Home » Ekonomi » Revolusi Kesehatan: Implementasi Teknologi AI di Sektor Medis

Revolusi Kesehatan: Implementasi Teknologi AI di Sektor Medis

Dewi Apriatin 23 Des 2024 118

NasionalPos.com, Jakarta – Fajar teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah terbit. Di berbagai tempat, orang membicarakan kemampuan dan potensi teknologi ini. Jika sebelumnya revolusi teknologi menggantikan tenaga manusia, maka AI mampu menggantikan kemampuan kognitif manusia. Hampir semua aspek kehidupan dapat memanfaatkan teknologi AI, mulai dari membersihkan rumah, kendaraan otonom, hingga analisis cuaca. Sektor kesehatan, yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan manusia untuk tetap sehat dan tampil prima, juga tidak luput dari sentuhan AI. Berbagai layanan kesehatan kini dapat ditingkatkan dengan teknologi AI, membuka cakrawala baru dalam sektor kesehatan. Berikut adalah berbagai implementasi teknologi AI di sektor kesehatan.

AI dan Diagnosa Pasien: Kolaborasi Teknologi dan Sentuhan Manusia

Mendiagnosis keluhan pasien bukanlah tugas yang mudah bagi seorang dokter profesional. Meskipun setiap hari menghadapi kasus serupa, seorang dokter tidak bisa langsung menentukan jenis penyakit yang diderita pasien serta pengobatan yang tepat. Revolusi AI mampu memberikan diagnosa yang tepat dan cepat dibandingkan dengan dokter pada umumnya. Di masa depan, hanya dengan foto ruam kulit, mengisi data pasien, dan serangkaian tes, AI dapat mengidentifikasi penyakit yang diderita pasien lengkap dengan rencana pengobatan. AI juga dapat mengukur efektivitas pengobatan pasien terhadap demografi tertentu. Selain itu, AI mampu memperbarui kemampuannya dalam mendiagnosis dengan data medis terbaru. AI mengubah layanan kesehatan menjadi lebih cepat, akurat, dan personal bagi setiap pasien. Namun, sentuhan manusia tetap penting dalam perawatan pasien, sehingga diagnosa AI akan tetap diawasi oleh dokter. Beberapa perusahaan yang menggunakan teknologi AI untuk mendiagnosis pasien antara lain: Dexcom (DXCM), Tenet Healthcare (THC), Novartis (NVS), Medtronic (MDT), Tempus AI (TEM), dan Novo Nordisk (NVO). Saham perusahaan-perusahaan tersebut bisa kamu temukan dan miliki melalui aplikasi Nanovest.

Mempercepat Penemuan Obat Ampuh dan Aman

Tantangan zaman modern saat ini adalah menciptakan obat yang bukan saja manjur tetapi dengan efek samping yang minimal. Dua faktor tadi membuat perlombaan untuk membuat obat bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami segudang. Begitu banyak data, struktur kimia rantai genetika dan entah apa lagi yang harus diteliti oleh peneliti suatu produsen obat-obatan. Antara campuran senyawa yang satu dengan senyawa yang lain, dosis, temperatur dan berbagai faktor harus dipertimbangkan. Kombinasi dari berbagai faktor ini sangat melelahkan untuk diteliti bahkan oleh sekelompok ilmuwan yang berpengalaman. Teknologi AI mampu melakukan simulasi terhadap semua kombinasi tersebut sehingga proses mencari obat yang manjur dan aman dapat dipangkas waktunya. Beberapa perusahaan yang menggunakan teknologi AI untuk penelitian ini antara lain: Eli Lilly (LLY), Merck (MRK), Gilead Sciences (GILD), dan Biogen (BIIB).

Baca Juga :  Transjakarta Bakal Masuk Pelabuhan Tanjung Priok

AI di Dunia Bedah: Akurasi Tinggi Tanpa Kelelahan

Ada anggapan yang dipercaya oleh khalayak umum bahwa jika ingin menjadi seorang dokter bedah maka seorang mahasiswa kedokteran harus mempunyai tangan yang stabil, tidak bergetar sekalipun. Entah apa anggapan ini benar atau tidak namun yang pasti menjadi dokter bedah tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun. Proses menjadi seorang dokter bedah tidak mudah sehingga jumlah dokter bedah saat ini sangat kurang padahal permintaan sangat banyak. Masuklah teknologi AI yang dibekali dengan lengan kompleks untuk melakukan irisan yang bersih dan tepat di tubuh pasien, kira-kira lebih akurat dari seniman pembuat jam tangan di Swiss. Robot bedah ini mampu bekerja dalam jangka waktu yang lama tanpa kehilangan ketelitiannya sama sekali. Hal ini berbeda dengan dokter bedah pada umumnya yang memiliki sifat fatigue atau kelelahan. Ketelitian robot bedah ini sudah teruji ketika melakukan semacam pembedahan jantung di dalam kendaraan yang sedang bergerak kencang. Pada uji coba tersebut robot bedah mampu bekerja dengan stabil, tepat dan cepat. Walaupun demikian robot bedah ini harus di bawah pengawasan satu atau beberapa orang dokter bedah. Salah satu perusahaan yang sudah lebih dulu menggunakan bedah robotika antara lain: Intuitive Surgical Inc (ISRG).

Dokter Pribadi AI: Layanan Kesehatan 24/7 untuk Para Pekerja Sibuk

Kesehatan itu penting, namun kegiatan sehari-hari itu juga penting. Seorang pekerja melakukan janji bertemu dengan dokter di akhir pekan agar tidak mengganggu pekerjaannya, namun ketika di akhir pekan pasien dokter tersebut membludak. Para pasien rupanya memiliki alasan yang sama dengan pekerja tadi, tidak ingin mengganggu waktu kerja. Ketika melakukan penjadwalan ulang ternyata harus mengambil waktu setengah hari akibat masih adanya antrian di dokter tersebut. Teknologi AI mampu menjawab masalah pekerja tersebut dengan menjadi dokter pribadi yang siap 24 jam sehari 7 hari seminggu. Dokter robot pribadi bahkan mampu melakukan pemesanan obat yang tepat untuk mengatasi keluhan pekerja tersebut. Singkatnya dokter pribadi ini mampu melayani kebutuhan pasien tanpa harus mengorbankan rutinitas keseharian pasien tersebut. Nantinya data dokter robot pribadi ini akan tetap dipantau oleh seorang dokter profesional. HCA Healthcare (HCA), Universal Health Services (UNH).

Baca Juga :  Proyek Strategis, Kemenkominfo Minta Kejagung Lakukan Pendampingan Hukum

Pergerakan harga Aset kripto, saham amerika serikat, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) sebagai calon pedagang fisik aset kripto. Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x