Home / Nasional

Rabu, 26 Januari 2022 - 18:18 WIB

Kopi-Agroforestry-Konservasi

NasionalPos.com,Jakarta Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang membawa nama Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia. Dengan besarnya potensi kopi di Indonesia, maka terbukalah peluang pasar kopi sebagai kesempatan emas bagi masyarakat Indonesia untuk berwirausaha di bidang perkopian.

Tidak dapat dipungkiri, kopi juga telah menjadi bagian penting sejak lama, dalam kehidupan dan pengembangan kesejahteraan kelompok masyarakat, khususnya smallholders agroforestry. Mereka mengelola tanaman kopi sebagai underneath cover, sehingga secara sustainable tetap menjaga kelestarian hutan.

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang menerapkan kopi agroforestry atau kopi di dalam Kawasan hutan dengan pola agroforestry. Untuk mendukung perkembangan kopi agroforestry, KLHK menyelenggarakan Festival PeSoNa Kopi Agroforestry Tahun 2022.

“Melalui agroforestry, kelestarian hutan akan terjaga dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat karena dapat memanfaatkan ruang kosong di antara tegakan hutan. Salah satunya dengan pengembangan pola agroforestry kopi yang dapat memberikan nilai tambah antara lain cita rasa kopi yang khas sehingga memiliki nilai tinggi (kopi specialty) dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan antara lain menjaga konservasi tanah dan air, iklim mikro dan meningkatkan serapan karbon,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada Pembukaan Festival PeSoNa di Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Menanggapi pesatnya perkembangan kopi di Indonesia, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan kopi telah menjadi bagian dari kehidupan Indonesia. Apresiasi disampaikan kepada pelaku usaha yang telah membuktikan bahwa kopi bisa menjadi primadona bagi pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Media Indonesia yang secara konsisten menghadirkan Festival Kopi setiap tahun.

Baca Juga  Rapat Paripurna Pelantikan Dua Anggota PAW Digelar DPRD Provinsi DKI Jakarta

Di tengah pandemi, Lestari mengungkapkan, dirinya justru melihat menjamurnya rumah-rumah kopi di seluruh pelosok wilayah, bahkan sampai di kota-kota kecil. Ternyata kopi juga memberikan sarana untuk berkreativitas. Kopi juga menghasilkan bukan hanya nilai tambah, tapi yang lebih dari itu, kopi juga menjadi salah satu sarana yang membantu kita menyelesaikan permasalahan sosial termasuk permasalahan sosiologis yang dihadapi akibat pandemi.

IMG 20220126

“Masih ada ruang yang cukup besar untuk kita kembangkan, untuk membangun industri kopi, untuk meningkatkan nilai ekonomi, dan tentu untuk melibatkan masyarakat agar mendapatkan manfaat dari kopi itu sendiri,” katanya.

Tahun ini, Festival PeSoNa (Perhutanan Sosial Nasional) mengangkat tema Kopi Agroforestry dengan tagline “Petani, Kopi dan Konservasi” dan pelaksanaannya berkolaborasi dengan kegiatan festival kopi dalam rangka ulang tahun Media Indonesia. Kerjasama antara KLHK dan Media Indonesia ini sebagai wujud dari penerapan konsep pentahelix atau multipihak yang melibatkan unsur Pemerintah, Masyarakat/ NGO, Akademisi, Pelaku Usaha dan Media untuk bersinergi serta berkomitmen dalam mendukung program perhutanan sosial.

CEO Media Group Network M. Mirdal Akib mengatakan, kebiasaan merayakan hari jadinya dengan menggelar Festival Kopi merupakan hal yang unik dari harian Media Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi kesadaran akan pentingnya sebuah wadah yang berkkntribusi terhadap pengembangan dan pertumbuhan industri kopi khususnya UMKM di Indonesia.

Baca Juga  Pengaduan Kasus Dugaan Terlibatnya Politisi Nasdem di Kasus Bakamla 2016, Tak Direspon Komjak, PERAK Mengadu Ke Wantimpres

“Masa depan kopi akan semakin cerah dengan tren terkini. Zaman saya dulu, minum kopi itu kerjaannya orang tua. Tapi perkembangan 5-10 tahun terakhir, kopi kini dinikmati oleh sebagian besar anak muda,” katanya.

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) menyampaikan capaian program Perhutanan Sosial dan Hutan Adat mencapai 4,9 juta hektar dan telah terbentuk 8.154 KUPS yang mencakup 1,02 juta KK, yang melakukan kegiatan usaha pemanfaatan hutan dan hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan.

Setelah acara pembukaan, Menteri LHK Siti Nurbaya, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, dan CEO Media Group Network M. Mirdal Akib mengunjungi stand-stand pameran hasil perhutanan sosial dari seluruh Indonesia. Masing-masing stand menampilkan produk-produk kopi agroforestry dan hasil perhutanan sosial lainnya, serta kisah sukses petaninya yang tergabung dalam KUPS.

Turut hadir pada acara ini Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Dewan Pengarah Media Group, Pimpinan Media Indonesia, Ketua Dewan Kopi Nasional Anton Apriantono, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KLHK, para Kepala Dinas LHK, praktisi perkopian dan penggerak Perhutanan Sosial.(*)

 

Share :

Baca Juga

uea

Headline

UEA Berharap Indonesia Perkuat Usulannya Jadi Tuan Rumah Konferensi Perubahan Iklim Tahun 2023
jenazah corona

Headline

Update Data Corona (29/6/2021) Jumlah Pasien Positif 2.156.465 Orang dan Meninggal 58.024 Orang
IMG 20210329 WA0195 copy 783x522

Headline

Kepala Staf Kolinlamil Hadiri Rapim Saka Bahari 2021
IMG 20220708 WA0250 copy 432x288

Nasional

Menteri Basuki: Kita Sukseskan Bersama World Water Forum 2024 di Bali
Update Data Corona (6/3/2022) Jumlah Pasien Positif 5.748.725 Orang dan Meninggal 150.172 Orang

Nasional

Update Data Corona (15/2/2022) Jumlah Pasien Positif 4.901.328 Orang dan Meninggal 145.455 Orang
tangkap

Headline

Satgas Trisula Bakamla RI Tangkap Kapal Diduga Transfer BBM Ilegal di Perairan Lampung
RPTRA

Nasional

Sudin Perumahan Jaktim Era Ahok Bangun RPTRA Tahap IV Rp 30 Miliar
Yuri jubir pemerintah untuk corona

Headline

Update Corona (14/5/2020) Jumlah Pasien Positif 16.006 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.043 Orang