Home » Headline » Stop,Polemik Soal Hutang Anies, Karena Jika Tidak Dihentikan, Dapat Berimplikasi Merusak Demokrasi

Stop,Polemik Soal Hutang Anies, Karena Jika Tidak Dihentikan, Dapat Berimplikasi Merusak Demokrasi

dito 13 Feb 2023 122

NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi yang mencuatkan Isu soal utang mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno mencuat ke publik. Hal itu pertama kali diungkap oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa saat diundang menjadi narasumber dalam Youtube Akbar Faizal Uncensored yang diunggah pada Minggu, 5 Februari 2023 lalu.

Sontak saja, issue itupun mendapat respon dari berbagai kalangan masyarakat, salah seorang diantaranya, adalah Andi Pane tokoh masyarakat berdomisili di Jakarta Utara ini, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan polemik hutang-piutang bakal calon presiden Partai NasDem  Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno, dapat dinilai isue tersebut dimunculkan untuk merusak citra Anies, dan bahkan merusak Elektabilitas Anies yang sudah tinggi, akan tetapi dengan adanya issue tersebut,  maka masyarakat percaya bahwa issue tersebut adalah bagian dari konspirasi pihak lain yang  akan menjatuhkan kredibilitas Anies sehingga berpotensi menurunkan elektabilitas Anies.

“Lontaran issue semacam itu, saya menduga merupakan bagian dari agenda untuk membangun citra buruk tentang Anies. Dan ini bukan hanya satu saja, ada banyak, namun saat ini masyarakat sudah semakin cerdas menanggapi berbagai macam issue yang menyerang Anies, karena itulah, maka dengan adanya issue tersebut bakal meningkatkan elektabilitas Anies.”ucap Andi Pane kepada awak media, Senin, 13/2/2023 di Jakarta.

Baca Juga :  Di Momentum HUT TNI ke 78, Mari Perkuat Sinergisitas Masyarakat Dengan TNI Mengawal Demokrasi Sukseskan Pemilu 2024 Untuk Indonesia Maju

Menurut Andi Pane, Jika ada pihak yang mengatakan bahwa masalah hutang tersebut ada indikasi suatu Tindakan perencanaan korupsi, maka hal itu suatu ungkapan yang tidak mendasar dan subyektif, karena  dalam perjanjian hutang Anies dengan Sandi, jika pasangan Anies-Sandi memenangkan Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, maka tidak ada kewajiban dari pihak Anies untuk mengembalikannya, alias lunas sebab dana pinjaman tersebut untuk kepentingan kampanye bukan kepentingan pribadi, serta faktanya selama Anies Baswedan menjabat sebagai Gubenur Provinsi DKI Jakarta, Anies tidak menjanjikan apapun berupa proyek atau yang lainnya, dan bahkan Anies tidak memberikan proyek atau jabatan apapun kepada pemberi pinjaman, walaupun saat Sandi mengundurkan diri sebagai wagub untuk menjadi cawapres di pilpres 2019 lalu, soal hutang itu tidak pernah terdengar, kenapa sekarang diungkap oleh pihak lain, kenapa bang Sandi nggak ngomong, dan nggak nagih, padahal pemberi pinjamannya adalah Bang Sandi.

Selain itu, sambung Andi Pane, mengenai penyebutan dugaan perencanaan Korupsi itu kontradiksi dengan Fakta yang tidak ditemukan nya bukti korupsi selama menjabat,  bahkan mendapat Gubernur Anies mendapatkan apresiasi melalui pemberian penghargaan opini  WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK selama 5 tahun berturut turut.

“Itu semua membuktikan bahwa Anies bersih dan kemudian penyebutan soal hutang anies di masa pilkada 2017 lalu merupakan adanya indikasi Perencanaan Korupsi, itu hanyalah sebuah asumsi sesat yang tidak bisa dibuktikan”tukas Andi Pane.

Baca Juga :  Bintorwasdal ke Lapas Banyuwangi, Kadivpas Jatim Ingatkan Implementasi Tiga Kunci Pemasyakatan Maju

Andi Pane juga mengingatkan bahwa masa menjelang pelaksanaan pilpres 2024 yang merupakan momentum demokratis, sudah semestinya dihentikan opini yang bersifat framing negatif dan pembunuhan karakter untuk seseorang yang justru akan melemahkan Demokrasi di Indonesia, dan sebaiknya di isi dengan opini positif, edukatif dan inspiratif, serta tentunya tunjukkan prestasi seseorang daripada melontarkan serangan-serangan yang justru dapat menimbulkan konflik maupun kegaduhan, serta dapat berimpilikasi merusak alam demokrasi yang dengan susah payah diperjuangkan oleh founding father maupun para pahlawan bangsa.

“Jika situasi kompetisi politik yang tidak sehat tersebut terus dipelihara, maka Indonesia tidak akan pernah maju dan bangkit, selain itu, kalau hanya berpedoman pada Slogan saja Tanpa di ikuti niat dan ahlak yang bersih dari para penyelenggara pemerintahan, maka sia-sia lah segala daya upaya membangun negeri ini, karena itu, mari kita bersama-sama merajut kolaborasi yang kuat dan massif untuk menjaga negeri ini dari berbagai cara oleh mereka yang ingin membunuh demokrasi di negeri ini, karena itu Stop, polemik Soal Hutang Anies Karena Jika Dibiarkan Dapat Berimplikasi Membunuh Demokrasi”pungkas Andi Pane. (*dit)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

x
x