Home / Headline / Nasional / Politik

Sabtu, 2 Juli 2022 - 08:46 WIB

Waspadalah, Benalu politik Bakal Menggerus Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

NasionalPos.com, Jakarta– Kondisi panggung politik menjelang pemilu 2024 mendatang nampaknya semakin memanas, sedangkan berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin justru semakin berat untuk segera diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun sisa jabatannya, selain itu juga dihadapkan pada masalah para pembantunya di kabinet yang sebagian besar adalah petinggi partai politik, yang disinyalir cenderung fokus pada persiapan menghadapi pemilu mendatang daripada menyelesaikan pekerjaan nya, demikian disampaikan Yulianto Eko pengamat politik kepada pers, Jumat (1/7/2022) kemaren di Jakarta.

“Ya, karena itu untuk mengefektifkan penyelenggaraan pemerintahan, dan untuk menjaga kepercayaan masyarakat, sebaiknya Presiden Jokowi dapat kembali melakukan reshuffle kabinet”ucap Yulianto Eko yang juga Direktur Eksekutif Indonesian Publik Service Watch

Menurutnya, nah untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, selain membuat kebijakan yang populis, juga dipengaruhi oleh keberadaan para menterinya, baik dicermati dari kinerja, kebijakan, sikap maupun perilakunya, masyarakat akan menilai sosok menteri yang layak untuk dipertahankan atau harus di Reshuffle, kelayakan itu juga dinilai dari tindakan sosok menteri itu mementingkan tugas negara atau kepentingan pribadi, kelompok tertentu dan bahkan kepentingan politik partai politik nya.

Baca Juga  Kualitas Naskah Akademik IKN Dinilai Lebih Rendah Dari Skripsi SI

“Dari pengamatan kami, ada sosok menteri yang terindikasi melakukan kolusi dengan sesama anggota Partai nya, dengan mengeluarkan kebijakan yang justru menimbulkan kegaduhan dikalangan masyarakat tertentu, sehingga terganggu nya pelayanan publik”tukasnya

Nah mengenai sosok menteri tersebut, lanjut Yulianto Eko, bukan rahasia umum lagi, hal itu dilakukan oleh JGP dari partai Nasdem, diduga melakukan kolusi dengan DIP yang berdampak munculnya kegaduhan dikalangan keluarga besar ORARI, ini suatu contoh saja, bahwa ada sosok menteri yang terindikasi melakukan tindakan atau kebijakan yang melanggar ketentuan mengenai penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rabu (12/8/2020)

“Dengan demikian saya usulkan orang macam JGP ini harus di Reshuffle sebagai Menkominfo, atas tindakannya tersebut, nah ini bukti bahwa yang bersangkutan diduga lebih mendahulukan kepentingan koleganya satu partai daripada kepentingan masyarakat dari kalangan ORARI, jika Presiden Jokowi tidak mereshuffle nya, maka akan menimbulkan preseden buruk terhadap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, karena itu para benalu politik itu harus disingkirkan, jika tidak, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin akan tergerus “pungkas Yulianto Eko.

Share :

Baca Juga

pabrik tekstil

Ekonomi

Di Hari Buruh Pengusaha Minta Stimulus Di Tengah Pandemi Corona
Anies dan JK 2 696x397

Politik

Anies Jadi Magnet di Pilpres 2019
kasus mafia tanah edit

Hukum

Dikhawatirkan LP Tak Ditindaklanjuti Polres Jaktim, GEMITRA Bakal Lapor Ke Divisi Propam
Uji vaksin

Headline

Pasca Imunisasi, 20 Persen Relawan Uji Vaksin Sinovac di Bandung Demam
Idrus Marham KPK

Headline

MA Kabulkan kasasi Idrus Marham, Hukumannya Dikurangi Jadi Dua Tahun
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Jumat (22/5/2020)
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Kamis (3/9/2020)
virus corona 2

Headline

Update Corona (5/4/2020) Jumlah Pasien 2.273 Orang Dan Meninggal Menjadi 198 Orang