Home » Headline » Urban Farming Wahana Efektif Manfaatkan Hasil Pemilahan Sampah”

Urban Farming Wahana Efektif Manfaatkan Hasil Pemilahan Sampah”

dito 06 Jul 2026 41

NasionalPos.com, Jakarta- 

Urban farming atau urban agriculture adalah kegiatan budidaya tanaman atau memelihara hewan ternak di dalam dan di sekitar wilayah kota besar (metropolitan) untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain.

 

Di Daerah Khusus ibukota Jakarta, keberadaan Urban farming, nampaknya sudah semakin berkembang dan di budidayakan, di antara urban farming yang tumbuh berkembang di wilayah Provinsi DKI Jakarta adalah Urban farming Perumahan Bukit Mas Bintaro Jakarta Selatan.

 

Mengenai keberadaan Urban farming Perumahan Bukit Mas Bintaro Jakarta Selatan ini, di sampaikan G. Ayu Made salah seorang pengurus yang mengelola Urban farming tersebut, pada acara Webinar bertajuk Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026 yang di gelar oleh LSM Biru Voice.

 

Pada Webinar yang di pandu Mikhail Adam ini, Gusti Ayu Made yang tampil sebagai narasumber,  menyampaikan bahwa pada waktu awal dimulainya aktivitas Urban Farming di kawasan Perumahan Bukit Mas Bintaro di tahun 2018, memang membutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja iklas baik pengurus Kebun Berseri maupun pihak pihak yang terlibat dalam mempelopori program urban farming ini.

 

“Beruntunglah, program Urban Farming ini di dukung oleh Warga, mereka senang, karena yg tadinya “hutan” yg banyak hewan liarnya, bisa disulap jadi kebun yg bermanfaat bagi mereka” ungkapnya

 

Menurut Gusti Ayu Made, sebenarnya Urban Farming itu milik Warga & Kelurahan ya, karena lahannya ada didalam pemukiman, namun demikian pada awal dalam pengerjaannya hanya beberapa warga yang terlibat, sehingga pihaknya meminta Lurah untuk membantu mendapatkan tenaga yg diperbantukan turut serta mengerjakan urban farming ini, sedangkan masalah pendanaan di lakukan secara swasembada pengurus RW untuk membeli peralatan, bibit dll.

Baca Juga :  Lima Petugas Lapas Lumajang Naik Pangkat, Kalapas: "Kenaikan Pangkat Tuntut Kinerja yang Lebih Baik!"

 

“Kemudian setelah panen pertama, hasilnya sebagian di pergunakan sebagai modal untuk membeli kebutuhan mengelola kebun ini, di tambah oleh adanya program CSR untuk kebun kami.” Tukas Gusti Ayu Made.

 

Lebih lanjut Gusti Ayu Made menjelaskan dalam mengelola urban farming, dulu Bukit Mas kalau pagi masih berembun, namun sekarang memang sudah terjadi perubahan cuaca sangat terasa.

 

Untuk mengelola Kebun Berseri, tentunya tidak semudah membalikkan tangan, banyak tantangan yang dihadapi nya, ungkap Gusti Ayu Made, di antaranya mengenai kondisi air tidak menjadi masalah saat musim hujan, tapi menjadi kendala pada musim kemarau, untuk itulah pihaknya biasa melakukan penyiraman pada pagi hari, dan se-efisien mungkin, selain itu pihak nya juga selalu melakukan penanaman dengan menghitung curah hujan, misalnya pembibitan diakhir musim hujan.

 

Tidak hanya itu, mengenai aktivitas pemupukan, pihaknya juga senantiasa menggunakan kompos yang merupakan hasil olahan pemilahan sampah rumah tangga, yang lebih sehat dan lebih bersih di bandingkan menggunakan pupuk kimia yang justru bisa berdampak merusak kesuburan tanah.

 

” Yah banyak trik² yang bisa dilakukan untuk berkebun, agar setiap panen hasilnya selalu meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan warga yang terlibat dalam program ini, tentunya dalam pekerjaan nya, kami selalu bersinergi dengan pihak kelurahan, kecamatan, suku dinas Pertanian Jaksel dan instansi terkait lainnya” ucapnya.

 

Mengakhiri pemaparan materi diskusi nya, Gusti Ayu Made mengatakan bahwa Urban Farming, seperti oase ditengah kota. Jadi berusahalah menanam, kalau tidak ada lahan tanah bisa dipot, poly bag, galon bekas, ember bekas, karung atau wadah apapun, untuk mengurangi biaya belanja sayuran dan penghijauan.

Baca Juga :  Saat Ditanya Kemungkinan Jadi Tersangka Kasus Google Cloud, Nadiem Bungkam

 

Sekecil apapun pasti bermanfaat, dan yang paling penting itu memanfaatkan sampah rumah tangga yang tentunya di pilah terlebih dahulu untuk kompos pupuk bagi tanaman pada program urban farming ini.

 

” Kami patut bersyukur berkat kerjasama semua pihak, urban farming” Kebun Berseri” yang memanfaatkan hasil pemilahan sampah rumah tangga, telah mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta, kami juga terima kasih untuk Biru Voice yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman di Webinar ini” tandas Gusti Ayu Made.

 

Acara Webinar yang di ikuti sebanyak 50-an orang dari berbagai kalangan aktivis lingkungan hidup, akademisi, mahasiswa dsb, nampak semarak dengan adanya pertanyaan maupun pernyataan dari para peserta yang dengan antusias mengikuti Webinar ini.

 

Sementara itu, di ujung acara Webinar ini, Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice, menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas kehadiran narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu, pengalaman maupun informasi yang sangat bermanfaat bagi upaya menumbuh kembangkan urban farming sebagai wahana bagi pemanfaatan pemilahan sampah rumah tangga demi terwujudnya lingkungan hidup yang sehat dan bersih.

 

” Semoga dengan Webinar ini dapat menginspirasi bagi para peserta maupun bagi masyarakat untuk bersama-sama memulai gerakan memilah sampah rumah tangga agar bisa di manfaatkan bagi Penyelenggaraan aktivitas urban farming, yang sekaligus sebagai aktivitas mendukung terciptanya ketahanan pangan di wilayah Perkotaan” pungkas Suryo Susilo.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Warga Desak APH & Satpol PP Banyuwangi “JANGAN TUTUP MATA!!! Aduan Masyarakat Jangan Diabaikan

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Dugaan masih beroperasinya aktivitas Prostitusi Terselubung di kawasan PAKEM, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kembali menuai sorotan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum (APH), agar segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya …

Saling Tuding dan Saling Lapor, Konflik Perawat dan Security di Puskesmas Krui Masuk Ranah Hukum

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasinalpos.com – Sebuah Peristiwa memalukan yang mencoreng nama baik Dunia Medis di kabupaten Pesisir Barat Lampung kini menjadi sorotan masyarakat, Salah Seorang tenaga pengamanan (Security) berinisial AD diduga terlibat perkelahian dengan seorang tenaga kesehatan (perawat) berinisial AH di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat saat ada seorang pasien membutuhkan rujukan …

HUT ke 58 ORARI Momentum Untuk mengembalikan ORARI sesuai dengan Marwahnya

dito

09 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada Peringatan HUT ke 58 ORARI, saat yang tepat untuk melakukan refleksi oleh seluruh Komponen ORARI, baik pengurus maupun anggota, demikian di sampaikan oleh Ketua Umum ORARI Pusat hasil Munaslub ORARI 2022, Suryo Susilo YBØJTR kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026 di Jakarta “Saat ini ORARI masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” menurut Suryo. …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Wawako Lubuk Linggau Pimpin Rakor Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal

Admin Redaksi

08 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, memimpin rapat koordinasi dan inventarisasi Objek Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kota Lubuk Linggau yang berlangsung di Op Room Lantai 3 Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Rabu (8/7/2026). Rapat tersebut digelar sebagai upaya Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam mengidentifikasi, mendata, dan melindungi berbagai potensi kekayaan intelektual …

PTUN Padang Tolak Gugatan Sengketa Pilwana Kambang Utara

Primadoni,SH

08 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menolak gugatan sengketa Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Putusan itu diumumkan PTUN Padang dalam informasi putusan Nomor 7/G/2026/PTUN.PDG. pada Senin 6 Juli 2026. Dalam informasi putusan tersebut menyatakan eksepsi yang diajukan Tergugat I, Tergugat II, …

x
x