Kopi-Agroforestry-Konservasi

- Editor

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com,Jakarta Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang membawa nama Indonesia menempati urutan ke-4 sebagai produsen kopi terbesar di dunia. Dengan besarnya potensi kopi di Indonesia, maka terbukalah peluang pasar kopi sebagai kesempatan emas bagi masyarakat Indonesia untuk berwirausaha di bidang perkopian.

Tidak dapat dipungkiri, kopi juga telah menjadi bagian penting sejak lama, dalam kehidupan dan pengembangan kesejahteraan kelompok masyarakat, khususnya smallholders agroforestry. Mereka mengelola tanaman kopi sebagai underneath cover, sehingga secara sustainable tetap menjaga kelestarian hutan.

Indonesia merupakan satu-satunya negara yang menerapkan kopi agroforestry atau kopi di dalam Kawasan hutan dengan pola agroforestry. Untuk mendukung perkembangan kopi agroforestry, KLHK menyelenggarakan Festival PeSoNa Kopi Agroforestry Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui agroforestry, kelestarian hutan akan terjaga dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat karena dapat memanfaatkan ruang kosong di antara tegakan hutan. Salah satunya dengan pengembangan pola agroforestry kopi yang dapat memberikan nilai tambah antara lain cita rasa kopi yang khas sehingga memiliki nilai tinggi (kopi specialty) dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan antara lain menjaga konservasi tanah dan air, iklim mikro dan meningkatkan serapan karbon,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada Pembukaan Festival PeSoNa di Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Menanggapi pesatnya perkembangan kopi di Indonesia, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan kopi telah menjadi bagian dari kehidupan Indonesia. Apresiasi disampaikan kepada pelaku usaha yang telah membuktikan bahwa kopi bisa menjadi primadona bagi pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Media Indonesia yang secara konsisten menghadirkan Festival Kopi setiap tahun.

Baca Juga :   Perjuangkan Dana Desa Rp5 Miliar, Gus Imin: Desa Harus Jadi Pusat Pembangunan

Di tengah pandemi, Lestari mengungkapkan, dirinya justru melihat menjamurnya rumah-rumah kopi di seluruh pelosok wilayah, bahkan sampai di kota-kota kecil. Ternyata kopi juga memberikan sarana untuk berkreativitas. Kopi juga menghasilkan bukan hanya nilai tambah, tapi yang lebih dari itu, kopi juga menjadi salah satu sarana yang membantu kita menyelesaikan permasalahan sosial termasuk permasalahan sosiologis yang dihadapi akibat pandemi.

“Masih ada ruang yang cukup besar untuk kita kembangkan, untuk membangun industri kopi, untuk meningkatkan nilai ekonomi, dan tentu untuk melibatkan masyarakat agar mendapatkan manfaat dari kopi itu sendiri,” katanya.

Tahun ini, Festival PeSoNa (Perhutanan Sosial Nasional) mengangkat tema Kopi Agroforestry dengan tagline “Petani, Kopi dan Konservasi” dan pelaksanaannya berkolaborasi dengan kegiatan festival kopi dalam rangka ulang tahun Media Indonesia. Kerjasama antara KLHK dan Media Indonesia ini sebagai wujud dari penerapan konsep pentahelix atau multipihak yang melibatkan unsur Pemerintah, Masyarakat/ NGO, Akademisi, Pelaku Usaha dan Media untuk bersinergi serta berkomitmen dalam mendukung program perhutanan sosial.

CEO Media Group Network M. Mirdal Akib mengatakan, kebiasaan merayakan hari jadinya dengan menggelar Festival Kopi merupakan hal yang unik dari harian Media Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi kesadaran akan pentingnya sebuah wadah yang berkkntribusi terhadap pengembangan dan pertumbuhan industri kopi khususnya UMKM di Indonesia.

Baca Juga :   Kemenkopolhukam dan Mahkamah Konstitusi Lakukan Kesepakatan MOU

“Masa depan kopi akan semakin cerah dengan tren terkini. Zaman saya dulu, minum kopi itu kerjaannya orang tua. Tapi perkembangan 5-10 tahun terakhir, kopi kini dinikmati oleh sebagian besar anak muda,” katanya.

Dalam laporannya, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) menyampaikan capaian program Perhutanan Sosial dan Hutan Adat mencapai 4,9 juta hektar dan telah terbentuk 8.154 KUPS yang mencakup 1,02 juta KK, yang melakukan kegiatan usaha pemanfaatan hutan dan hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan.

Setelah acara pembukaan, Menteri LHK Siti Nurbaya, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, dan CEO Media Group Network M. Mirdal Akib mengunjungi stand-stand pameran hasil perhutanan sosial dari seluruh Indonesia. Masing-masing stand menampilkan produk-produk kopi agroforestry dan hasil perhutanan sosial lainnya, serta kisah sukses petaninya yang tergabung dalam KUPS.

Turut hadir pada acara ini Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Dewan Pengarah Media Group, Pimpinan Media Indonesia, Ketua Dewan Kopi Nasional Anton Apriantono, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KLHK, para Kepala Dinas LHK, praktisi perkopian dan penggerak Perhutanan Sosial.(*)

 

Loading

Berita Terkait

Ating Rusnatim Cocok Mendampingi Ruhimat di Pilkada Subang
Baznas (Bazis) DKI Jakarta Distribusikan Daging Kurban Bagi Mustahik di Pulau Lancang
Penanganan Korban Perdagangan Orang Diperkuat Kementerian PPPA
Kepada Ratusan Warga, Peradi Bagikan Daging Kurban
Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh
KJP Plus Segera Dicairkan, Disdik Jakarta Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Tim Kembangkan Potensi Diaspora Dibentuk Pemerintah
Aliansi Pesisir Jakarta Untuk Demokrasi & Pembangunan Berkelanjutan Gelar Diskusi Soroti Kawasan Aglomerasi Dalam UU No. 2024 Tentang Daerah Khusus Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Ating Rusnatim Cocok Mendampingi Ruhimat di Pilkada Subang

Senin, 17 Juni 2024 - 21:03 WIB

Penanganan Korban Perdagangan Orang Diperkuat Kementerian PPPA

Senin, 17 Juni 2024 - 20:46 WIB

Kepada Ratusan Warga, Peradi Bagikan Daging Kurban

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:40 WIB

Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:01 WIB

KJP Plus Segera Dicairkan, Disdik Jakarta Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:53 WIB

Tim Kembangkan Potensi Diaspora Dibentuk Pemerintah

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:58 WIB

Aliansi Pesisir Jakarta Untuk Demokrasi & Pembangunan Berkelanjutan Gelar Diskusi Soroti Kawasan Aglomerasi Dalam UU No. 2024 Tentang Daerah Khusus Jakarta

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:11 WIB

Netty Aher: Implementasi UU KIA Akan Berdampak pada Penurunan Angka Stunting

Berita Terbaru

Ekonomi

Dharma Jaya Catatkan Penjualan 1.800 Ekor Sapi Kurban

Selasa, 18 Jun 2024 - 19:49 WIB