Home » Ekonomi » Skema Kartu Prakerja Disambut Positif Masyarakat Internasional, Bisa Direplikasi ke Program Lain

Skema Kartu Prakerja Disambut Positif Masyarakat Internasional, Bisa Direplikasi ke Program Lain

ardi 13 Jul 2022 192

NasionalPos.com,jakarta Program Kartu Prakerja mendapat sambutan positif dalam International Conference on Adult Education ke-7 (CONFINTEA VII) di Maroko, yang diikuti negara-negara anggota UNESCO pada pekan lalu.

Dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto menjelaskan sebagai program bantuan tunai bersyarat, Kartu Prakerja tidak hanya membantu pekerja terkena PHK dan memberi mereka kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sebelum kembali bekerja, tapi secara umum juga membantu menciptakan wirausaha.

Insentif yang diberikan setelah mereka menyelesaikan pelatihan, terbukti memperkuat daya beli masyarakat di masa pandemi, karena mayoritas menggunakannya untuk membeli bahan makanan.

“Ada sekitar 12,8 juta lebih penerima Kartu Prakerja yang telah terlayani selama 26 bulan pelaksanaan program dan masih berlanjut hingga saat ini. Dimana semuanya dapat diselesaikan melalui smartphone,” kata Airlangga yang juga Ketum umum Partai Golkar dalam presentasinya.

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah Redjalam merespons apresiasi dunia internasional terhadap Kartu Prakerja.

“Merupakan kebanggaan untuk kita semua. Apresiasi internasional ini membuktikan bahwa Kartu Prakerja yang merupakan program cepat dari pemerintah bisa berjalan baik,” kata Piter, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga :  Alumni School of Information Systems BINUS UNIVERSITY Jadikan Hobi Sebagai Usaha: Simak Kisah Sukses Billy Adi Wijaya!

Ia mengungkapkan mekanisme program Kartu Prakerja patut untuk diterapkan pada program pemerintah yang lain. “Pola atau mekanisne Kartu Prakerja yang banyak memanfaatkan teknologi digital seharusnya bisa menjadi rujukan bagaimana pemerintah menyalurkan berbagai bantuan sosial atau juga bantuan kepada UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam Kartu Prakerja jika diterapkan dalam program lain bisa menjadikan lebih tepat sasaran. “Dengan memanfaatkan teknologi digital bantuan lebih bisa diyakini tepat sasaran,” pungkasnya.

Sementara itu, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Muhammad Hanri menilai positif program tersebut. Hal itu didasarkan pada peningkatan keahlian dan keterampilan peserta yang didapat dari program Kartu Prakerja.

“Kalau programnya, saya pribadi mengapresiasi bagus buat up-skilling dan re-skilling,” ungkapnya.

Menurut Hanri, antusias sekaligus tingkat penyelesaian pelatihan peserta cukup tinggi. “Antusiasme peserta bagus, yang menyelesaikan juga hampir 90% lebih, tapi masalahnya ini masih online. Jadi orang masih gampang untuk ikut dan kemarin masih ada kayak kompensasinya cukup gede, sehingga dia seperti semi-bansos,” ujar ekonom UI tersebut.

Ia menilai, rencana pemerintah untuk menyelenggarakan pelatihan Kartu Prakerja secara hibrida patut dicermati. Apalagi rencana pemerintah untuk mengurangi bantuan sosial (bansos) yang selama ini diberikan pada peserta. “Itu yang perlu dicermati karena ingin bansos-nya atau karena ingin up-skilling,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Pembiayaan, BRI Finance dan Nasmoco Gelar Open House di Beranda Bali

Hanri mengungkapkan peserta Kartu Prakerja juga mendapat manfaat besar dari pelatihan yang mereka ikuti. Mereka bisa masuk di lapangan pekerjaan yang sesuai.

Kartu Prakerja menjadi sarana bagi tenaga kerja untuk meningkatkan keahlian dan menambah keahlian baru. Hal itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan gaji yang diterima mereka. “Jadi itu menjadi sarana bagi mereka. Misalnya bagi mereka yang usia 30an gak mungkin mereka kuliah lagi. Biayanya terlalu tinggi,” ujarnya.

Dikatakan Hanri, sebenarnya tujuan Kartu Prakerja bukan mengurangi angka pengangguran secara langsung, melainkan memberikan fasilitas pada orang yang sedang menganggur.

Sehingga ketika peserta sudah selesai program diharapkan mereka bisa lebih cepat bekerja. Selain itu, program Kartu Prakerja juga menyalurkan antara industri dan peserta.

“Kartu Prakerja tidak sedang membuat lapangan pekerjaan, tapi memperkaya pekerja yang sedang tidak bekerja supaya cepat dapat kerja,” tegasnya.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x