Home » Headline » Waspadalah, Benalu politik Bakal Menggerus Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Waspadalah, Benalu politik Bakal Menggerus Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

dito 02 Jul 2022 151

NasionalPos.com, Jakarta– Kondisi panggung politik menjelang pemilu 2024 mendatang nampaknya semakin memanas, sedangkan berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin justru semakin berat untuk segera diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun sisa jabatannya, selain itu juga dihadapkan pada masalah para pembantunya di kabinet yang sebagian besar adalah petinggi partai politik, yang disinyalir cenderung fokus pada persiapan menghadapi pemilu mendatang daripada menyelesaikan pekerjaan nya, demikian disampaikan Yulianto Eko pengamat politik kepada pers, Jumat (1/7/2022) kemaren di Jakarta.

“Ya, karena itu untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan, dan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, sebaiknya Presiden Jokowi dapat kembali melakukan reshuffle kabinet”ucap Yulianto Eko yang juga Direktur Eksekutif Indonesian Publik Service Watch

Menurutnya, nah untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, selain membuat kebijakan yang populis, juga dipengaruhi oleh keberadaan para menterinya, baik dicermati dari kinerja, kebijakan, sikap maupun perilakunya, masyarakat akan menilai sosok menteri yang layak untuk dipertahankan atau harus di Reshuffle, kelayakan itu juga dinilai dari tindakan sosok menteri itu mementingkan tugas negara atau kepentingan pribadi, kelompok tertentu dan bahkan kepentingan politik partai politik nya.

Baca Juga :  Pencabutan Tap MPRS XXXIII/1967, Sudah Final & Tidak Ada Yang Dipersoalkan Lagi

“Dari pengamatan kami, ada sosok menteri yang terindikasi melakukan kolusi dengan sesama anggota Partai nya, dengan mengeluarkan kebijakan yang justru menimbulkan kegaduhan dikalangan masyarakat tertentu, sehingga terganggu nya pelayanan publik”tukasnya

Nah mengenai sosok menteri tersebut, lanjut Yulianto Eko, bukan rahasia umum lagi, hal itu dilakukan oleh JGP dari partai Nasdem, diduga melakukan kolusi dengan DIP yang berdampak munculnya kegaduhan dikalangan keluarga besar ORARI, ini suatu contoh saja, bahwa ada sosok menteri yang terindikasi melakukan tindakan atau kebijakan yang melanggar ketentuan mengenai penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Baca Juga :  Warga Acungi Jempol, Kinerja SDA Jaktim Bangun Saluran Air di Tiga Lokasi Berbeda

“Dengan demikian saya usulkan orang macam JGP ini harus di Reshuffle sebagai Menkominfo, atas tindakannya tersebut, nah ini bukti bahwa yang bersangkutan diduga lebih mendahulukan kepentingan koleganya satu partai daripada kepentingan masyarakat dari kalangan ORARI, jika Presiden Jokowi tidak mereshuffle nya, maka akan menimbulkan preseden buruk terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, karena itu para benalu politik itu harus disingkirkan, jika tidak, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin akan tergerus “pungkas Yulianto Eko.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

x
x