Home » Headline » Soal Ijazah Jokowi, Bareskrim Dukung Rismon Cs?

Soal Ijazah Jokowi, Bareskrim Dukung Rismon Cs?

Dhio Justice Law 05 Jun 2025 291

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

 

NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa bulan terakhir, publik terus memusatkan perhatiannya pada kasus ijazah mantan Presiden Jokowi. Betapa tidak, jika ijazah Jokowi terbukti palsu, maka ini akan menjadi skandal terburuk sepanjang sejarah negeri dan melibatkan sejumlah elit. Tak hanya itu, image negeri ini dimata dunia internasional semakin terpuruk pasca Jokowi masuk finalis pemimpin terkorup versi OCCRP (Organized Crime and Corruption Reporting Project).

 

Lantaran itu pula, apapun isu atau kabar terbaru terkait kasus tersebut, akan mendapat porsi perhatian lebih dari publik.

 

Nah, ini ada hal menarik yang mungkin luput dari perhatian publik terkait perjalanan kasus ijazah Jokowi. Jika dicermati dengan baik, maka akan terlihat beberapa peristiwa yang bisa mengarah pada petunjuk adanya skenario untuk mengungkap keabsahan ijazah Jokowi. Bisa jadi, penilaian publik terhadap penegak hukum yang dianggap ‘berpihak’ pada Jokowi justru sebaliknya..eng..ing..eng

 

Jadi begini, pasca Bareskrim Mabes Polri menggelar jumpa pers pada Kamis (22 Mei 2025), Publik mengungkapkan kekecewaanya setelah mendengar penjelasan Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro soal hasil uji forensik ijazah Jokowi. Publik kecewa dan menilai Bareskrim tidak fair dalam melakukan uji forensik yang hasilnya menunjukkan ijazah Jokowi asli. Meskipun, Bareskrim secara implisit menyebut antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama. Jadi, sejatinya Bareskrim tak menyebut ijazah Jokowi itu asli.

Baca Juga :  Masjid Assa'adah Tanjung Barat Dibersihkan PPSU Bersama Warga

 

Kekecewaan juga dilontarkan Rismon Sianipar yang selama ini bersama Roy Suryo, dr. Tifa dan lainnya telah meragukan keaslian ijazah Jokowi melalui kajian ilmiah.

 

Pada Minggu (24 Mei 2025), Rismon melalui akun X pribadinya menolak hasil uji forensik yang dinilai tidak ilmiah dan subyektif.

 

Sehari setelahnya, Rismon diperiksa di Subdit Kamneg Polda Metro Jaya pada Senin (26 Mei 2025). Ini aneh, karena hanya Rismon yang diperiksa di Subdit Kamneg, sementara Roy Suryo dan dr. Tifa tak diperiksa di Subdit Kamneg. Ingat, jika Kamneg itu terkait intelijen Negara.

 

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya pada Kamis (29 Mei 2025) Rismon melalui akun X miliknya, melontarkan pertanyaan tentang gelar yang disandang Jokowi. Menurutnya, Jokowi hanya mengikuti program Sarjana Muda di Fak. Kehutanan UGM. Lalu, darimana Jokowi mendapatkan gelar Ir (Insinyur)?

 

Rismon juga mempertanyakan bahwa apakah program Sarjana Muda di UGM bergelar Ir. Kehutanan?

 

Lalu, pada Sabtu (31 Mei 2025) melalui akun X miliknya, Rismon menulis bahwa Jokowi akan dilaporkan atas dugaan skripsi palsu. Alasannya, total SKS (Satuan Kredit Semester) yang diambil Jokowi saat menjadi mahasiswa di Fak. Kehutanan UGM hanya 122 SKS. Padahal, total SKS yang dibutuhkan untuk lulus program Sarjana (S1) minimal 144 SKS. Dan itu artinya, Jokowi hanya menempuh studi Sarjana Muda tanpa syarat penulisan skripsi.

 

Masih dalam akun X miliknya, Rismon menampilkan tangkapan layar Form Her Registrasi Jokowi semester dua tahun akademi 1981/1982 yang menunjukkan Jokowi melingkari pilihan Sarjana Muda. Gambar ini diambil saat jumpa pers Bareskrim Polri yang digelar pada Kamis (22 Mei 2025) sebelumnya.

Baca Juga :  Uang Pensiun 100% Uang PNS Bukan Dari APBN, Harus Dikelola Hati-Hati

 

Pertanyaannya, mengapa Rismon baru mengungkap fakta dari Jumpa Pers Bareskrim Polri soal program studi Sarjana Muda Jokowi setelah diperiksa di Kamneg Polda Metro Jaya?

 

Lalu, mengapa Bareskrim Polri membeberkan data soal Her Registrasi dan Form. Registrasi Jokowi yang justru menjadi amunisi baru bagi Rismon untuk mengungkap keabsahan ijazah Sarjana (S1) dan skripsi Jokowi?

 

Apa iya, Bareskrim Polri senaif itu untuk memberikan amunisi kepada Rismon? Atau memang Bareskrim Polri telah sengaja memberikan amunisi baru sebagai bentuk dukungannya kepada Rismon Cs untuk mengungkap fakta sebenarnya yang bisa menjungkalkan Jokowi?

 

Sebab apabila Jokowi hanya menempuh jalur program Sarjana Muda, maka otomatis ijazah Sarjana (S1) Jokowi dan skripsinya itu palsu.

 

Jika benar Bareskrim dukung Rismon Cs, maka apakah itu ada kaitannya dengan rencana Presiden Prabowo untuk mengganti Kapolri yang dianggap Geng Solo? Kabarnya, penggantian Kapolri terkait dengan ‘Operasi Senyap’ Prabowo untuk membenahi tubuh TNI dan Polri.

 

Jika benar ‘Operasi Senyap’ menyasar Polri dengan penggantian pucuk pimpinannya, maka tentu aparat dibawahnya akan menyesuaikan diri. Artinya, mereka tidak ikut lagi perintah geng Solo dengan mendukung Rismon Cs.

 

Wallahu ‘Alam bissawab

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

x
x