Home » Nasional » daerah » Tinjau Pasar Inpres Painan yang Terbengkalai, Bupati Hendrajoni Tegaskan Pembangunannya di – Lanjutkan

Tinjau Pasar Inpres Painan yang Terbengkalai, Bupati Hendrajoni Tegaskan Pembangunannya di – Lanjutkan

Primadoni,SH 20 Mar 2025 147

Pessel, Naionalpos.com — Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hendrajoni menegaskan, akan tetap melanjutkan pembangunan pasar inpres Painan, yang sebelumnya terbengkalai. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi pembangunan pasar bersama Ketua dan Anggota DPRD Pesisir Selatan, pada Kamis (20/3).

Menurut Bupati, Pasar Inpres merupakan Jantung perekonomian bagi masyarakat di Ibukota Kabupaten tersebut, sehingga harus menjadi prioritas dalam pembangunan.

“Para pedagang yang dilokasi relokasi, saat ini semua menjerit ke saya, karena saat ini merea harus berjualan di lokasi yang sempit dan kurang representatif. Jadi kita pastikan ini akan dilanjutkan pembangunannya dan Insha Allah akan dimulai pertengahan tahun ini, dengan anggaran sekitar 27 Miliar Rupiah” ungkap Bupati.

Selain melanjutkan pembangunan, menurut Bupati kawasan pasar tersebut juga akan diperindah dan ditata rapi sehingga para pengunjung ataupun pedagang nyaman dalam menjalan kan transaksi jual beli.

Baca Juga :  Nono Sampono Ajak Masyarakat Gorontalo Beri Apresiasi Kinerja Pemerintah

Hendrajoni juga menegaskan, kedepan meskipun menggunakan anggaran dari pusat, pelaksanaan pembangunan harus tetap dikawal, agar tidak terjadi kembali kejadian serupa (terbengkalai).

“Jadi ini harus dikawal pembangunannya, sehingga berjalan sesuai dengan jadwal dan agenda pembangunan. Jangan dilepas begitu saja, karena inilah (terbengkalai) akibatnya jika tidak diawasi. Saya tidak ingin, dalam pemerintahan saya hal seperti ini terjadi. Bahkan bila perlu nanti kita akan tambah, agar pasar ini menjadi indah, sehingga pengunjung nyaman,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah menyebut akan mendukung kebijakan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni untuk melanjutkan Pasar Painan. Darmansyah menilai, hal ini dikarenakan lokasi Pasar Painan yang strategis dan merupakan kebutuhan pokok bagi masyakarat.

Baca Juga :  Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel di Pessel, Ini Langkah Paslon 02 HJ-RI

“Pasar Inpres Painan ini merupakan salah satu aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami di DPRD. Jadi jelas, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan Bupati Pesisir Selatan unuk melanjutkan pembangunan Pasar Inpres Painan ini,” ujar Darmansyah.

Pasar Inpres Painan dibangun dengan anggaran Rp 53,3 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pasar ini dirancang berdiri di atas lahan seluas 8.877 meter persegi, dengan bangunan tiga lantai yang mampu menampung sekitar 553 pedagang.

Namun demikian pelaksanaan pembangunan pasar yang dimulai sejak September 2023 tersebut terhenti, dikarenakan ditinggal oleh rekanan yang melaksanakan pembangunan pada Desember 2024. ***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
SMAN 3 Painan Wakili Pesisir Selatan, Tim Provinsi Lakukan Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna

Primadoni,SH

22 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com – SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menerima kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (22/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tahapan verifikasi lapangan setelah sekolah itu dipercaya mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam ajang Penilaian Sekolah Sehat Paripurna tingkat provinsi. Tim verifikasi dipimpin Kepala Biro …

Poros Rawamangun Desak Terbentuk nya Team Investigasi Terbengkalai nya Gedung SDN yang Roboh

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Kondisi memprihatinkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang dibiarkan rusak selama hampir dua tahun menuai kritik dari berbagai kalangan.   Lambannya penanganan sekolah tersebut menjadi ironi, mengingat lokasinya berada di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun kepada wartawan, Rabu, …

Dr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Praktisi Pendidikan, Konsultan Pelatihan Guru, dan Edukator Independen Dr. Itje Chodidjah, M.A. mengimbau para guru di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup di era yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Imbauan tersebut disampaikan Dr. Itje saat menjadi …

Disdik Pessel Gelar Temu Pendidikan Nusantara XIII, Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Pendidikan

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Temu Pendidikan Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diikuti seluruh kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta guru pengawas dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan berlangsung di Gedung Painan Convention Center (PCC), Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka …

Konfercab PWI Pessel Digelar 25 Juli, Tiga Calon Perebutkan Kursi Ketua

Primadoni,SH

17 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com– Tiga calon akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dalam Konferensi Kabupaten (Konfercab) yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Painan, Sabtu, 25 Juli 2026. Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih ketua periode kepengurusan berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi …

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law

15 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik …

x
x