Home » Ekonomi » Rencana Kemenhub Naikkan Tarif Ojol, kebijakan yang tidak Bijaksana”

Rencana Kemenhub Naikkan Tarif Ojol, kebijakan yang tidak Bijaksana”

dito 01 Jul 2025 280

NasionalPos.com, Jakarta 

Rencana pemerintah menaikkan tarif ojek online (ojol) sebesar 8 hingga 15 persen, tentunya mendapatkan reaksi keras dari pengguna jasa transportasi online, pasalnya rencana tersebut bakal menambah beban ekonomis bagi pengguna jasa transportasi online, demikian di sampaikan oleh Budianto Tarigan, SH pengamat sosial kepada wartawan, Selasa, 1 Juli 2025 di Jakarta.
” Kebijakan menaikkan tarif ojek online, sangat tidak bijaksana, karena berdampak merugikan kami sebagai pengguna jasa transportasi online.” Ucap Budianto Tarigan, SH
Menurut Budianto Tarigan, dirinya menilai rencana kebijakan kementerian perhubungan menaikkan tarif ojek online, itu suatu langkah yang justru bisa berdampak memicu semakin memberatkan masyarakat pengguna jasa transportasi online, terutama para karyawan yang bergaji pas pasan, serta juga berdampak pada semakin menurunkan pendapatan ojek online.
” Kalau tarif ojol naik, pengguna jasa enggan naik ojol, tentunya berdampak juga pada semakin menurunkan pendapatan ojek online, lha ya, donk, orderan sepi, pendapatan pasti menurun” tukas Budianto Tarigan, SH, yang juga aktivis alumni GMNI Jakarta
Lebih lanjut Budianto mengatakan bahwa dirinya menengarai kebijakan kementerian perhubungan menaikkan tarif ojek online itu justru tidak berdampak naiknya kesejahteraan ojol, seperti yang selama ini menjadi tuntutan ojol, malahan dirinya curiga, kebijakan menaikkan tarif ojek online itu justru menguntungkan dan mensejahterakan perusahaan aplikator.
“Dampak kenaikan tarif tidak sejahterakan Ojol tapi sejahterakan perusahaan aplikator, dan bahkan di sinyalir terjadi pemerasan sesungguhnya ojol lebih butuh Payung hukum Ojol daripada soal tarif.” Tukas Budianto Tarigan, SH.
Sekarang tanpa payung hukum, lanjut Budianto, kalau ada pelanggaran terhadap berbagai kebijakan pemerintah tentang ojol, tidak ada yg di hukum, karena tidak ada payung hukum, hanya adanya kepastian hukum pada payung hukum untuk ojol yang dapat mensejahterakan ojol dan tidak menjadi beban pengguna jasa transportasi online.
” Diduga Kemenhub tidak berani turunkan komisi aplikator e malah sekarang naikin tarif, saya mengindikasikan yang marah bukan cuma ojol tapi sekarang seluruh rakyat jadi marah, kenapa ? Karena kebijakan tersebut justru menguntungkan pihak aplikator., selain itu, sangat tidak tepat kondisi sekarang menaikkan tarif ojol, daya beli masyarakat lagi rendah dan malah bisa memicu Inflasi,  ini kebijakan yang tidak Bijaksana “.Pungkas Budianto Tarigan, SH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

x
x