Home » Ekonomi » Rencana Kemenhub Naikkan Tarif Ojol, kebijakan yang tidak Bijaksana”

Rencana Kemenhub Naikkan Tarif Ojol, kebijakan yang tidak Bijaksana”

dito 01 Jul 2025 304

NasionalPos.com, Jakarta 

Rencana pemerintah menaikkan tarif ojek online (ojol) sebesar 8 hingga 15 persen, tentunya mendapatkan reaksi keras dari pengguna jasa transportasi online, pasalnya rencana tersebut bakal menambah beban ekonomis bagi pengguna jasa transportasi online, demikian di sampaikan oleh Budianto Tarigan, SH pengamat sosial kepada wartawan, Selasa, 1 Juli 2025 di Jakarta.
” Kebijakan menaikkan tarif ojek online, sangat tidak bijaksana, karena berdampak merugikan kami sebagai pengguna jasa transportasi online.” Ucap Budianto Tarigan, SH
Menurut Budianto Tarigan, dirinya menilai rencana kebijakan kementerian perhubungan menaikkan tarif ojek online, itu suatu langkah yang justru bisa berdampak memicu semakin memberatkan masyarakat pengguna jasa transportasi online, terutama para karyawan yang bergaji pas pasan, serta juga berdampak pada semakin menurunkan pendapatan ojek online.
” Kalau tarif ojol naik, pengguna jasa enggan naik ojol, tentunya berdampak juga pada semakin menurunkan pendapatan ojek online, lha ya, donk, orderan sepi, pendapatan pasti menurun” tukas Budianto Tarigan, SH, yang juga aktivis alumni GMNI Jakarta
Lebih lanjut Budianto mengatakan bahwa dirinya menengarai kebijakan kementerian perhubungan menaikkan tarif ojek online itu justru tidak berdampak naiknya kesejahteraan ojol, seperti yang selama ini menjadi tuntutan ojol, malahan dirinya curiga, kebijakan menaikkan tarif ojek online itu justru menguntungkan dan mensejahterakan perusahaan aplikator.
“Dampak kenaikan tarif tidak sejahterakan Ojol tapi sejahterakan perusahaan aplikator, dan bahkan di sinyalir terjadi pemerasan sesungguhnya ojol lebih butuh Payung hukum Ojol daripada soal tarif.” Tukas Budianto Tarigan, SH.
Sekarang tanpa payung hukum, lanjut Budianto, kalau ada pelanggaran terhadap berbagai kebijakan pemerintah tentang ojol, tidak ada yg di hukum, karena tidak ada payung hukum, hanya adanya kepastian hukum pada payung hukum untuk ojol yang dapat mensejahterakan ojol dan tidak menjadi beban pengguna jasa transportasi online.
” Diduga Kemenhub tidak berani turunkan komisi aplikator e malah sekarang naikin tarif, saya mengindikasikan yang marah bukan cuma ojol tapi sekarang seluruh rakyat jadi marah, kenapa ? Karena kebijakan tersebut justru menguntungkan pihak aplikator., selain itu, sangat tidak tepat kondisi sekarang menaikkan tarif ojol, daya beli masyarakat lagi rendah dan malah bisa memicu Inflasi,  ini kebijakan yang tidak Bijaksana “.Pungkas Budianto Tarigan, SH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung

dito

24 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada,   Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

x
x