta menata politik dengan  cita-cita mensejaterakan rakyat.

Namun, imbuh Honing, tiba-tiba saja ada sesuatu mengejutkan semua pihak, yakni adanya berita media tentang kasus korupsi di kementerian yang dia pimpin, yang akhirnya berujung pada pembuktian bahwa dirinya mengambil keuntungan pribadi yang berakibat pada potensi ruginya negara sebesar Rp 8 triliun, ini suatu yang menjadi penanda bahwa spirit Jony tidak seperti yang diharapkan, seakan rasanya bumi ini runtuh dalam sekejap, seakan semua tangan menudingnya sebagai seorang pesakitan yang harus menanggung beban kesalahan besar, Sungguh ini memprihatinkan.

“Sekarang nasi sdh menjadi bubur, segala pujian serta decak kagum berujung pada sinisme dan cemoohan. Mau cari apa lagi kau Jony, semua monumen yang mencatat tentang prestasimu hancur lebur. Tidak ada yang tersisa selain penyesalan dan malu, Sekalipun begitu, hidup belum selesai. Kristus yang sama-sama kita yakini juga jatuh berkali-kali dalam via dolarosa menuju Golgota.”tukas Honing Sanny, SH. MH, yang sekarang menjadi politisi Partai Gerindra.

Jangan menyerah, kata Honing, justru pengalaman ini menjadi bahan siar untuk yang muda muda agar mengajak mereka kelak jangan ikuti jejakmu. Ajak mereka jangan korupsi. Ajak mereka tidak boleh menggunakan jabatan secara keliru. Ajak mereka untuk makan apa yang menjadi hak, dan tidak memakan yang bukan menjadi haknya, kemudian hadapi proses hukum dengan tenang, katakan apa yang sesungguhnya. Beberkan fakta yang benar, tidak perlu tutup-tutupi. Belajarlah dari Elieser dalam kasus Pembantaian Ferdy Sambo.

Baca Juga :  Selama Malam Perayaan Tahun Baru 2024 Di wilayah Prov DKI Jakarta, Terkumpul Sampah Sebanyak 130 Ton

“Kalo itu kraeng lakukan, maka akan membantu membuka kotak pandora karena tidak ada korupsi tanpa melibatkan banyak pihak. Sayub-sayub terdengar bahwa banyak pihak, lintas partai, para elite parpol diduga ikut terlibat dalam kasus ini, yakinlah bahwa Bung Jony tidak sendiri, tidak berjuang sendiri karena ada Kristus yang mendampingimu.”tegas Honing Sanny.

Lebih lanjut Honing, berharap kepada aparat penegak hukum, semoga kasus ini buka luas kepada public, mulai penyidikan, dan persidangan di pengadilan sebaiknya dibuka seluas-luasnya agar publik paham bahwa negara yang diambang ambruk masih punya energi untuk bertahan.

Negara tidak boleh kalah, serta kepada publik juga perlu tetap waspada karena akhir-akhir ini pejabat republik sedang melakukan patgulipat yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah yang jauh lebih besar diantaranya kasus yang diungkap Mahfud MD bebrapa waktu yang lalu yg saat ini sdh tidak kedengaran lagi bunyi.

Selain itu, Honing juga berharap semoga kasus yang menimpa Jony G Plate menjadi pelajaran bagi para politisi, para calon presiden, untuk lebih selektif dan hati2 dalam pemilih para pembantu dalam pemerintahannya kelak, Partai politik juga menjadikan kasus ini sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada partai politik.

“Tanpa ada kepercayaan terhadap partai politik serta para calon legislatif, calon presiden, calon kepala daerah, maka pemilu hanya dijadikan ajang pasar transaksi dan kesempatan untuk profit taking saja. Mari sama-sama kita jaga agar kasus seperti Jony tidak terulang lagi dalam pemerintahan baru lima tahun ke depan, terlepas dari kasus yang dia alami saat ini, yang pasti Jhonny G Plate Sang Fenomenal.”pungkas Honing Sanny, SH.MH. (*Red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

x
x