Soal Rencana Kenaikan Harga BBM, Masih Dikaji Pemerintah
Home » Ekonomi » Soal Rencana Kenaikan Harga BBM, Masih Dikaji Pemerintah

Soal Rencana Kenaikan Harga BBM, Masih Dikaji Pemerintah

dito 16 Agu 2022 91

Nasionalpos.com, Jakarta– Saat ini, Pemerintah sedang menghitung rencana kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite. Kemungkinan pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi menguat dalam beberapa hari terakhir, saat ini pemerintah sedang membahas terkait rencana tersebut, demikian disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif ketika ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022

“Sedang, kita bahas ini, masih dikoordinasikan sama Pak Airlangga (Menko Perekonomian),” ungkap Arifin Tasrif,

Menurut Arifin, Namun, jika akhirnya pemerintah mengambil kebijakan kenaikan harga jual BBM, Arifin berjanji, pemerintah akan lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Selain itu, juga harus ubah perpres dulu.

Sementara itu, ditemui terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun tak menampik jika memang saat ini pemerintah sedang membahas harga jual BBM ini. Kata dia, langkah ini dilakukan merespons kenaikan harga minyak dan juga kenaikan konsumsi.

Baca Juga :  SYL Raih Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhas

“BBM sedang kita review terkait kebutuhan akibat kenaikan harga BBM dari volume dan dari segi kebijakan selanjutnya,” ucap Airlangga di Gedung Jenderal Pajak, Selasa, 16 Agustus 2022.

Perhitungan tentunya, imbuh Airlangga, tak lepas dari dampak ke inflasi dan efeknya terhadap penerimaan negara. Sekaligus, pemerintah juga tengah menyiapkan bantalan sosial jika memang akhirnya diputuskan harga jual BBM akan naik,

“Apabila ada penyesuaian akan kalkulasi kompensasi dalam berbagai program dan program sedang berjalan dalam perlinsos seperti yang dilakukan dalam penanganan covid,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Sebanyak 350 Warga Mengungsi Akibat Banjir di Morowali, Sulawesi Tengah

Sedangkan, dari sisi Pertamina, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Pertamina tak akan melakukan perubahan harga jual BBM jika belum ada keputusan yang bulat dari tiga menteri, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Menteri ESDM.

“Itu juga kan masih dibahas belum ada putusannya. Jadi kan dari Kemenko, Menteri ESDM, dan Menkeu. Kalau putusan ada, baru ada penugasan di Pertamina,” ujar Erick.

Erick juga mengatakan, sampai hari ini ia belum mendapatkan keputusan terkait kebijakan harga BBM. Tentu saja, jika sudah ada keputusan maka pihaknya bersama PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN akan melakukan penugasan tersebut.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x